Hizbullah Resmi Dilarang di Jerman, Masjid Digerebek

Syaiful Rachman

Kamis, 30 April 2020 | 20:21 WIB
Hizbullah Resmi Dilarang di Jerman, Masjid Digerebek
Sejumlah anggota jamaah Muslim tengah menunaikan ibadah shalat Dzuhur berjamaah di Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam NBS di Berlin, Jerman, Sabtu (14/11/2017). (ANTARA/Juwita Trisna Rahayu)

Suara.com - Pemerintah Jerman melarang seluruh kegiatan Hizbullah dan menetapkannya sebagai organisasi teroris. Hal itu diungkapkan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer, Kamis (30/4/2020).

Pada Kamis pagi, kepolisian menggeledah asosiasi masjid di empat kota. Aparat keamanan meyakini 1.050 orang di Jerman merupakan bagian dari gerakan garis keras di bawah naungan Hizbullah.

Israel dan Amerika Serikat telah mendorong Jerman melarang Hizbullah. Jerman sebelumnya memberi perlakuan berbeda kepada sayap politik Hizbullah dan unit militernya yang bertempur bersama tentara Presiden Bashar al-Assad di Suriah.

"Meskipun pada saat krisis, hukum akan tetap berlaku," tulis Seehofer lewat media sosial Twitter.

Hizbullah telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat. Perlu diketahui, Hizbullah merupakan pendukung Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab, yang menjabat pada Januari kemarin.

Sejumlah organisasi Yahudi menyambut keputusan Pemerintah Jerman itu.

"Ini adalah keputusan Jerman yang penting, sangat dinanti, dan disambut baik," kata Kepala Komite Jemaat Yahudi Amerika Serikat, David Harris.

"Kami sekarang berharap negara-negara Eropa lain dapat melihat keputusan Pemerintah Jerman dan memiliki pemahaman sama mengenai sifat asli Hizbullah," kata Harris seperti dikutip Antara.

Sementara itu, Uni Eropa (EU) menetapkan sayap militer Hizbullah sebagai organisasi teroris, tetapi itu tidak berlaku untuk sayap politiknya.

baca juga

Parlemen pada Desember tahun lalu menyetujui usulan yang mendesak pemerintah di bawah pimpinan Kanselir Angela Merkel untuk melarang seluruh aktivitas Hizbollah di wilayah Jerman. Parlemen Jerman menyebut Hizbullah melakukan "aktivitas teroris" khususnya di Suriah.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo saat mengunjungi Berlin tahun lalu menyampaikan harapan bahwa Jerman dapat mengikuti langkah Inggris melarang Hizbullah.

Otoritas di Inggris pada Februari tahun lalu mengumumkan aturan yang menetapkan Hizbullah sebagai organisasi teroris.

Setelah Jerman mengikuti langkah Inggris, anggota kepolisian menggerebek empat ruangan asosiasi masjid yang masing-masing berada di Dortmund, Muenster, Bremen, dan Berlin. Langkah itu dilakukan atas dugaan anggota asosiasi masjid diyakini dekat dengan jaringan Hizbullah, kata Kementerian Dalam Negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar

Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam

Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:00 WIB

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil

Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:04 WIB

Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda

Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:56 WIB

Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara

Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:50 WIB

Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav

Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:31 WIB

Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:35 WIB

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB