Ganti Macet dengan Cemas? Tol Bogor-Serpong Akan 'Terbang' di Atas Tambak Ikan Warga Ciseeng

Andi Ahmad S | Suara.com

Selasa, 15 Juli 2025 | 23:15 WIB
Ganti Macet dengan Cemas? Tol Bogor-Serpong Akan 'Terbang' di Atas Tambak Ikan Warga Ciseeng
Ilustrasi Tol Bogor-Serpong (Freepik)

Suara.com - Sebuah megaproyek infrastruktur yang digadang-gadang akan menjadi solusi 'neraka' kemacetan di koridor utara Bogor kini menimbulkan kecemasan baru. Rencana pembangunan Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung dipastikan akan melintasi Kecamatan Ciseeng, dengan desain konstruksi yang tak biasa: dibangun melayang tepat di atas tambak-tambak ikan yang menjadi sumber pencaharian utama warga.

Kabar ini sontak membuat para pemilik tambak was-was. Di satu sisi, ada janji kelancaran lalu lintas, namun di sisi lain, ada ancaman hilangnya mata pencaharian dan ketidakpastian soal ganti rugi.

Konstruksi Melayang: Solusi atau Sekadar Minimalisir Masalah?

Pihak Kecamatan Ciseeng telah mengonfirmasi kebenaran rencana tersebut. Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Kecamatan Ciseeng, A. Zuniga, mengungkapkan bahwa rencana ini sudah dalam tahap sosialisasi awal setelah pertemuan dengan Bappeda dan pihak pengembang, PT Pama.

Menurutnya, konsep konstruksi melayang dipilih sebagai jalan tengah untuk meminimalisir dampak pembebasan lahan.

"Memang benar akan dibangun jalan tol tapi konsepnya melayang. Jadi konsep itu dibuat untuk meminimalisir dampak pembebasan lahan kepada masyarakat," ungkap Zuniga, dilansir dari Metropolitan -jaringan Suara.com.

Ia menambahkan, jalan tol ini nantinya akan memiliki pintu keluar (exit toll) di wilayah Desa Cibeuteung Udik. Tujuannya jelas, yakni untuk mengurai simpul-simpul kemacetan kronis yang selama ini menghantui kawasan Parung, Gunung Sindur, hingga Ciseeng.

Suara Cemas dari Pinggir Tambak

Namun, di balik rencana teknis yang canggih, ada suara-suara keresahan dari warga yang hidupnya akan terdampak langsung. Usup, salah seorang warga pemilik tambak ikan, tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya. Baginya, tambak tersebut bukan sekadar tanah, melainkan denyut nadi ekonomi keluarganya.

"Was-was pasti ada, apalagi ini kan sumber pencaharian kita. Yang kita pikirin nanti ganti ruginya bagaimana, jangan sampai merugikan kita," tutur Usup dengan nada cemas.

Kekhawatiran Usup mewakili ribuan warga lain yang menggantungkan hidupnya pada lahan yang kini berada di jalur proyek strategis tersebut. Pertanyaan besarnya bukan lagi "apakah akan dibangun?", melainkan "bagaimana nasib kami setelah ini?".

Mereka menuntut adanya proses ganti rugi yang adil, transparan, dan tidak merugikan, sebuah tuntutan yang sangat wajar di tengah ketidakpastian.

Dilema Pembangunan Mengurai Satu Masalah, Memicu Masalah Lain?

Proyek Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung adalah jawaban yang telah lama ditunggu-tunggu untuk mengatasi masalah transportasi yang sudah menahun. Namun, kasus di Ciseeng ini menjadi cermin dari dilema klasik pembangunan: seringkali solusi untuk satu masalah justru memicu potensi masalah baru di sektor lain, terutama sosial dan ekonomi.

Pemerintah dan pihak pengembang kini memiliki pekerjaan rumah yang sangat berat. Mereka tidak hanya dituntut untuk membangun jalan tol yang kokoh, tetapi juga harus membangun jembatan kepercayaan dengan warga. Memastikan bahwa pembangunan tidak meninggalkan siapapun di belakang, terutama mereka yang lahannya 'dipinjam' untuk kemajuan bersama, adalah ujian sesungguhnya dari proyek ini.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tol Bogor-Serpong Lewat Parung Segera Dibangun, Ini Daftar 14 Desa yang Dilewati

Tol Bogor-Serpong Lewat Parung Segera Dibangun, Ini Daftar 14 Desa yang Dilewati

News | Senin, 16 Juni 2025 | 15:00 WIB

Investasi Rp8,95 Triliun, Tol Bogor-Serpong Via Parung Siap Digarap Desember 2025

Investasi Rp8,95 Triliun, Tol Bogor-Serpong Via Parung Siap Digarap Desember 2025

News | Senin, 16 Juni 2025 | 13:46 WIB

Investor Kabur dari Proyek Infrastruktur RI, Sri Mulyani Ungkap Biang Keroknya!

Investor Kabur dari Proyek Infrastruktur RI, Sri Mulyani Ungkap Biang Keroknya!

Bisnis | Sabtu, 14 Juni 2025 | 17:36 WIB

Indonesia Punya Kasino Legal, Uang Judi Untuk Proyek Infrastruktur

Indonesia Punya Kasino Legal, Uang Judi Untuk Proyek Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 15:21 WIB

Anggaran Cekak! Proyek Infrastruktur Kontrak Multiyears Terancam Molor

Anggaran Cekak! Proyek Infrastruktur Kontrak Multiyears Terancam Molor

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2025 | 16:27 WIB

Terkini

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:05 WIB

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:41 WIB