Quraish Shihab: Salat di Rumah Justru Meneladani Rasulullah SAW

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 24 April 2020 | 12:20 WIB
Quraish Shihab: Salat di Rumah Justru Meneladani Rasulullah SAW
Mantan Menteri Agama Quraish Shihab. (Suara.com/M. Yasir).

Suara.com - Cendikiawan muslim Quraish Shihab mengimbau umat islam untuk mengikuti aturan pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus corona COVID-19 di Indonesia. Salah satunya dengan menahan diri untuk tidak beribadah di Masjid.

Quraish mencontohkan bahwa Nabi Muhammad SAW saja pernah melakukan ibadah Salat Tarawih hanya tiga malam pertama berturut-turut di masjid, sementara 27 hari lainnya dilakukan di rumah.

Selain Nabi Muhammad SAW, Salat Tarawih di rumah juga pernah dilakukan Saidina Abu Bakar dua tahun setelah nabi wafat saat beliau menjadi kalifah.

"Nabi hanya melakukannya tiga malam berturut-turut, kemudian setelah itu beliau melaksanakannya di rumah," kata Quraish Shihab saat virtual press conference di Kantor BNPB Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Maka dari itu, kata Quraish, tidak ada masalah jika umat muslim tidak ke Masjid di tengah wabah penyakit seperti pandemi corona saat ini karena sudah pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

"Bahkan kita bisa berkata bahwa kita salat di rumah justru meneladani Rasulullah SAW yang shalat di rumah," ucapnya.

Kemudian soal tadarus, menurut Quraish tadarus bukanlah sekadar membaca Al-quran, melainkan membaca dan mempelajarinya, di saat wabah seperti ini adalah kesempatan yang baik untuk tadarus di rumah dengan keluarga.

“Tadarus itu interaksi antara dua orang untuk membaca Al Quran dan mempelajarinya. Sekarang ini itu kesempatan yang luar biasa melaksanakan tadarus. Kesempatan untuk mengajar anak-anak kita. Saling berdiskusi dengan orang-orang di rumah,” tuturnya.

Quraish pun menekankan bahwa ibadah bukan hanya bersifat ritual melainkan memiliki banyak bentuk seperti amal sholeh kebaikan manusia.

“Ibadah itu banyak. Dalam bahasa Al-Quran itu amal soleh. Semua amal kegiatan yang positif. Jadi kita bisa beribadah di rumah. Saya menganjurkan mungkin selama ini ada gudang yang tidak kita lihat di sana bertumpuk barang-barang yang tidak digunakan, di lemari kita juga banyak baju-baju karena sibuk kita tidak melihatnya dan tidak dipakai. Pilihlah itu dan disedekahkan kepada orang lain. Itu ibadah yang luar biasa,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah! Masuk Ramadan, 18 Pasien Corona di Karawang Sembuh

Alhamdulillah! Masuk Ramadan, 18 Pasien Corona di Karawang Sembuh

Jabar | Jum'at, 24 April 2020 | 09:10 WIB

Wapres Ajak Ramadan Tahun Ini Saling Membantu di Tengah Covid-19

Wapres Ajak Ramadan Tahun Ini Saling Membantu di Tengah Covid-19

Video | Kamis, 23 April 2020 | 19:24 WIB

Sambut Ramadan, Lima Masjid Besar di Jogja Tak Selenggarakan Salat Tarawih

Sambut Ramadan, Lima Masjid Besar di Jogja Tak Selenggarakan Salat Tarawih

Jogja | Kamis, 23 April 2020 | 15:30 WIB

Pakistan Izinkan Salat Berjamaah Selama Ramadan, Publik Dibuat Ngeri

Pakistan Izinkan Salat Berjamaah Selama Ramadan, Publik Dibuat Ngeri

News | Kamis, 23 April 2020 | 13:21 WIB

Terkini

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:04 WIB

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:58 WIB

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:57 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:52 WIB

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:47 WIB

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:46 WIB

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:37 WIB

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:27 WIB

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:24 WIB