Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

Terungkap Desas-Desus Nama Kristiani Didi Kempot dan Dimakamkan Pakai Jas

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Terungkap Desas-Desus Nama Kristiani Didi Kempot dan Dimakamkan Pakai Jas
Didi Kempot saat menghibur para sobat ambyar di Panggung Big Bang Festival Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/12) malam. [Suara.com/Alfian Winanto]

Beredar kabar Didi Kempot memiliki nama kristiani hingga dimakamkan dengan menggunakan jas

Suara.com - Sepekan sudah kepergian musisi Campursari Didi Kempot untuk selamanya. Meski demikian, desas-desus mengenai prosesi pemakaman hingga nama asli Didi Kempot masih menjadi pertanyaan khalayak publik.

Tak sedikit pula orang yang penasaran dengan agama yang dianut oleh The Godfather of Broken Heart itu. Mereka terus mengulik kehidupan pribadi pelantun Banyu Langit itu.

Dimakamkan secara Islam

Beredar kabar Didi Kempot dimakamkan dengan tata cara Kristiani. Bahkan beredar pula foto yang diyakini sebagai Didi Kempot terbujur kaku di dalam peti mati dengan mengenakan jas.

Menanggapi isu yang beredar terseut, pendakwah Gus Miftah menegaskan agama yang dianut oleh Didi Kempot adalah agama Islam. Didi Kempot yang dimakamkan pada 5 Mei itu sesuai dengan syariat Islam.

Hal senada juga disampaikan oleh asisten Didi Kempot, Benny yang menegaskan Didi Kempot dimakamkan dengan cara dikafani, bukan menggunakan jas seperti dalam foto yang beredar luas di media sosial.

"Saya di lokasi pemakaman dan melihat sendiri kalau Didi Kempot dikafani, bukan pakai jas. Itu jelas-jelas hoaks," tegasnya dikutip Solopos.com -- jaringan Suara.com beberapa waktu lalu.

Kerabat meratapi pusara almarhum penyanyi campursari Dionisius Prasetyo atau Didi Kempot sesuasi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Majasem, Ngawi, Jawa Timur, Selasa (5/5). [ANTARA FOTO/Joni Pratama]
Kerabat meratapi pusara almarhum penyanyi campursari Dionisius Prasetyo atau Didi Kempot sesuasi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Majasem, Ngawi, Jawa Timur, Selasa (5/5). [ANTARA FOTO/Joni Pratama]

Bukan mualaf

Dalam beberapa pemberitaan, beredar kabar Didi Kempot merupakan seorang mualaf. Ia dikabarkan baru memeluk agama Islam setelah menikah dengan istri keduanya, Yan Vellia pada 1997.

Namun, isu tersebut langsung dibantah oleh Yan. Ia memastikan sang suami sudah memeluk agama Islam sejak ia lahir.

"Mas Didi terlahir muslim," kata Yan dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com.

Tak ada nama kristiani

Tak hanya soal agama yang dianut Didi, beredar pula nama Kristiani yang diklaim merupakan nama Didi Kempot yang asli, yakni Dionisius Prasetyo. Seperti dikuetahui, nama Dionisius adalah nama awam yang digunakan oleh penganut Kristiani.

Tak heran, munculnya nama tersebut membuat publik berspekulasi mengenai agama yang dianut oleh Didi Kempot.

Adik Didi Kempot, Eko Gudel menegaskan sang kakak tidak memiliki embel-embel nama Dionisius. Nama asli Didi Kempot adalah Didik Prasetyo, tanpa embel-embel Dionisius.

Portrait penyanyi campursari Didi Kempot di salah satu hotel di Kemayoran, Jakarta.
Portrait penyanyi campursari Didi Kempot di salah satu hotel di Kemayoran, Jakarta.

"Saya ingin menjelaskan nama asli Didi Kempot itu Didik Prasetyo bukan Dionisius Prasetyo. Saya tidak tahu itu nama dari mana, yang jelas itu salah. Hoaks," ungkapnya.

Bantahan juga disampaikan oleh Yan, istri Didi Kempot. Bahkan, Yan juga bercerita sebelum wafat Didi Kempot merasa heran dengan kemunculan nama tersebut.

Terlebih, banyak pelayat yang juga terkecoh dengan nama tersebut. Tak sedikit karangan bunga yang dituliskan dengan nama Dionisius.

"Nama hanya satu dari Bapak Ibu Didik Prasetyo, nggak ada nama lain," ungkap Yan.

"eliau bilang aku enggak tahu itu nama dari mana, kata beliau sebelum wafat dulu. Saya juga heran karena karangan bunga juga banyak menggunakan nama tersebut," imbuhnya.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS