Arab Saudi Pasang Gerbang Sterilisasi di Masjidil Haram dan Nabawi

Bangun Santoso

Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:16 WIB
Arab Saudi Pasang Gerbang Sterilisasi di Masjidil Haram dan Nabawi
Otoritas Arab Saudi memasang gerbang sterilisasi di pintu Masjidil Haram Mekkah dan Masjid Nabawi Madinah guna menahan laju penyebaran virus corona. (Handout Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi Saudi)

Suara.com - Pemerintah Arab Saudi telah memasang “gerbang sterilisasi diri” di pintu masuk Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah awal bulan ini, dalam upaya memerangi penyebaran virus corona baru.

Berdasarkan keterangan tertulis Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi Saudi, Jumat (8/5/2020), langkah itu adalah bagian dari inisiatif “Bersama-sama Menjaga” yang dilakukan pemerintah sejak pandemi menghantam kerajaan itu.

Presidensi Umum untuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meresmikan portal canggih, yang mensterilkan orang dengan semprotan antiseptik dan dilengkapi dengan kamera termal untuk mendeteksi suhu dari jarak enam meter dan layar pintar untuk membaca suhu. Layar itu dapat membaca suhu beberapa orang secara bersamaan.

Semua pekerja di kedua masjid akan diminta untuk melewati gerbang sebelum memasuki kompleks dan sistem itu sendiri akan disterilkan secara berkala, menurut keterangan tersebut.

Arab Saudi telah mulai melonggarkan aturan penguncian secara perlahan sejak akhir April lalu, yang ditandai dengan pembukaan kembali toko ritel dan pusat perbelanjaan bagi publik dari pukul 09.00 hingga 17.00 waktu setempat.

Meski demikian, protokol kesehatan lengkap masih diberlakukan, salah satunya melalui pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk mal dan keharusan menjaga jarak fisik.

Pelonggaran aturan penguncian dimungkinkan karena Kementerian Kesehatan Saudi telah melacak dan mengobati penyakit akibat virus corona melalui teknik pengujian virus yang beragam, demikian dilaporkan Arab News.

Lembaga statistik independen Worldometer mencatat total kasus virus corona di Arab Saudi hingga 8 Mei 2020 mencapai 33.731 dengan 219 kematian dan 7.798 pasien dinyatakan sembuh.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes: Pendapatan Rumah Sakit Menurun Akibat Corona

Kemenkes: Pendapatan Rumah Sakit Menurun Akibat Corona

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:14 WIB

Sejumlah Warga AS Sengaja Gelar Pesta Covid-19 Agar Terinfeksi Corona

Sejumlah Warga AS Sengaja Gelar Pesta Covid-19 Agar Terinfeksi Corona

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:07 WIB

Nekat Satroni Rumah Pasien Corona, Komplotan Maling Raup Puluhan Juta

Nekat Satroni Rumah Pasien Corona, Komplotan Maling Raup Puluhan Juta

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 12:16 WIB

Makin Banyak, Korban Tewas karena Virus Corona di AS Tembus 75 Ribu

Makin Banyak, Korban Tewas karena Virus Corona di AS Tembus 75 Ribu

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 12:10 WIB

Tesla Kembali Hentikan Aktivitas Pabriknya di China, Kurang Suku Cadang?

Tesla Kembali Hentikan Aktivitas Pabriknya di China, Kurang Suku Cadang?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2020 | 12:05 WIB

Gara-gara Marbot Masjid Terjangkit Corona, 19 Jemaah Terpaksa Diisolasi

Gara-gara Marbot Masjid Terjangkit Corona, 19 Jemaah Terpaksa Diisolasi

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 11:50 WIB

Psikolog Jelaskan Alasan Orang Masih Bandel Tidak Pakai Masker

Psikolog Jelaskan Alasan Orang Masih Bandel Tidak Pakai Masker

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 12:11 WIB

Terkini

Di Jombang, Prabowo Bicara Soal Alasan Pemerintahan Butuh Stabilitas

Di Jombang, Prabowo Bicara Soal Alasan Pemerintahan Butuh Stabilitas

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Kinerja Makin Solid, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun Sambil Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kinerja Makin Solid, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun Sambil Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:52 WIB

Purbaya: Sebagian Masyarakat Suka Program MBG, Banyak Sekolah Minta Kebagian

Purbaya: Sebagian Masyarakat Suka Program MBG, Banyak Sekolah Minta Kebagian

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen

Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:48 WIB

BRI Terus Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan, Laba Tembus Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

BRI Terus Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan, Laba Tembus Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Beli Merchandise National Geographic Dapat Diskon 10% Pakai BRI, Klaim di Sini

Beli Merchandise National Geographic Dapat Diskon 10% Pakai BRI, Klaim di Sini

Bri | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Dari Coffee Shop ke Tempat Sampah, Bagaimana Perjalanan Gelas Kopi Setelah Dipakai?

Dari Coffee Shop ke Tempat Sampah, Bagaimana Perjalanan Gelas Kopi Setelah Dipakai?

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Gara-gara Pengisi Daya Ponsel, Begini Kronologi Kebakaran Kantor Grib Jaya

Gara-gara Pengisi Daya Ponsel, Begini Kronologi Kebakaran Kantor Grib Jaya

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Metodologi BPS Jadul, DPR Minta Data Desil Bansos Dievaluasi!

Metodologi BPS Jadul, DPR Minta Data Desil Bansos Dievaluasi!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:40 WIB

×