Tingkat Kematian Akibat Virus Corona di Indonesia Tertinggi di Asia

Reza Gunadha

Senin, 27 April 2020 | 14:30 WIB
Tingkat Kematian Akibat Virus Corona di Indonesia Tertinggi di Asia
ILUSTRASI - Petugas menurunkan peti jenazah pasien suspect Corona dengan menggunakan tali tambang di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Kamis (26/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Tingkat kematian global akibat virus corona covid-19 berdasarkan data Universitas Johns Hopkins, Minggu (26/4/2020) telah mencapai 203.432 orang, dengan lebih dari 2,9 juta kasus terkonfirmasi positif.

Sementara Indonesia tercatat memiliki tingkat kematian tertinggi di Asia, yakni antara 8 persen hingga 9 persen.

Tingginya tingkat kematian akibat virus corona di Indonesia itu diyakini disebabkan beragam faktor,  termasuk kesehatan umum yang buruk dan kesenjangan dalam sistem kesehatan.

Berdasarkan data, angka kematian global covid-19 melampaui 200.000 setelah jumlah korban meninggal di Amerika Serikat menembus 50.000 orang.

Sementara, 5 negara juga melaporkan jumlah kematian di atas 20.000 meskipun cara penghitungan kematian sangat bervariasi.

AS, Italia, dan Spanyol menjadi tiga negara dengan kematian tertinggi di dunia. Sedangkan, Departemen Kesehatan Inggris, Sabtu (25/4/2020), melaporkan lebih dari 20.000 orang telah meninggal karena COVID-19.

Secara umum, faktor usia tua dan kondisi medis yang mendahului, berperan signifikan dalam tingginya tingkat kematian.

Dalam kasus Indonesia, faktor-faktor lainnya seperti tingginya angka perokok dan respon awal yang tidak memadai oleh otoritas, juga menjadi alasan kunci tingginya angka kematian.

Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia, Dr Pandu Riono mengatakan, banyak faktor yang bisa menyebabkan kematian covid-19, mulai dari usia pasien sampai kondisi latar belakang kesehatan seseorang.

baca juga

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2015, Indonesia sendiri tercatat memiliki tingkat perokok laki-laki tertinggi di dunia yaitu sekitar 75 persen.

“Banyak orang Indonesia secara umum kurang bugar dan ini membuat mereka lebih rentan. Kebanyakan orang di Indonesia tidak merawat paru-paru mereka dengan baik karena sebagian besar adalah perokok,” kata Pandu, seperti dilaporkan Channel News Asia (CNA).

Sejak Indonesia melaporkan kasus pertama covid-19 pada pertengahan Maret 2020, tingkat kematian di Indonesia konsisten tinggi antara 8 persen hingga 9 persen.

Angka tersebut, dihitung dengan membagi jumlah kematian dengan jumlah kasus, adalah yang tertinggi di Asia.

Kalau dibandingkan, tingkat kematian karena covid-19 di Filipina sekitar 6,5 persen. Sedangkan tingkat kematian di Singapura sekitar 0,1 persen, dan Malaysia sekitar 1,7 persen.

Sementara tingkat kematian di Tiongkok sekitar 5,6 persen, Jepang dan Korea Selatan antara 2 persen hingga 3 persen.

Pandu menambahkan, faktor penyebab tingginya angka penderita dan kematian adalah respons yang lambat dari pihak otoritas pada tahap awal wabah.

Saat awal Maret, hanya ada satu laboratorium di seluruh negara yang mampu melakukan tes covid-19.

Hasil tes swab juga tidak bisa cepat diketahui, sehingga menahan para pekerja medis untuk melakukan perawatan yang sesuai, dan rumah sakit secara cepat juga kewalahan.

“Ada terlalu banyak kasus sekaligus,” kata Pandu.

Dia mengatakan, dokter juga terlalu banyak bekerja dan kurangnya alat pelindung diri, sehingga banyak dokter dan petugas medis ikut terinfeksi covid-19.

“Jika otoritas bertindak cepat dan menunjuk banyak rumah sakit untuk menangani kasus covid-19, maka sumber daya manusia, peralatan, dan pengobatan akan sepenuhnya dioptimalkan di beberapa rumah sakit. Seluruh ranjang bisa dipakai, sehingga tingkat kematian bisa lebih rendah karena fokus merawat sejumlah pasien COVID-19 yang terbatas di ruang isolasi RS,” kata Pandu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lockdown, Malaysia Laporkan Nol Kematian akibat Virus Corona

Lockdown, Malaysia Laporkan Nol Kematian akibat Virus Corona

News | Minggu, 26 April 2020 | 20:52 WIB

Video Warga Ngamuk di Depan Masjid, Diduga Akibat Dilarang Salat Tarawih

Video Warga Ngamuk di Depan Masjid, Diduga Akibat Dilarang Salat Tarawih

News | Minggu, 26 April 2020 | 20:12 WIB

Keluarga di Medan Kelaparan sampai Diusir dari Kontrakan? Ini Faktanya

Keluarga di Medan Kelaparan sampai Diusir dari Kontrakan? Ini Faktanya

News | Minggu, 26 April 2020 | 19:31 WIB

Minggu 26 April: 3.746 Warga Jakarta Positif Corona, 357 Orang Meninggal

Minggu 26 April: 3.746 Warga Jakarta Positif Corona, 357 Orang Meninggal

News | Minggu, 26 April 2020 | 18:38 WIB

Hadapi Pandemi Corona, DPRD Yogyakarta Sebut Stok Beras Perlu Ditambah

Hadapi Pandemi Corona, DPRD Yogyakarta Sebut Stok Beras Perlu Ditambah

Jogja | Minggu, 26 April 2020 | 15:35 WIB

WHO: Tak Ada Bukti Pasien Sembuh Jadi Kebal Virus Corona

WHO: Tak Ada Bukti Pasien Sembuh Jadi Kebal Virus Corona

News | Minggu, 26 April 2020 | 12:29 WIB

Pengemis Dadakan Tanah Abang Diangkut, Camat: Kalau Bisa Dipulangkan

Pengemis Dadakan Tanah Abang Diangkut, Camat: Kalau Bisa Dipulangkan

News | Sabtu, 25 April 2020 | 05:40 WIB

Dikecam! Donald Trump: Suntikkan Disinfektan ke Tubuh, Pasien Corona Sembuh

Dikecam! Donald Trump: Suntikkan Disinfektan ke Tubuh, Pasien Corona Sembuh

News | Jum'at, 24 April 2020 | 13:24 WIB

Terkini

Perjalanan Karier Amanda Rigby, Sempat Kuliah di Singapura dan Ingin Kerja Kantoran

Perjalanan Karier Amanda Rigby, Sempat Kuliah di Singapura dan Ingin Kerja Kantoran

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:25 WIB

8 Gejala Kampas Rem Mobil Habis, Segera Ganti untuk Mencegah Kecelakaan

8 Gejala Kampas Rem Mobil Habis, Segera Ganti untuk Mencegah Kecelakaan

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:24 WIB

BRIZZI x ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Eksplor Seni, Kuliner, dan Berburu Hadiah

BRIZZI x ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Eksplor Seni, Kuliner, dan Berburu Hadiah

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 11:23 WIB

Changan Serahkan Nevo Q05 Perdana ke Konsumen Indonesia

Changan Serahkan Nevo Q05 Perdana ke Konsumen Indonesia

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:23 WIB

Media Singapura Sorot Tukang Becak hingga UMKM Sengsara karena Kebakaran Hutan Sumatra

Media Singapura Sorot Tukang Becak hingga UMKM Sengsara karena Kebakaran Hutan Sumatra

News | Senin, 21 September 2026 | 11:23 WIB

Membaca Karakter Amanda Rigby Berdasarkan Weton Senin Wage: Sifat, Karier, hingga Garis Rezeki

Membaca Karakter Amanda Rigby Berdasarkan Weton Senin Wage: Sifat, Karier, hingga Garis Rezeki

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:22 WIB

Tersangka Karhutla di Siak Ditangkap: Sempat Buron, Halangi Pemadaman demi Sawit

Tersangka Karhutla di Siak Ditangkap: Sempat Buron, Halangi Pemadaman demi Sawit

Riau | Senin, 21 September 2026 | 11:20 WIB

Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik

Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik

Jakarta | Senin, 21 September 2026 | 11:20 WIB

5 Mouse Gaming Wireless Murah dan Ringan, Cocok Buat Semua Game

5 Mouse Gaming Wireless Murah dan Ringan, Cocok Buat Semua Game

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:19 WIB

Serunya Seharian di Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Kulineran hingga Berburu Hadiah

Serunya Seharian di Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Kulineran hingga Berburu Hadiah

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 11:17 WIB

×