Analis AS: Indonesia Blunder Tangani Corona, Terancam Krisis Sosio-Ekonomi

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:38 WIB
Analis AS: Indonesia Blunder Tangani Corona, Terancam Krisis Sosio-Ekonomi
Menkes Terawan pakai masker jadi sorotan warganet. (Dok. Twitter/@Jokowi)

Saat pandemi Covid-19 tak juga tertangani lewat PSBB, ekonomi sebagian masyarakat Indonesia, terutama yang berada di sektor informal semakin tergerus. Ancaman sosio-ekonomi beruapa kerusuhan masal disebut Sana kini menghantui Indonesia.

"Selain keterlambatan, urutan tindakan pencegahan yang kadung buruk turut mempercepat krisis kesehatan dan dampak ekonominya," kata sana.

"Sejak awal, Presiden Joko Widodo ingin mengindari lockdown regional karena takut dengan imbas ekonomi disektor informal yang mencapai 60 persen dari seluruh penduduk Indonesia."

"Data survei terbaru menunjukan gambaran suram bahwa 25 persen orang deasa (sekitar 50 juta orang) melaporkan bahwa mereka sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal itu menciptakan kekhawatiran terkait kerusuhan di perkotaan."

Ironisnya, lanjut Sana, penanganan pandemi Covid-19 yang buruk, dibarengi dengan tindakan-tindakan menyelamatkan citra.

Pemerintah menutupi data terkait pandemi Covid-19 dan terlalu melibatkan militer dalam membantu penanganan.

Merujuk laman resmi Covid-19.go.id, Pemerintah Indonesia melaporkan bahwa kasus positif Covid-19 di Tanah Air 'hanya' mencapai jumlah 10.118 orang dengan tingkat kematian mencapai 792 orang, per Jumat (1/5/2020).

Wartawan yang tak puas dengan data dari pemerintah, melakukan penyelidikan independen untuk mengetahui angka yang lebih pasti. Reuters menemukan bahwa 22 ribu orang Indonesia diprediksi telah meninggal dunia dengan gejaral Covid-19 akut.

Warga berpakaian APD mengangkut jenazah pasien yang kuburannya dibongkar pada Kamis sore 30 April 2020.[Istimewa]
Warga berpakaian APD mengangkut jenazah pasien yang kuburannya dibongkar pada Kamis sore 30 April 2020.[Istimewa]

"Ketidakpedulian pada data menciptakan kebijakan-kebijakan yang keliru. Alih-alih menyiapkan tindakan pencegahan, para pehabat justru mencari cara agar menghindari tanggapan," tulis Sana.

"Widodo (belakangan) mengakui bahwa data (resmi) disembunyikan untuk mencegah kepanikan masal. Parahnya, pemerintah menggunakan data cacat itu untuk menunda intervensi lebih lanjut."

Menurut Sana, masyarkat Indonesia sejatinya sudah terbiasa dengan respon lambat pemerintah dalam menangani bencana maupun pandemi.

Namun, wabah virus corona yang skalanya jauh lebih besar, dirasa bakal menjadi ujian tertinggi bagi masyarakat terkait gagapnya pemerintah dalam betindak.

"Tetapi, kali ini tampaknya ketahanan orang-orang Indonesia mendapat ujian yang sangat besar oleh pandemi berskala global yang belum pernah terjadi sebelumnya, disamping diuji oleh ketidakmampuan pemerintahnya sendiri," kata Sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Batal Turun ke Jalan saat May Day, Buruh Jakarta Ganti dengan Acara Agama

Batal Turun ke Jalan saat May Day, Buruh Jakarta Ganti dengan Acara Agama

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:30 WIB

Berita Duka! 2 Bayi PDP Corona di Probolinggo Meninggal Dunia

Berita Duka! 2 Bayi PDP Corona di Probolinggo Meninggal Dunia

Jatim | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:20 WIB

Hebat! Kakek Usai 90 Tahun di Batam Bisa Taklukan Corona, Kini Sembuh Total

Hebat! Kakek Usai 90 Tahun di Batam Bisa Taklukan Corona, Kini Sembuh Total

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:09 WIB

PM Singapura Sebut Banyak Jenis Industri akan Punah Imbas Virus Corona

PM Singapura Sebut Banyak Jenis Industri akan Punah Imbas Virus Corona

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:28 WIB

Merek Lain Tiarap Akibat Pandemi, Tesla Justru Raup Keuntungan

Merek Lain Tiarap Akibat Pandemi, Tesla Justru Raup Keuntungan

Otomotif | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:00 WIB

Dihujat Netizen Usai Ngomel di Pesawat, Vanessa Surya Minta Maaf

Dihujat Netizen Usai Ngomel di Pesawat, Vanessa Surya Minta Maaf

Entertainment | Jum'at, 01 Mei 2020 | 12:58 WIB

2 Karyawan HM Sampoerna Meninggal Corona, Sumber Penularan Masih Misterius

2 Karyawan HM Sampoerna Meninggal Corona, Sumber Penularan Masih Misterius

Jatim | Jum'at, 01 Mei 2020 | 12:58 WIB

Cegah Sebaran Covid-19, Gubernur California Tutup Pantai di Orange County

Cegah Sebaran Covid-19, Gubernur California Tutup Pantai di Orange County

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 12:59 WIB

Klaim Punya Bukti, Donald Trump Yakin Virus Corona Berasal dari Lab Wuhan

Klaim Punya Bukti, Donald Trump Yakin Virus Corona Berasal dari Lab Wuhan

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 12:51 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB