Empat ABK WNI yang Disandera Perompak Somalia Telah Bebas

Adhitya Himawan

Senin, 24 Oktober 2016 | 11:03 WIB
Empat ABK WNI yang Disandera Perompak Somalia Telah Bebas
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Panglima TNI Gatot Nurmantyo memberikan keterangan pers upaya pembebasan ABK Ditawan Abu Sayyaf di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (11/7/2016). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyampaikan bahwa empat anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang disandera di Somalia sejak 2012 telah berhasil dibebaskan dan sedang berada di Nairobi, Kenya.

"Sekitar jam 13.00 (WIB) telah berhasil dibebaskan empat WNI ABK yang disandera di Somalia sejak tanggal 26 Maret 2012," kata Menlu Retno LP Marsudi di Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Senin (24/10/2016). 

Menlu RI menyebutkan keempat ABK Indonesia yang telah dibebaskan itu adalah Sudirman, Supardi, Adi Manurung, dan Elson. Keempatnya bekerja pada kapal Naham 3, yakni kapal penangkapan ikan asal Taiwan yang dioperasikan oleh Oman.

"Keempatnya merupakan bagian dari 26 sandera yang dibebaskan. Kemarin, sekitar pukul 21.00 WIB, keempatnya telah mendarat di bandara Nairobi," ujar Retno.

Duta Besar RI di Nairobi dan tim dari Kemlu RI, yang dipimpin oleh Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Lalu Muhammad Iqbal, menjemput keempat sandera ABK tersebut.

"Tim sudah di Nairobi sehari sebelum ketibaan para ABK. Kondisi mereka sehat. Saya sudah berbicara dengan salah satu dari keempatnya, yakni Sudirman, kemarin malam pada pukul 21.45 WIB," kata Menlu Retno.

Dia menyampaikan bahwa para ABK WNI itu akan menjalani pemeriksaan dan pemulihan kesehatan selama beberapa hari sebelum dipulangkan ke Indonesia.

"Kemarin malam setelah keempatnya mendarat di Nairobi, pihak keluarga sudah diberitahu mengenai kondisi keempat sandera tersebut," ucap Retno.

Sebelumnya, kapal penangkap ikan Taiwan Naham 3 yang membawa 29 ABK dibajak pada 26 Maret 2012.

"Satu ABK meninggal saat pembajakan yaitu kapten kapal, dua lainnya meninggal karena sakit pada 2014. Dari dua itu, salah satu diantaranya adalah WNI atas nama Nasirin asal Cirebon, karena malaria," ungkap Menlu Retno.

Sebanyak 26 ABK yang disandera di Somalia itu berasal dari Filipina, Indonesia, Kamboja, Taiwan, China, dan Vietnam.

Pada Januari 2015, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan untuk mengintensifkan upaya pembebasan empat sandera ABK asal Indonesia yang disandera di Somalia sejak 2012 itu, dan menekankan bahwa keselamatan sandera harus menjadi prioritas.

"Pembebasan sandera ABK ini berhasil dilakukan setelah melalui proses yang sangat panjang yang memakan waktu sekitar empat setengah tahun," ujar Menlu Retno.

Menurut dia, Kemlu RI selama dua tahun terakhir terus berkoordinasi dengan pihak keluarga ABK secara rutin untuk menyampaikan perkembangan dan upaya yang dilakukan pemerintah dalam pembebasan.

"Pemerintah Indonesia berterimakasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak di luar negeri yang terlibat dalam proses pembebasan," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4,5 Tahun Disandera Perompak Somalia, WNI Dibebaskan

4,5 Tahun Disandera Perompak Somalia, WNI Dibebaskan

News | Minggu, 23 Oktober 2016 | 16:05 WIB

Pertemuan Bilateral Indonesia-Uruguay

Pertemuan Bilateral Indonesia-Uruguay

Foto | Selasa, 11 Oktober 2016 | 13:08 WIB

Gerakan Non Blok Dituntut Adaptasi dengan Abad 21

Gerakan Non Blok Dituntut Adaptasi dengan Abad 21

News | Sabtu, 17 September 2016 | 06:47 WIB

Menlu: Dua Mahasiswi WNI yang Ditangkap di Turki Telah Bebas

Menlu: Dua Mahasiswi WNI yang Ditangkap di Turki Telah Bebas

News | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 10:14 WIB

177 WNI Calon Haji di Filipina Dipindah ke KBRI Manila

177 WNI Calon Haji di Filipina Dipindah ke KBRI Manila

News | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 08:29 WIB

Dua WNI Sandera Abu Sayyaf Kabur, Menlu Retno Menghadap Jokowi

Dua WNI Sandera Abu Sayyaf Kabur, Menlu Retno Menghadap Jokowi

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 16:43 WIB

Indonesia akan Percepat Sejumlah Kerjasama Internasional

Indonesia akan Percepat Sejumlah Kerjasama Internasional

News | Rabu, 17 Agustus 2016 | 06:27 WIB

Dubes: Belum Ada Kelompok Akui Culik Pelaut Indonesia

Dubes: Belum Ada Kelompok Akui Culik Pelaut Indonesia

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 22:47 WIB

Keluarga WNI yang Disandera Tuntut Tanggung Jawab Pemilik Kapal

Keluarga WNI yang Disandera Tuntut Tanggung Jawab Pemilik Kapal

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 08:12 WIB

Ini Salah Satu Alasan Maraknya WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf

Ini Salah Satu Alasan Maraknya WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 12:59 WIB

Terkini

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB