Klaster Klab Malam Korsel: Pria Positif Corona Berpesta Bareng 7.200 Orang

Rendy Adrikni Sadikin, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 12 Mei 2020 | 11:23 WIB
Klaster Klab Malam Korsel: Pria Positif Corona Berpesta Bareng 7.200 Orang

Suara.com - Langkah pemerintah Korea Selatan melonggarkan lockdown pada Rabu (6/5) lalu, malah berujung pada munculnya klaster virus corona baru di negara tersebut.

Klaster Covid-19 baru ini terdeteksi di klub-klub malam yang ada di Seoul, setelah seorang pria Korsel yang menyambangi lima klub malam di Itaewon, dinyatakan terinfeksi virus corona akhir pekan lalu.

Menyadur Vox, pria berusia 29 tahun ini telah berpesta dengan 7.200 orang di klub-klub yang ia datangi. Hingga Senin (11/5), 29 dari 35 kasus baru di Korsel, berasal dari klaster klub malam.

Akibatnya, walikota Seoul Park Won-soon pada Sabtu (9/5), memutuskan untuk kembali melakukan penutupan sementara semua klub dan restoran.

"Kecerobohan dapat menyebabkan lonjakan infeksi," kata Park Won-soon,

Guna menekan lonjakan gelombang kedua, pihak pemerintah Seoul telah meminta para pengunjung klub-klub malam Seoul untuk secara sukarela melakukan tes.

Pun otoritas berwenang telah memegang data berisi 5.500 nama orang yang mengunjungi klub malam yang sama dengan pasien pertama klaster klub malam.

Namun hingga Senin (11/5), baru 2.400 orang yang telah melakukan tes. Hal ini menurut Won-soon, menjadikan kondisi pencegahan semakin sulit.

Won-soon juga menyebut pihaknya akan menerapkan denda bagi pengunjung klub malam yang tidak segera melakukan uji tes.

baca juga

"Mereka yang tidak mau melakukan uji tes, akan dikenai denda sekitar 1.600 dolar AS atau setara dengan Rp 23,9 juta," ujar Won-soon pada konferensi pers.

"Jika Seoul jatuh, begitu pula dengan seluruh Korea Selatan," imbuh Won-soon.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Sementara, rangkaian infeksi di klub malam ini ternyata menimbulkan permasalah lain setelah terkait privasi identitas dan informasi para pasien Covid-19, terutama bagi mereka yang berasal dari kelompok LGBTQ.

Klub-klub di Itaewon memang dikenal melayani pelanggan dari komunitas LGBTQ. Hal ini dikhawatirkan dapat menimbulkan diskriminasi bagi kelompok tersebut.

Berdasarkan laporan Washington Post, ujaran kebencian soal infeksi klaster Itaewon telah menjamur di media sosial.

Bahkan, beberapa media lokal Korsel disebutkan mengidentifikasi klub malam di Itaewon ini sebagai 'klub gay'. Kata 'gay' dan 'Itaewon corona' pun populer di situs pencarian Korsel, Naver, mengutip Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Homofobia Jadi Hambatan Korea Selatan Perangi Covid-19

Homofobia Jadi Hambatan Korea Selatan Perangi Covid-19

News | Senin, 11 Mei 2020 | 16:04 WIB

Longgarkan Lockdown, Korsel Temukan Klaster Baru Covid-19 di Klub Malam

Longgarkan Lockdown, Korsel Temukan Klaster Baru Covid-19 di Klub Malam

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 10:58 WIB

Sebelum Pulang ke RI, 14 ABK Terdampar di Korsel Jalani Karantina Covid-19

Sebelum Pulang ke RI, 14 ABK Terdampar di Korsel Jalani Karantina Covid-19

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 18:33 WIB

Terkini

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:20 WIB

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

Senja yang Meminjam Fajar

Senja yang Meminjam Fajar

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:00 WIB

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:57 WIB

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:50 WIB

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 19:40 WIB

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:35 WIB

×