Sebut Punya Intel dan Sebar Hoaks soal Lockdown, Sopir Taksi Ini Dicokok

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Selasa, 28 April 2020 | 10:23 WIB
Sebut Punya Intel dan Sebar Hoaks soal Lockdown, Sopir Taksi Ini Dicokok
Ilustrasi taksi. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang sopir taksi di Singapura ditangkap pihak berwajib setelah kedapatan menyebarkan informasi palsu terkait lockdown.

Mengutip dari Straits Times, Senin (27/4), pria yang diketahui bernama Kenneth Lai Yong Hui ini mengunggah hoaks di grup Facebook 'Taxiuncle'.

Dalam unggahan tersebut, dirinya mengatakan telah menerima informasi bahwa periode lockdown Singapura akan diperpanjang hingga 18 April.

Menurut dokumen pengadilan, Lai dinyatakan bersalah atas penyebaran informasi palsu dengan menyebut memiliki 'intel' yang telah memberi tahu dirinya soal perpanjangan periode lockdown tersebut.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengungkap postingan Lai pada 15 hingga 16 April yang menyebut,"food court, kedai kopi akan tutup. Supermarket hanya buka seminggu dua kali."

"Lebih baik bergegas menyetok persediaan selama satu bulan atau lebih. Pejabat pemerintah telah mengadakan pertemuan kemarin dan akan segera menerapkan kebijakan besok."

Atas perbuatan menyebar informasi palsu terkait lockdown ini, Lai diancam hukuman penjara hingga 3 tahun, dengan denda maksimal Rp 108,6 juta.

Lai disebutkan sebagai orang yang pertama kali didakwa di Singapura setelah melakukan pelanggaran selama wabah virus corona.

Dalam sidang hari Senin, dihadapan majelis hakim Lai mengaku bersalah dan menyesali tindakan yang telah ia lakukan.

"Saya sangat menyesal atas apa yang telah saya lakukan," kata Lai.

Lebih lanjut disebutkan, Lai akan kembali menghadiri persidangan pada 27 Mei mendatang.

Terkait hal ini, kepolisan mengatakan pihaknya tak akan ragu mengambil tindakan bagi siapapun yang menyebar informasi palsu.

"Anggota masyarakat harus merujuk ke sumber resmi dan menghindari penyebaran informasi palsu, karena ini dapat menyebabkan ketakutan dan kekhawatiran publik," tambah polisi.

Sebagai informasi, pemerintah Singapuran telah memperpanjang periode lockdown hingga 1 Juni mendatang.

Selama itu, supermarket, foodcourt, kedai kopi dan restoran yang menyediakan layanan takeaways tetap buka. Sementara, gerai makanan dan minuman yang berdiri sendiri dan salon tutup sejak 22 April.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Laporan Kasus Baru Virus Corona, Iran Buka Kembali Masjid-masjid

Tak Ada Laporan Kasus Baru Virus Corona, Iran Buka Kembali Masjid-masjid

News | Senin, 27 April 2020 | 17:04 WIB

Binaragawan Nikahi Boneka Seks, Tertunda Akibat Pandemi Virus Corona

Binaragawan Nikahi Boneka Seks, Tertunda Akibat Pandemi Virus Corona

News | Senin, 27 April 2020 | 16:47 WIB

Polusi Udara, Biang Kerok Tingginya Angka Kematian Virus Corona

Polusi Udara, Biang Kerok Tingginya Angka Kematian Virus Corona

Health | Senin, 27 April 2020 | 16:56 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB