Diduga Jadi Predator Seksual, Muncul Petisi Cabut Beasiswa Ibrahim Malik

Reza Gunadha | Ruhaeni Intan | Suara.com

Senin, 11 Mei 2020 | 13:58 WIB
Diduga Jadi Predator Seksual, Muncul Petisi Cabut Beasiswa Ibrahim Malik
Ilustrasi pelecehan seksual (Pixabay).

Suara.com - Terduga pelaku pelecehan seksual Ibrahim Malik, mendapatkan desakan dari publik terkait tuduhan yang menimpanya. Direktur Australia Awards Indonesia (AAI) diminta untuk mencabut beasiswa yang telah diberikan kepada Ibrahim Malik.

Terduga selama ini dikenal sebagai mahasiswa berprestasi. Ia adalah alumnus Arsitektur UII yang saat ini tengah melanjutkan studi S2 Master of Urban Planning di University of Melbourne berkat beasiswa dari AAI.

Petisi yang digalang oleh Komunitas Peduli Perempuan itu tayang di situs change.org dan hingga saat ini telah ditandatangani oleh lebih dari 8000 orang.

Dalam petisi tersebut, publik menuntut agar status beasiswa Ibrahim Malik dicabut karena dinilai telah melanggar kode etik penerima beasiswa dari pemerintah Australia.

"Dugaan tindakan pelecehan seksual pelaku sangat tidak sejalan dengan standar pencegahan eksploitasi, pelecehan dan kekerasan seksual yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia," demikian penggalan tuntutan yang tertulis dalam petisi.

Tindak pelecehan yang diduga dilakukan oleh Ibrahim Malik dinilai telah melanggar kontrak beasiswa dari AAI.

"Dalam kontrak pemberi serta penerima beasiswa pada pasal 11.1 huruf f disebutkan bahwa 'Australia Awards berhak melakukan penghentian beasiswa apabila penerima beasiswa melakukan tindakan yang melampaui batas yang dapat diterima di Australia'," tulisnya.

Berdasarkan rilis dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, Ibrahim Malik diduga melakukan pelecehan seksual kepada sejumlah perempuan. Korbannya saat ini telah mencapai 30 orang.

Modus pelecehan seksual yang dilakukan beragam, mulai dari sex chat, video sex, kekerasan fisik, kekerasan verbal, pelecehan seksual langsung tanpa intercourse, percobaan perkosaan hingga ejakulasi di luar alat kelamin korban.

Akibat ulahnya, para korban saat ini menderita trauma psikis dan sedang didampingi oleh psikolog dari Universitas Islam Indonesia (UII).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alumnus UII Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Bantah Semua Tuduhan

Alumnus UII Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Bantah Semua Tuduhan

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 17:48 WIB

Pengakuan Dua Korban Dugaan Pelecehan Seksual Alumnus UII di Melbourne

Pengakuan Dua Korban Dugaan Pelecehan Seksual Alumnus UII di Melbourne

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 17:16 WIB

Studi: Pendidikan Seks Dapat Mencegah Pelecehan Seksual di Kampus

Studi: Pendidikan Seks Dapat Mencegah Pelecehan Seksual di Kampus

Health | Sabtu, 09 Mei 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:45 WIB

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:34 WIB

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:22 WIB

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:21 WIB

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:19 WIB

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB