Antisipasi Gelombang Kedua Penyebaran Corona, Warga Wuhan Bakal Jalani Tes

Syaiful Rachman | Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 12 Mei 2020 | 19:48 WIB
Antisipasi Gelombang Kedua Penyebaran Corona, Warga Wuhan Bakal Jalani Tes
Sejumlah calon penumpang mengantre di Staisun Hankou, Kota Wuhan sesaat setelah status lockdown dicabut. (Foto: AFP)

Suara.com - Pemerintah China dikabarkan bakal melakukan tes virus Corona kepada semua warga Wuhan yang berjumlah sekitar 11 juta orang. Langkah tersebut dinilai penting oleh pemerintah untuk mengantisipasi gelombang kedua pandemi Covid-19.

Pengujian Covid-19 bagi warga Wuhan tersebut akan menggunakan metode nucleic acid test (NAT) dengan estimasi 10 hari kerja. Setiap kabupaten pun telah diminta untuk menyerahkan rencana pengujian terperinci pada Selasa (12/5/2020).

"Kita harus dengan tegas mewaspadai risiko kemunculan kembali (virus Corona)," kata otoritas kesehatan Wuhan seperti dikutip  The Telegraph, Selasa (12/5/2020).

Sebagaimana diketahui, Wuhan tercatat sebagai tempat munculnya virus corona pertama kali. Dengan penanganan yang dilakukan pemerintah China, penyebaran virus corona di kota Wuhan perlahan-lahan berhasil ditekan ke angka paling rendah.

Sejak 3 April, Wuhan bahkan tak lagi mencatatkan kasus infeksi baru dan sempat diklaim bebas Covid-19 setelah pasien terakhir di pulangkan pada Minggu, 26 April lalu.

Para calon penumpang beramai-ramai keluar dari Kota Wuhan di Bandara Tianhe setelah status lockdown dicabut.(Foto: AFP)
Para calon penumpang beramai-ramai keluar dari Kota Wuhan di Bandara Tianhe setelah status lockdown dicabut.(Foto: AFP)

Namun, berselang 35 hari sejak 3 April, salah satu kota terpadat di China itu kembali mencatatkan kasus infeksi Covid-19. Pada 7 Mei, 11 orang dinyatakan positif virus corona.

Pada Senin (11/5/2020), otoritas kota Wuhan kembali melaporkan kasus baru infeksi virus Corona. Lima orang, yang tinggal di kluster atau pemukiman yang sama, dikabarkan positif Covid-19.

The Telegraph melaporkan, semua kasus baru virus corona di Wuhan diklasifikasikan sebagai pasien tanpa gejala dan ditakutkan menulari orang lain tanpa menunjukan tanda-tanda klinis.

Fakta tersebut membuat pemerintah China kembali meningkatkan kewaspadaan akan ancaman  gelombang kedua wabah virus corona di Wuhan yang mungkin saja terjadi.

Sejak kebijakan lockdown di cabut pada 8 April 2020, otoritas kesehatan China terus memonitor pergerakan warga Wuhan. Sejauh ini, sebanyak 47 ribu orang telah menjalani tes.

Merujuk data Worldometers.info, Selasa (12/5/2020), China secara keseluruhan mencatatkan 82.919 kasus positif dengan jumlah korban meninggal menembus angka 4.633 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meninggal di Masjid, Lelaki 65 Tahun Dievakuasi Tim Medis Virus Corona

Meninggal di Masjid, Lelaki 65 Tahun Dievakuasi Tim Medis Virus Corona

Jatim | Selasa, 12 Mei 2020 | 17:17 WIB

Pengurus Masjid Hilang Pemasukan saat PSBB: Biar Allah Cukupi di Akhirat

Pengurus Masjid Hilang Pemasukan saat PSBB: Biar Allah Cukupi di Akhirat

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 17:05 WIB

Begini Kondisi Sepatu dan Tas di Toko-toko Mal karena Tutup akibat Corona

Begini Kondisi Sepatu dan Tas di Toko-toko Mal karena Tutup akibat Corona

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 15:16 WIB

Terkini

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:41 WIB

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:27 WIB

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:02 WIB

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:57 WIB

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:52 WIB

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:48 WIB

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:43 WIB

Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah

Terungkap! Ini Alasan KPK Jadikan Yaqut Tahanan Rumah

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:39 WIB

Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz

Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:30 WIB