alexametrics

6 Sekolah di Jaktim Jadi Tempat Isolasi, Pemkot: Alhamdulillah Warga Terima

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
6 Sekolah di Jaktim Jadi Tempat Isolasi, Pemkot: Alhamdulillah Warga Terima
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Sekolah sebagai tempat isolasi tertuang dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana dengan Nomor 4434/-1.772.1 yang terbit Senin 20 April 2020.

Suara.com - Pasien terkait virus corona di kawasan Jakarta Timur, mulai dipindahkan ke sejumlah gedung sekolah untuk diisolasi. Terhitung sudah ada enam sekolah sampai saat ini yang sudah dialihfungsikan.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Uus Kuswanto, mengatakan enam sekolah itu di antaranya adalah SMKN 24 Bambu Apus Cipayung, SMAN Unggulan MH Thamrin, Cipayung, SMK Negeri 66 Jakarta Cipayung, dan SD Negeri 01 Cipinang Besar Utara, SD Negeri 02 Cipinang Besar Utara, SD Negeri 03 Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Sementara sekolah di Jakarta Tumur itu yang dipakai untuk isolasi," ujar Uus saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2020).

Uus menerangkan beberapa warga sudah menempati sejumlah sekolah itu. Meski tak menyebutkan rincian jumlahnya, pihaknya sudah menyiapkan 300 velbed atau tempat tidur tentara di lokasi.

Baca Juga: Tunjangan PNS DKI Jakarta Disunat, THR Belum Jelas

"Sudah (ditempati), sebagian ditempatkan velbed/tempat tidur," jelasnya.

Ia juga menyatakan warga sekitar tak bermasalah dengan dijadikannya sekolah itu sebagai tempat isolasi. Pada pengurus wilayah disebutnya sudah dikoordinasikan soal ini.

"Alhamdulillah sekolah yang disebutkan di atas dapat diterima, kebetulan para pengurus RT/RW juga bisa menerima," pungkasnya.

Diketahui, rencana menjadikan sekolah sebagai tempat isolasi tertuang dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana dengan Nomor 4434/-1.772.1 yang terbit Senin 20 April 2020. Dalam suratnya, Nahdiana menyiapkan 140 sekolah di kota lima Kota dan satu Kabupaten Jakarta.

"Surat laporan saya untuk inventarisir tempat atau sekolah yang dapat digunakan untuk penanganan Covid-19," ujar Nahdiana kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).

Baca Juga: Peneliti ITB: Warga Jakarta Nekat Mudik, Kesehatan Daerah Lain Akan Kolaps

Nahdiana mengatakan surat itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah. Selain itu ada juga usulan dari Camat dan Lurah untuk menyiapkan tempat isolasi lainnya.

Komentar