Dua Hari Hujan Deras Guyur Aceh Besar, 1.193 Rumah Warga Terendam Banjir

Chandra Iswinarno | Suara.com

Sabtu, 09 Mei 2020 | 19:49 WIB
Dua Hari Hujan Deras Guyur Aceh Besar, 1.193 Rumah Warga Terendam Banjir
Banjri di Aceh Besar. [Antara]

Suara.com - Sebanyak 1.193 rumah yang ada di Aceh Besar terendam banjir akibat luapan air sungai, setelah diguyur hujan deras yang terjadi sejak Kamis (7/5/2020).

"Banjir di sejumlah ruas jalan dan ribuan rumah warga yang terendam banjir dikarenakan air hujan yang turun sangat deras. Namun demikian, masyarakat harus tetap waspada," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Sunawardi seperti dilansir Antara di Banda Aceh pada Sabtu (9/5/2020).

Kondisi terkini, kata dia, debit air sudah mulai surut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun ratusan warga terpaksa harus mengungsi akibat rumah mereka masih terendam air setinggi hampir satu meter.

Ia menambahkan, data itu merupakan data sementara, dan petugas BPBD Aceh Besar terus melakukan pendataan, penanganan, serta melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir.

"Saat ini korban mengungsi ada di dua titik, yakni di SD Garot Kecamatan Darul Imarah sebanyak 115 kepala keluarga atau 345 jiwa dan di SD Makhad komplek perumahan Lampasie Eungking 30 kepala keluarga," katanya.

Sementara itu, Ketua PKK Desa Garot Aceh Besar Cut Mutia Miranda mengatakan warganya yang telah mengungsi akibat banjir di tengah puasa Ramadhan itu sekitar 500 jiwa lebih.

Tempat pengungsian warga terpusat di SD Garot, namun ada juga beberapa warga yang memilih untuk mengungsi di mushalla dan tempat saudara atau rumah warga lain yang aman, karena tidak mencukupi kalau semua di sekolah.

"InsyaAllah banyak pihak membantu, dari dinas sosial, ibu gubernur tadi pagi datang, bupati, berbagai macam pihak, untuk meringankan beban warga. Alhamdulillah sudah diserahkan kepada yang berhak menerima," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Ikut Rendam Situs Sejarah Putroe Phang

Banjir Ikut Rendam Situs Sejarah Putroe Phang

Foto | Sabtu, 09 Mei 2020 | 17:15 WIB

Banjir Bandang Cilegon, Disebut-sebut yang Terparah Sejak 33 Tahun Terakhir

Banjir Bandang Cilegon, Disebut-sebut yang Terparah Sejak 33 Tahun Terakhir

Banten | Rabu, 06 Mei 2020 | 04:30 WIB

BPBD Banten Sebut Tiga Faktor Ini Jadi Penyebab Banjir Bandang Cilegon

BPBD Banten Sebut Tiga Faktor Ini Jadi Penyebab Banjir Bandang Cilegon

Banten | Selasa, 05 Mei 2020 | 20:30 WIB

Setelah Banjir Bandang Cilegon, Warga Gerem Butuh Bantuan Ekskavator

Setelah Banjir Bandang Cilegon, Warga Gerem Butuh Bantuan Ekskavator

Banten | Selasa, 05 Mei 2020 | 20:12 WIB

Belum Usai Corona, Banjir Rendam Ratusan Hunian dan Rumah Sakit di Cilegon

Belum Usai Corona, Banjir Rendam Ratusan Hunian dan Rumah Sakit di Cilegon

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 05:20 WIB

Terkini

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB