Kapten Kapal China Klaim 3 ABK WNI Dibuang ke Laut karena Sakit Menular

Bangun Santoso | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2020 | 12:37 WIB
Kapten Kapal China Klaim 3 ABK WNI Dibuang ke Laut karena Sakit Menular
Jasad salah satu abk wni di kapal long xin. [Istimewa]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa kapten kapal berbendera China, Long Xin 629 dan Long Xin 604 mengakui telah melakukan pelarungan 3 WNI ABK dari kapal mereka. Kapten kapal menyebut ketiganya meninggal akibat penyakit menular.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha mengungkapkan, ketiganya meninggal pada Desember 2019 dan Maret 2020 saat mereka tengah berlayar di Samudera Pasifik, namun belum diketahui penyakit menular apa yang dimaksud kapten kapal.

"Kapten kapal menjelaskan bahwa keputusan melarung jenazah karena kematian disebabkan penyakit menular dan hal ini berdasarkan persetujuan awak kapal lainnya," kata Judha dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).

Ketika dikonfirmasi, kata Judha klarifikasi Kementerian Luar Negeri China juga menilai tindakan itu sudah sesuai dengan praktik kelautan internasional.

"KBRI Beijing telah menyampaikan nota diplomatik untuk meminta klarifikasi mengenai kasus ini. Dalam penjelasannya, Kemlu RRT menerangkan bahwa pelarungan telah dilakukan sesuai praktek kelautan internasional untuk menjaga kesehatan para awak kapal lainnya," lanjutnya.

Untuk penelusuran lebih lanjut, Kementerian Luar Negeri akan memanggil Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian untuk meminta penjelasan rinci terkait peristiwa keji ini.

Kemenlu bersama kementerian dan lembaga terkait juga telah memanggil manning agency untuk memastikan pemenuhan hak-hak awak kapal WNI.

Pemerintah Indonesia, melalui perwakilan Indonesia di Selandia Baru, China dan Korea Selatan, mengatakan memberi perhatian serius pada permasalahan yang dihadapi para ABK Indonesia di kapal ikan berbendera China Long Xin 605 dan Tian Yu 8, yang beberapa hari lalu berlabuh di Busan, Korsel.

Kedua kapal tersebut membawa 46 awak kapal WNI, dan 15 di antaranya berasal dari Kapal Long Xin 629.

KBRI Seoul berkoordinasi dengan otoritas setempat telah memulangkan 11 awak kapal pada 24 April 2020 sementara 14 awak kapal lainnya akan dipulangkan pada 8 Mei 2020.

KBRI Seoul juga sedang mengupayakan pemulangan jenazah awak kapal berinisial E yang meninggal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KBRI Seoul Berupaya Pulangkan Satu Jenazah ABK WNI Kapal China

KBRI Seoul Berupaya Pulangkan Satu Jenazah ABK WNI Kapal China

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 12:33 WIB

Menteri KKP Berjanji Usut Dugaan Eksploitasi ABK WNI di Kapal China

Menteri KKP Berjanji Usut Dugaan Eksploitasi ABK WNI di Kapal China

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:56 WIB

DPR Desak Kemenlu Usut Tuntas Jasad ABK WNI Dibuang ke Laut

DPR Desak Kemenlu Usut Tuntas Jasad ABK WNI Dibuang ke Laut

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:50 WIB

14 WNI ABK Kapal China Terdampar di Korsel, Bingung Pulang ke Indonesia

14 WNI ABK Kapal China Terdampar di Korsel, Bingung Pulang ke Indonesia

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 22:13 WIB

Jasad 3 WNI ABK Longxing Dibuang ke Laut, Meninggal Dengan Tubuh Membengkak

Jasad 3 WNI ABK Longxing Dibuang ke Laut, Meninggal Dengan Tubuh Membengkak

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 22:00 WIB

Tiba di Tanah Air, 375 ABK MS Carnival Splendor Jalani Karantina di Hotel

Tiba di Tanah Air, 375 ABK MS Carnival Splendor Jalani Karantina di Hotel

News | Kamis, 30 April 2020 | 21:15 WIB

Rabu 29 April, 349 WNI ABK MV Explorer Dream Tiba di Tanjung Priok

Rabu 29 April, 349 WNI ABK MV Explorer Dream Tiba di Tanjung Priok

News | Senin, 27 April 2020 | 18:12 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB