Kisah Ayah Angkat Asuh dan Ajari 10 Anak Korea Utara selama Lockdown

Reza Gunadha

Selasa, 05 Mei 2020 | 18:50 WIB
Kisah Ayah Angkat Asuh dan Ajari 10 Anak Korea Utara selama Lockdown
[bbc]

Suara.com - Krisis virus corona membuat jutaan orang tua di seluruh dunia bergulat dengan tantangan sekolah di rumah (homeschooling). Tetapi seorang pria di Seoul menghadapi tugas yang sangat sulit.

Kim Tae-hoon, 45, menampung 10 anak laki-laki Korea Utara yang membelot dari negara mereka tanpa orang tua. Yang termuda baru berumur 10 tahun, yang tertua berumur 22 tahun.

Biasanya mereka akan berada di sekolah, atau universitas - dalam hal ini Gun-yang berusia 22 tahun - tetapi bulan lalu, siswa Korea Selatan memulai sistem belajar daring selama pandemi.

Pada pagi pertama sekolah jarak jauh, Kim, yang berbicara dengan BBC melalui video, menggiring anak-anak lelaki itu ke sebuah meja besar di lantai dua, di mana layanan wi-fi paling kuat.

"Saya pikir kalian sebaiknya memakai earphone karena suaranya mungkin akan tercampur aduk," katanya kepada mereka.

Seperti dugaan, mereka menghadapi masalah teknis. Mereka bergulat dengan sistem daring di perangkat teknologi yang disewa dari pusat pendidikan setempat.

Dua anak laki-laki yang berada di kelas yang sama kesulitan masuk ke sistem.

Geum-seong yang berusia 15 tahun, yang baru membelot dari Korea Utara setahun yang lalu, membutuhkan lebih banyak bantuan daripada anak yang lain. Dia tidak terbiasa mengirimkan tugas secara daring.

Sementara itu, Jun-seong, yang termuda dari keluarga itu, dimarahi karena menonton YouTube di tabletnya.

baca juga

Tetapi dua hari kemudian, Kim mengatakan anak-anak itu mulai terbiasa menjalani rutinitas mereka di bawah pengawasannya.

Delapan anak-anak Kim membelot tanpa orang dewasa, baik sendirian atau dengan saudara kandung, dan mereka tidak memiliki keluarga di Korea Selatan.

Ada berbagai alasan mengapa anak-anak itu meninggalkan Korea Utara.

Salah satunya mereka tinggal bersama kakek-nenek yang terlalu tua untuk mengurus mereka atau mereka memiliki orang tua yang hidup terpisah dan tidak dapat mengurus perjalanan menantang yang harus dilewati keluarga.

"Mereka mengirim anak mereka ke Korea Selatan agar mereka memiliki kehidupan yang lebih baik. Jika anak-anak itu terlalu muda, mereka melarikan diri dari Korea Utara dengan bantuan penyelundup," ujar Kim.

Menurut Kementerian Unifikasi, ada 33.658 pembelot Korea Utara di Korea Selatan pada Maret 2020, di mana sekitar 15% berusia 19 tahun ke bawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alhamdulillah, Mulai Besok Muslim di Korsel Boleh Beribadah di Masjid

Alhamdulillah, Mulai Besok Muslim di Korsel Boleh Beribadah di Masjid

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:40 WIB

Salah Spekulasi soal Kesehatan Kim Jong Un, Para Pembelot Minta Maaf

Salah Spekulasi soal Kesehatan Kim Jong Un, Para Pembelot Minta Maaf

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 09:43 WIB

Kabar Baik, Korea Selatan Siap Buka Kembali Sekolah Minggu Depan

Kabar Baik, Korea Selatan Siap Buka Kembali Sekolah Minggu Depan

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 05:36 WIB

KTT Nonblok, Jokowi: Dulu Lawan Imperialis, Kini Berjuang Ringankan Utang

KTT Nonblok, Jokowi: Dulu Lawan Imperialis, Kini Berjuang Ringankan Utang

News | Senin, 04 Mei 2020 | 22:47 WIB

Waspada Corona Gelombang Kedua, Korea Selatan Ubah Sistem Rumah Sakit

Waspada Corona Gelombang Kedua, Korea Selatan Ubah Sistem Rumah Sakit

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 19:58 WIB

Sekolah di Korsel Buka Pekan Depan, Guru dan Murid Wajib Pakai Masker

Sekolah di Korsel Buka Pekan Depan, Guru dan Murid Wajib Pakai Masker

News | Senin, 04 Mei 2020 | 18:27 WIB

Korea Selatan Longgarkan Lagi Aturan Social Distancing Mulai 6 Mei

Korea Selatan Longgarkan Lagi Aturan Social Distancing Mulai 6 Mei

News | Senin, 04 Mei 2020 | 06:11 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×