CEK FAKTA: Benarkah Umat Islam di Arab Banyak yang Murtad Gegara Covid-19?

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Jum'at, 08 Mei 2020 | 09:28 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Umat Islam di Arab Banyak yang Murtad Gegara Covid-19?
Unggahan soal umat islam di Arab banyak yang murtad karena covid-19. (turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar klaim yang menyebutkan bahwa banyak umat islam di Arab Saudi yang murtad akibat wabah virus corona baru atau covid-19.

Klaim tersebut muncul dalam sebuah unggahan video YouTube berjudul "Massyaallah pembukaan gereja di Makkah".

Video itu kemudian dibagikan ulang oleh pemilik akun Facebook Rustam Bolaang belum lama ini.

Dalam unggahannya, akun tersebut  menyertakan narasi berbunyi:

"Puji Tuhan, setelah adanya virus Covid-19, Umat Islam Arab banyak yang murtad".

Unggahan soal umat islam di Arab banyak yang murtad karena covid-19. (turnbackhoax.id)
Unggahan soal umat islam di Arab banyak yang murtad karena covid-19. (turnbackhoax.id)

Lantas benarkah umat islam di Arab banyak yang murtad karena covid-19?

Penjelasan

Hasil penelusuran turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, klaim tersebut dipastikan tidak benar.

Sebabnya, sumber menuliskan narasi dengan menyertakan video yang salah dan tidak ada kaitannya dengan wabah virus corona.

Video berjudul "Massyaallah pembukaan gereja di Makkah" ternyata bukan menampilkan kejadian di Makkah melainkan di Abu Dhabi.

Video tersebut menggambarkan sebuah acara di Gereja St Anthony Coptic Orthodox Cathedral di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Bahkan sempat dibagikan oleh sejumlah situs berbahasa Arab seperti kanal YouTube Emirates News Agency.

Media tersebut menamai video itu dengan judul yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi "Gereja Ortodoks Koptik di Abu Dhabi Menghargai Emirates Tengah".

Penjelasan unggahan soal umat islam di Arab banyak yang murtad karena covid-19. (turnbackhoax.id)
Penjelasan unggahan soal umat islam di Arab banyak yang murtad karena covid-19. (turnbackhoax.id)

Begitu juga dengan media albayan.ae yang sempat menerbitkan pemberitaan mengenai acara serupa.

Kala itu, albayan.ae memuat pemberitaan berbahasa Arab yang apabila diterjemahkan menjadi, "Gereja Ortodoks Koptik di Abu Dhabi menghargai metodologi negara tengah. Nahyan bin Mubarak: UEA adalah model konsistensi dan perdamaian".

Kesimpulan

Klaim yang menyebut banyak muslim di Arab banyak yang murtad karena corona adalah hoaks atau palsu.

Faktanya tidak ada kaitan antara narasi dan video yang dibagikan oleh sumber. Maka dari itu, unggahan tersebut masuk dalam kategori False Context.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Dibayangi Pandemi, Ford Bakal Buka Gembok Pabrik 10 Hari Lagi

Masih Dibayangi Pandemi, Ford Bakal Buka Gembok Pabrik 10 Hari Lagi

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2020 | 09:15 WIB

Merasa Lebih Lelah saat WFH? Ini 4 Sebabnya!

Merasa Lebih Lelah saat WFH? Ini 4 Sebabnya!

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 09:12 WIB

Pengawal Donald Trump Dinyatakan Positif Corona

Pengawal Donald Trump Dinyatakan Positif Corona

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 08:13 WIB

Pemudik Dikarantina Sementara di GOR Tawangalun

Pemudik Dikarantina Sementara di GOR Tawangalun

Foto | Jum'at, 08 Mei 2020 | 08:15 WIB

Orang Kulit Hitam 4 Kali Lebih Mungkin Meninggal Akibat Covid-19

Orang Kulit Hitam 4 Kali Lebih Mungkin Meninggal Akibat Covid-19

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 08:40 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB