Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

Bangun Santoso

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB
Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah).[ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa]
baca 10 detik
  • Fauzan Ohorella menegaskan bahwa ancaman terhadap Kapolri pada Jumat, 7 Agustus 2026, merupakan tantangan serius bagi wibawa negara.
  • Kejaksaan Agung didesak mengusut tuntas kasus korupsi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah secara transparan tanpa pandang bulu.
  • Seluruh informasi dan petunjuk dugaan keterlibatan figur berinisial SS harus diverifikasi mendalam guna menguji kepastian hukum.

Suara.com - Isu mengenai dugaan ancaman terhadap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dinilai sebagai ancaman serius terhadap wibawa negara dan penegakan hukum di Indonesia.

Koordinator Front Pemuda Indonesia Raya, Fauzan Ohorella, menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh pihak manapun yang mencoba melakukan intimidasi di tengah proses penanganan kasus-kasus korupsi.

Negara tidak boleh kalah oleh siapa pun yang berupaya mengintimidasi aparat penegak hukum. Apabila dugaan ancaman terhadap Kapolri benar adanya, maka Polri harus mengusutnya secara menyeluruh, mengungkap aktor intelektual maupun pihak yang terlibat, serta menyampaikannya secara terbuka kepada publik,” tegas Fauzan dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).

Fauzan menekankan bahwa pemulihan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum sangat bergantung pada profesionalisme, independensi, serta keberanian dalam menindak seluruh perkara korupsi tanpa pandang bulu.

Berbagai spekulasi yang berkembang terkait penanganan perkara yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, dinilai harus dituntaskan secara transparan berbasis alat bukti yang sah.

“Jangan ada kesan bahwa hukum hanya berani menyentuh pelaku tertentu, sementara pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan justru tidak pernah diperiksa. Kejaksaan Agung harus membuktikan kepada publik bahwa pemberantasan korupsi tidak tunduk pada jabatan, relasi kekuasaan, maupun kepentingan politik,” ujarnya.

Sebagai aktivis yang mengawal demokrasi dan supremasi sipil, Fauzan mendesak Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi maupun dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan kasus tersebut.

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mendapatkan keistimewaan dalam proses hukum yang sedang berjalan.

“Supremasi hukum harus berdiri di atas semua kepentingan. Jika terdapat bukti yang memenuhi ketentuan hukum, siapa pun harus diproses tanpa pengecualian. Inilah momentum bagi Kejaksaan Agung untuk menunjukkan bahwa prinsip equality before the law benar-benar dijalankan, bukan sekadar slogan,” kata Fauzan.

baca juga

Selain itu, aparat penegak hukum diminta untuk bersikap responsif terhadap dinamika informasi dan aspirasi di masyarakat, termasuk perbincangan publik mengenai dugaan keterlibatan figur berinisial "SS".

Setiap petunjuk dan informasi perlu diverifikasi secara mendalam melalui proses penyelidikan tepercaya agar memiliki kepastian hukum.

“Publik berhak memperoleh kepastian hukum. Karena itu, seluruh informasi yang relevan perlu diuji secara objektif melalui mekanisme hukum, bukan dibiarkan menjadi spekulasi berkepanjangan. Keterbukaan dan akuntabilitas merupakan kunci untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum,” tambah Fauzan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemeriksaan Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pemeriksaan Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Istana Bantah Rumor Surpres Ganti Kapolri: Sampai Hari Ini Belum Ada

Istana Bantah Rumor Surpres Ganti Kapolri: Sampai Hari Ini Belum Ada

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Tiba di Kejagung Kenakan Rompi Pink, Febrie Adriansyah Lempar Senyum Tipis Sebelum Diperiksa Tim 9

Tiba di Kejagung Kenakan Rompi Pink, Febrie Adriansyah Lempar Senyum Tipis Sebelum Diperiksa Tim 9

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Tinggalkan Rutan KPK untuk Diperiksa Kejagung, Febrie Adriansyah Akhirnya Pakai Rompi Tahanan

Tinggalkan Rutan KPK untuk Diperiksa Kejagung, Febrie Adriansyah Akhirnya Pakai Rompi Tahanan

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus

Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Senyum Tipis Febrie Adriansyah Saat Tiba di Kejagung, Tangan Terborgol dan Pakai Rompi Pink

Senyum Tipis Febrie Adriansyah Saat Tiba di Kejagung, Tangan Terborgol dan Pakai Rompi Pink

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:59 WIB

Merasa Dicurangi Kejagung, Nadiem Soroti Perlakuan 'Istimewa' Febrie Adriansyah

Merasa Dicurangi Kejagung, Nadiem Soroti Perlakuan 'Istimewa' Febrie Adriansyah

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Medco Energi Jor-joran, Produksi Migas Naik 19% di Semester I-2026

Medco Energi Jor-joran, Produksi Migas Naik 19% di Semester I-2026

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 16:39 WIB

AI Untuk Bencana: Jalan Pintas Menyelamatkan Nyawa atau Sekadar Tren Tanpa Solusi?

AI Untuk Bencana: Jalan Pintas Menyelamatkan Nyawa atau Sekadar Tren Tanpa Solusi?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 16:37 WIB

Hilangnya 5 Jurnalis Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau Mendapat Perhatian Media Asing

Hilangnya 5 Jurnalis Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau Mendapat Perhatian Media Asing

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:37 WIB

Mengapa Erupsi Gunung Sinabung Sulit Diprediksi? Ahli Ungkap Penjelasannya

Mengapa Erupsi Gunung Sinabung Sulit Diprediksi? Ahli Ungkap Penjelasannya

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:35 WIB

STMM MMTC Yogyakarta Cetak Rekor MURI 1.541 Animasi Karya Mahasiswa

STMM MMTC Yogyakarta Cetak Rekor MURI 1.541 Animasi Karya Mahasiswa

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 16:33 WIB

BRI Jadi Andalan Perluasan Akses Keuangan, Dukung Arahan Presiden Prabowo

BRI Jadi Andalan Perluasan Akses Keuangan, Dukung Arahan Presiden Prabowo

Sulsel | Rabu, 09 September 2026 | 16:33 WIB

Rektor UMI: Gunakan AI untuk Belajar Bukan Menipu

Rektor UMI: Gunakan AI untuk Belajar Bukan Menipu

Sulsel | Rabu, 09 September 2026 | 16:32 WIB

Prabowo Dorong Masyarakat Punya Rekening, BRI Siap Perkuat Inklusi Keuangan Nasional

Prabowo Dorong Masyarakat Punya Rekening, BRI Siap Perkuat Inklusi Keuangan Nasional

Sumut | Rabu, 09 September 2026 | 16:31 WIB

Perputaran Ekonomi MTQ Nasional di Jateng Diperkirakan Capai Rp1,2 Triliun

Perputaran Ekonomi MTQ Nasional di Jateng Diperkirakan Capai Rp1,2 Triliun

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:30 WIB

Ekonomi di Era Algoritma: Ketika Semua Profesi Harus Punya Exposure

Ekonomi di Era Algoritma: Ketika Semua Profesi Harus Punya Exposure

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 16:30 WIB

×