Homofobia Jadi Hambatan Korea Selatan Perangi Covid-19

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Senin, 11 Mei 2020 | 16:04 WIB
Homofobia Jadi Hambatan Korea Selatan Perangi Covid-19
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Korea Selatan dihadapkan dengan masalah baru dalam upaya memerangi pandemi virus Corona. Homofobia telah menghambat strategi pengetesan masal yang dalam beberapa bulan terakhir terbukti efektif.

Menyadur dari BNN Bloomberg, Korea Selatan menggunakan strategi tes Covid-19 masal tanpa lockdown untuk memutus rantai penyebaran virus Corona.

Strategi itu terbukti efektif di mana pihak berwenang mampu dengan cepat mengidentifikasi orang-orang yang terinfeksi Covid-19 untuk segera melakukan isolasi.

Di akhir April 2020, jumlah kasus infeksi virus Corona di ibukota Seoul bahkan turun drastis. Jumlah infeksi harian terkadang mampu menyentuh angka nol kasus.

Namun, lonjakan infeksi Covid-19 mulai muncul kembali. Dilaporkan The Straits Time, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) menemukan 34 kasus infeksi baru pada Minggu (10/5/2020).

Klub-klub gay di pusat Seoul disebut-sebut menjadi kluster infeksi. Tim medis setempat berusaha melacak lebih dari 5.500 orang yang mengunjungi bar antara 24 April dan 6 Mei.

Ilustrasi Covid-19 (Unsplash/Adam Niescioruk)
Ilustrasi Covid-19 (Unsplash/Adam Niescioruk)

Namun, homophobia atau pandangan negatif tehadap kelompok homoseksual membuat para pejabat kesehatan kesulitan melakukan tracking. Orang-orang itu enggan teridentifikasi.

Dilaporkan BNN Bloomberg, setengah dari 5.500 orang yang mendatangi bar gagal terlacak, sementara infeksi yang terkait dengan klub-klub gay tersebut terus meluas.

Menurut jajak pendapat Gallup 2017, 58% orang Korea menentang pernikahan sesama jenis. Pandangan itu diperkuat Presiden Moon Jae-in yang menjadikan hal itu sebagai bagian dari kampanyenya.

baca juga

"Ada tingkat diskriminasi dan permusuhan yang cukup besar terhadap homoseksualitas," kata Kwak Hye-weon, seorang profesor di Universitas Daekyeung dikutip dari BNN Bloomberg, Senin (11/5/2020).

"Hal itu membuat orang-orang yang terinfeksi (di klub-klub gay) lebih mungkin enggan menampakan diri secara sukarela demi mengikuti tes Covid-19."

Pejabat kesehatan Korea Selatan disebut telah berjanji tidak akan meminta atau mengungkapkan terlalu banyak informasi pribadi apabila pengunjung klub-klub itu mau diperiksa.

Demi mengurangi keengganan mengikuti tes, pemerintah Korea Selatan berjanji tak akan menanyakan orang-orang terkait lokasi mana yang sempat mereka kunjungi.

“Tidak perlu menentukan klub yang mereka kunjungi. Katakan saja kamu berada di distrik yang sama dan ingin diuji, gratis," kata Yoon Tae-ho, direktur jenderal untuk kebijakan kesehatan masyarakat di Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jepang Berencana Akhiri Status Darurat Nasional di Beberapa Wilayah

Jepang Berencana Akhiri Status Darurat Nasional di Beberapa Wilayah

News | Senin, 11 Mei 2020 | 15:48 WIB

Penelitian Ungkap Virus Corona Sebenarnya Sudah Lama Ada di Indonesia

Penelitian Ungkap Virus Corona Sebenarnya Sudah Lama Ada di Indonesia

News | Senin, 11 Mei 2020 | 15:34 WIB

Covid-19 Bisa Sebabkan Sindrom Peradangan Langka pada Anak, Ini Gejalanya!

Covid-19 Bisa Sebabkan Sindrom Peradangan Langka pada Anak, Ini Gejalanya!

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×