Batalkan Tiket Mudik, Warga: Kalau Sayang Keluarga Lebih Baik Jangan Pulang

Jum'at, 24 April 2020 | 17:43 WIB
Batalkan Tiket Mudik, Warga: Kalau Sayang Keluarga Lebih Baik Jangan Pulang
Calon penumpang mengantre untuk membatalkan tiket perjalanan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (22/4). . [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Masyarakat ramai-ramai membatalkan tiket mudik sejak Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengeluarkan larangan. Seperti yang terjadi di stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Padahal, jadwal yang ditiadakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) hanya dari 24 sampai 31 April. Sementara waktu lebaran idul fitri 2020 diperkirakan jatuh di pertengahan Mei 2020.

Kendati demikian, masyarakat tetap memilih untuk mengembalikan tiket mudiknya. Mereka mengurungkan niatnya untuk bertemu keluarga di kampung halaman.

Salah satu yang melakukan pengembalian tiket adalah warga Kalimalang, Jakarta Timur bernama Alfi (44). Alfi rencananya bersama suami ingin pulang ke kampungnya di Surabaya dan Madiun pada 24 Mei mendatang.

Alfi memilih membatalkan niatnya untuk mudik karena khawatir dengan penularan virus corona atau Covid-19. Mengingat usianya yang juga tak lagi muda, ia lebih memilih berlebaran di Jakarta bersama suami.

Warga melintas di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/4). [Suara.com/Fakhri]
Warga melintas di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/4). [Suara.com/Fakhri]

"Ya namanya juga lagi wabah gini. Kan entar enggak tau apa yang terjadi di jalan. Bisa saja kita kena kan. Apalagi sudah sepuh gini rentan, bahaya," ujar Alfi saat ditemui di stasiun Pasar Senen, Jumat (24/4/2020).

Kendati membatalkan mudiknya, Alfi yang ingin bertemu keluarga di kampung akan langsung membeli tiket ketika wabah ini sudah mereda. Namun untuk sekarang, ia tak mau memaksakannya.

"Ya pasti, tapi tunggu reda dulu coronanya. Sekarang lebaran di Jakarta saja," tuturnya

Senada dengan Alfi, Joko (28) seorang warga Tebet juga membatalkan tiket kereta yang seharusnya berangkat pada 14 Mei ke Bononegoro, Jawa Tengah. Ia bersama istrinya memilih untuk mengikuti anjuran Presiden Joko Widodo untuk tidak mudik.

Baca Juga: Arus Lalu Lintas di Tol Jakarta-Cikampek Hari Pertama Larangan Mudik

"Memang masih belum dibatalin jadwalnya. Tapi kita ikut instruksi saja," katanya.

Ia sendiri mengakui saat ini kondisi tidak memungkinkan untuk mudik karena penyebaran corona. Meski sudah rindu dengan keluarga dan orang tua di kampung halaman, Joko menganggap keputusannya menunda mudik adalah sebagai rasa sayang pada keluarga.

"Belum tentu juga kita sehat kan, sekarang banyak tanpa gejala. Bisa kita yang bawa atau gimana kita enggak tau. Kalau kita sayang sama orang tua kita, ya lebih baik enggak usah pulang. Pulang bisa kapan saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI