Gara-gara Marbot Masjid Terjangkit Corona, 19 Jemaah Terpaksa Diisolasi

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2020 | 11:50 WIB
Gara-gara Marbot Masjid Terjangkit Corona, 19 Jemaah Terpaksa Diisolasi
Sebanyak 19 orang jemaah masjid Ruhul Jadid menjadi ODP dan harus menjalani karantina di Rusunawa Tanjunguncang. (Foto: Yude/Batamnews)

Suara.com - Sebanyak 19 jemaah Masjid Ruhul Jadid, Komplek Taman Raya V, Batam Kota terpaksa harus menjalani isolasi di Rusunawa Tanjunguncang karena dianggap sempat berkontak langsung dengan marbot masjid yang dinyatakan positif Corona (Covid-19).

Meski sudah ada seruan dari pemerintah untuk beribadah di rumah, sejumlah warga di sana tetap melaksanakan salat berjemaah di masjid tersebut.

"Kasus nomor 34 ini adalah seorang marbot (garin) di Masjid Ruhul Jadid, sehingga para warga ini sudah otomatis melakukan kontak langsung dengan marbot tersebut," kata Camat Batam Kota, Aditya Guntur Nugraha seperti diberitakan Batamnews.co.id--jaringan Suara.com.

Proses penjemputan 19 orang itu berjalan lancar, meski ada beberapa yang sempat menolak karena alasan tertentu. Namun setelah mendapat penjelasan dari kecamatan, mereka akhirnya mau untuk dikarantina.

Aditya menjelaskan, ke 19 orang ini sudah melakukan rapid test dan swab. Untuk rapid test, hasilnya nonreaktif. Sedangkan untuk test swab masih menunggu keluar hasilnya.

“Karena belum ada jaminan untuk mereka, maka harus melakukan karantina mandiri. Makanya sambil menunggu hasil swab, kami pertimbangkan bawa ke Tanjunguncang,” ujar Aditya.

Untuk keluarga yang ditinggalkan selama masa karantina, Aditya sudah meminta perangkat RT untuk mendata dan terus menghimpun informasi terkait apa yang dibutuhkan keluarga mereka.

“Yang jelas kami dari pemerintah, TNI dan Polri akan terus memonitor warga kami. Baik kebutuhan dasarnya, maupun kebutuhan-kebutuhan lainnya,” tutur Aditya.

"Jangan ada warga yang memakai pemahamannya sendiri terhadap wabah ini. Karena kita tidak tahu, apakah memang badan kita ini sehat. Jadi yang haris kita pahami, bahwa ini bukan aib. Ini adalah suatu hal yang wajib kita selesaikan bersama. Yang paling bahaya itu adalah penyebarannya, penyebarannya yang sangat cepat itu yang harus kita pahami."

Petugas yang datang menjemput memberikan dukungan moral kepada 19 warga yang akan di karantina itu. Bahkan di dalam bus yang digunakan untuk menjemput, para warga yang akan dikarantina saling memberikan semangat satu sama lain.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Longgarkan Transportasi, DPR: Waspada Gelombang II Virus Corona

Pemerintah Longgarkan Transportasi, DPR: Waspada Gelombang II Virus Corona

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 11:46 WIB

Tak Tegas dan Bikin Rakyat Bingung, DPR Sebut Menhub Banyak Beretorika

Tak Tegas dan Bikin Rakyat Bingung, DPR Sebut Menhub Banyak Beretorika

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 11:09 WIB

Tolak Pemakaman Pasien Corona, Warga Bentrok Lempari Polisi Pakai Batu

Tolak Pemakaman Pasien Corona, Warga Bentrok Lempari Polisi Pakai Batu

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 10:28 WIB

Jauh-jauh Sampai Gresik, 2 Bus Bawa Puluhan Pemudik Disuruh Balik Jakarta

Jauh-jauh Sampai Gresik, 2 Bus Bawa Puluhan Pemudik Disuruh Balik Jakarta

Jatim | Jum'at, 08 Mei 2020 | 09:45 WIB

Pengalaman Suara.com Menghubungi Travel Gelap yang Jamin Lolos Bawa Pemudik

Pengalaman Suara.com Menghubungi Travel Gelap yang Jamin Lolos Bawa Pemudik

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 23:04 WIB

Pandemi Corona Jadi Peluang Media Kembali ke Khitahnya

Pandemi Corona Jadi Peluang Media Kembali ke Khitahnya

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 22:58 WIB

Tarif Rp 500 Ribu Bisa Lolos Mudik, Jurus Sopir Travel Gelap Kelabui Polisi

Tarif Rp 500 Ribu Bisa Lolos Mudik, Jurus Sopir Travel Gelap Kelabui Polisi

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 21:23 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB