Atasi Kebakaran Gambut, BPBA Turunkan Alat Berat

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 04 Maret 2019 | 13:15 WIB
Atasi Kebakaran Gambut, BPBA Turunkan Alat Berat
Ilustrasi kebakaran hutan. (Antara)

Suara.com - Suara.com - Satu alat berat dikerahkan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) untuk membantu pemadaman kebakaran lahan gambut kering seluas 10 hektare yang terjadi di dua gampong (desa) di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

"Satu unit ekskavator, kita turunkan untuk melokalisir lahan yang terbakar," kata Kepala Pelaksana BPBA Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Senin (4/3/2019).

Alat berat tersebut, jelas Dadek, digunakan untuk memisahkan di lahan gambut yang terbakar, karena kobaran apinya sangat rentan menyambar lahan gambut kering akibat terbawa embusan angin.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nagan Raya juga mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan empat unit mesin pompa air dengan melibatkan 200 orang personel gabungan di lahan tersebut.

Hingga akhir pekan lalu, tim gabungan baru memadamkan secara total di Dusun Paya Ie Tajam, Gampong Gunong Reubo, Kecamatan Kuala. Sedangkan di Gampong Kuala Tadu, Kecamatan Tadu Raya, titik api baru bisa dipadamkan sekitar 80 persen.

"Di Gampong Kuala Tadu, ada sekitar 20 persen lagi masih terbakar. Untuk luas lahan yang terbakar di desa ini sekitar lima hektare lebih, dan tim gabungan telah melakukan pemadaman secara besar-besaran," katanya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Meulaboh-Nagan Raya memastikan, bahwa dampak kebakaran lahan di wilayah setempat belum sampai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya.

"Belum ada keluhan dari pihak maskapai atau pilot, sejauh ini penerbangannya masih normal," kata prakirawan Stasiun BMKG Bandar Udara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Yoga Alma'ruf.

Saat ini, jarak pandang di landasan pacu bandara setempat masih normal dan belum mengganggu jarak pandang untuk pendaratan maupun lepas landas.

Lebih lanjut, Yoga mengatakan kondisi cuaca di Bandar Udara Cut Nyak Dhien saat ini cerah dengan kecepatan embusan angin rerata maksimal 35 kilometer per jam dan suhu udara di darat berkisar antara 24-30 derajat Celcius. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Dorong Diplomasi Jerman Atasi Larangan Impor Minyak Kelapa Sawit

DPR Dorong Diplomasi Jerman Atasi Larangan Impor Minyak Kelapa Sawit

DPR | Kamis, 28 Februari 2019 | 14:54 WIB

Dikepung Asap Kebakaran Hutan, Satu SD di Riau Libur Mendadak

Dikepung Asap Kebakaran Hutan, Satu SD di Riau Libur Mendadak

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 13:10 WIB

Ribuan Warga Riau Sakit Akibat Terpapar Asap Kebakaran Hutan

Ribuan Warga Riau Sakit Akibat Terpapar Asap Kebakaran Hutan

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 10:21 WIB

Dampak Kebakaran Hutan Bagi Kesehatan, Asma Hingga Cacat Janin

Dampak Kebakaran Hutan Bagi Kesehatan, Asma Hingga Cacat Janin

Health | Selasa, 26 Februari 2019 | 09:12 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Tembus 1.136 Hektare

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Tembus 1.136 Hektare

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 09:03 WIB

Terkini

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:16 WIB

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:50 WIB

Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:37 WIB

Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana

Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:30 WIB

SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?

SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:00 WIB

Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa

Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:40 WIB

Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini

Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:33 WIB

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:10 WIB

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:58 WIB