Akhir Perdagangan Bulan April, Harga Minyak Dunia Melambung

Dwi Bowo Raharjo, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 01 Mei 2020 | 07:38 WIB
Akhir Perdagangan Bulan April, Harga Minyak Dunia Melambung
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali meroket pada Kamis (30/4/2020) kemarin. Hal ini setelah ada pernyataan dari beberapa produsen akan memangkas produksi karena minimnya permintaan global imbas pandemi virus corona atau Covid-19.

Permintaan bahan bakar di seluruh dunia merosot sekitar 30 persen pada April. Bahkan setelah produsen minyak utama, yang dipimpin Arab Saudi sepakat untuk memangkas produksi hampir 10 juta barel per hari, minyak mentah WTI ditutup di wilayah negatif, rekor terendahnya pada 20 April.

Kejatuhan minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) membuat para pedagang panik untuk menghindari pengiriman ketika kontrak front-month Mei berakhir, memaksa para trader untuk membayar 37,63 dolar AS per barel pada settlement untuk menyingkirkan kontrak mereka.

Harga minyak mulai pulih kembali tetapi masih anjlok lebih dari 60 persen sejak awal tahun.

Mengutip Reuters pada Jumat (1/5/2020) ini, perdagangan terakhirnya di bulan April, minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman Juni, patokan internasional, ditutup melambung 2,73 dolar AS atau 12 persen menjadi 25,27 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Juni, melesat 3,78 dolar AS atau 25 persen, menjadi menetap di posisi 18,84 dolar AS per barel.
Itu adalah penutupan tertinggi untuk Brent sejak 20 April, dan WTI sejak 16 April.

Brent melonjak sekitar 11 perse pada April setelah jatuh lebih dari 65 persen selama tiga bulan sebelumnya. WTI, sementara itu, jatuh untuk bulan keempat berturut-turut, merosot lebih dari 70 persen selama waktu itu, termasuk kerugian 8 persen pada April.

Brent berjangka yang lebih aktif diperdagangkan untuk Juli, yang akan segera menjadi front-month , melejit sekitar 9 persen menjadi 26,48 dolar AS per barel.

Volume minyak WTI berjangka di New York Mercantile Exchange mencapai sekitar 36 juta kontrak pada April, yang menurut data Refinitiv menempatkannya di posisi kedua di bawah rekor 40,9 juta pada bulan sebelumnya.

baca juga

"Harga minyak terlihat sangat konstruktif karena selama satu atau dua bulan ke depan, pasokan akan memenuhi permintaan," kata Edward Moya analis OANDA di New York.

Dirinya mencatat kekhawatiran kelebihan pasokan secara perlahan mereda dengan pemberitaan mengenai pemotongan produksi minyak mentah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Pemakaman AS Kewalahan Tampung Jenazah Covid-19

Rumah Pemakaman AS Kewalahan Tampung Jenazah Covid-19

Video | Jum'at, 01 Mei 2020 | 07:00 WIB

Jawab Tudingan Donald Trump, China: Kami Tidak Tertarik Campuri Urusan AS

Jawab Tudingan Donald Trump, China: Kami Tidak Tertarik Campuri Urusan AS

News | Kamis, 30 April 2020 | 20:39 WIB

Hizbullah Resmi Dilarang di Jerman, Masjid Digerebek

Hizbullah Resmi Dilarang di Jerman, Masjid Digerebek

News | Kamis, 30 April 2020 | 20:21 WIB

Skeptis Soal Pemilu, Donald Trump: China Ingin Saya Kalah!

Skeptis Soal Pemilu, Donald Trump: China Ingin Saya Kalah!

News | Kamis, 30 April 2020 | 16:52 WIB

Masih Pandemi Covid-19, Rencana Liburan Musim Panas Warga AS Batal

Masih Pandemi Covid-19, Rencana Liburan Musim Panas Warga AS Batal

Lifestyle | Kamis, 30 April 2020 | 15:01 WIB

Terkini

Belanja Skincare di Watsons Pakai BRImo Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya

Belanja Skincare di Watsons Pakai BRImo Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya

Bri | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:05 WIB

5 Contoh Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Formal untuk Berbagai Acara

5 Contoh Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Formal untuk Berbagai Acara

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:05 WIB

BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Cool

BBM Subsidi Tak Naik, Prabowo: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Cool

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun

Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun

Sulsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Daftar Serpong Warrior Challenge Run 2026, Dapatkan Diskon Tiket via BRImo

Daftar Serpong Warrior Challenge Run 2026, Dapatkan Diskon Tiket via BRImo

Bri | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Kawal Roadmap Implementasi Biodiesel B50

Strategi Mitsubishi Fuso Kawal Roadmap Implementasi Biodiesel B50

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bendera Merah Putih Mulai Menghiasi Jalanan, Mengapa Tradisi ini Penting?

Bendera Merah Putih Mulai Menghiasi Jalanan, Mengapa Tradisi ini Penting?

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

×