Lockdown, Malaysia Laporkan Nol Kematian akibat Virus Corona

Reza Gunadha

Minggu, 26 April 2020 | 20:52 WIB
Lockdown, Malaysia Laporkan Nol Kematian akibat Virus Corona
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin. (Facebook.com/Muhyiddin Yassin)

Suara.com - Pemerintah Malaysia melaporkan keberhasilan kebijakan lockdown atau karantina seluruh wilayah guna menghambat penyebaran virus corona covid-19, salah satunya adalah tidak ada korban meninggal dunia.

Kementrian Kesehatan Malaysia melaporkan berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Crisis Preparedness and Response Centre (CPRC) Kebangsaan terhitung Minggu (26/4/2020), tidak ada kasus kematian terkait covid-19.

"Jumlah kumulatif kasus kematian covid-19 di Malaysia adalah sebanyak 98 kasus atau 1.70 persen dari jumlah keseluruhan kasus," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham Abdullah dalam jumpa pers di Putrajaya, Minggu.

Noor Hisham menyampaikan, terdapat 100 kasus yang telah pulih dan dibenarkan keluar dari rumah sakit pada Minggu (26/4).

"Ini menjadikan jumlah kumulatif kasus yang telah pulih sepenuhnya dari covid-19 dan telah keluar dari bangsal adalah sebanyak 3,862 kes (66.8 persen dari jumlah keseluruhan kasus)," katanya.

Sedangkan hingga (26/4) pukul 12:00 tengah hari, terdapat 38 kasus baru yang telah dilaporkan sehingga menjadikan jumlah kasus positif covid-19 di Malaysia adalah sebanyak 5,780 kasus.

Pada kesempatan yang sama, Noor Hisham mengatakan KKM telah menggiatkan aktivitas pendeteksian, penyaringan, pengujian, isolasi serta perawatan terutama kepada kelompok sasaran yang berisiko tinggi dengan pendekatan tertumpu alias targeted approach.

Di antara aktivitas-aktivitas pendekatan tertumpu yang dijalankan bagi menghentikan penularan terjangkit covid-19 adalah, seperti Perintah Kawalan Pergerakan Diperketatkan (PKPD) di kawasan-kawasan yang berisiko tinggi, aktivitas pendeteksian di madrasah atau sekolah tahfiz, dan tempat karantina khususnya bagi warga Malaysia yang pulang dari luar negara.

Dia mengatakan, pada tempat karantina yang menempatkan warganegara Malaysia yang balik dari luar negara hingga 24 April 2020, terdapat sebanyak 12.672 orang telah menjalani pengujian covid-19.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Warga Ngamuk di Depan Masjid, Diduga Akibat Dilarang Salat Tarawih

Video Warga Ngamuk di Depan Masjid, Diduga Akibat Dilarang Salat Tarawih

News | Minggu, 26 April 2020 | 20:12 WIB

Keluarga di Medan Kelaparan sampai Diusir dari Kontrakan? Ini Faktanya

Keluarga di Medan Kelaparan sampai Diusir dari Kontrakan? Ini Faktanya

News | Minggu, 26 April 2020 | 19:31 WIB

Minggu 26 April: 3.746 Warga Jakarta Positif Corona, 357 Orang Meninggal

Minggu 26 April: 3.746 Warga Jakarta Positif Corona, 357 Orang Meninggal

News | Minggu, 26 April 2020 | 18:38 WIB

Langgar Aturan, Sedikitnya 19.434 Orang Ditangkap Selama Malaysia Lockdown

Langgar Aturan, Sedikitnya 19.434 Orang Ditangkap Selama Malaysia Lockdown

News | Minggu, 26 April 2020 | 19:17 WIB

Hadapi Pandemi Corona, DPRD Yogyakarta Sebut Stok Beras Perlu Ditambah

Hadapi Pandemi Corona, DPRD Yogyakarta Sebut Stok Beras Perlu Ditambah

Jogja | Minggu, 26 April 2020 | 15:35 WIB

WHO: Tak Ada Bukti Pasien Sembuh Jadi Kebal Virus Corona

WHO: Tak Ada Bukti Pasien Sembuh Jadi Kebal Virus Corona

News | Minggu, 26 April 2020 | 12:29 WIB

Pengemis Dadakan Tanah Abang Diangkut, Camat: Kalau Bisa Dipulangkan

Pengemis Dadakan Tanah Abang Diangkut, Camat: Kalau Bisa Dipulangkan

News | Sabtu, 25 April 2020 | 05:40 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×