Brazil Catatakan Jumlah Kematian Tertinggi Akibat Covid-19, Total 12.400

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 13 Mei 2020 | 18:47 WIB
Brazil Catatakan Jumlah Kematian Tertinggi Akibat Covid-19, Total 12.400
Ilustrasi pasien dalam keadaan koma. [Shutterstok]

Suara.com - Brazil mencatatkan kasus kematian tertinggi akibat virus corona. Menurut badan kesehatan setempat, angka tersebut merupakan tertinggi selama ini.

Menyadur BBC News, sebanyak 881 kasus kematian tercatat pada Selasa (12/05) sehingga totalnya menjadi 12.400 kasus kematian akibat virus corona.

Dengan catatan tersebut sekaligus menempatkan Brasil, yang merupakan pusat wabah Amerika Latin, menempati urutan ketujuh sebagai negara dengan jumlah korban paling banyak di dunia.

Para ahli beranggapan bahwa angka tersebut bisa jauh lebih tinggi jika pengujian Covid-19 di negara tersebut diperbanyak dari yang saat ini sudah dilakukan.

"Brasil hanya menguji orang-orang yang berada di rumah sakit," ujar Domingo Alves dari Universitas Medical School Sao Paulo mengatakan kepada kantor berita AFP.

"Sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi berdasarkan data yang tersedia. Kami tidak memiliki kebijakan nyata untuk mengelola wabah ini" tambahnya.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro saat di kediaman presiden Palacio da Alvorada di Brasilia, Brasil, Jumat (13/3/2020). [Sergio LIMA / AFP]
Presiden Brasil Jair Bolsonaro saat di kediaman presiden Palacio da Alvorada di Brasilia, Brasil, Jumat (13/3/2020). [Sergio LIMA / AFP]

Mr Alves adalah salah satu penulis penelitian yang memperkirakan jumlah infeksi sebenarnya adalah 15 kali lebih tinggi dari angka resmi yang dikeluarkan pemerintah.

Menurut para pejabat setempat, jumlah kasus yang dikonfirmasi oleh Brasil saat ini mencapai 177.589. Mengalami peningkatan lebih dari 9.000 pada hari Selasa (12/05) dan melampaui Jerman yang berjumlah 170.000 kasus.

Menurut WHO, jumlah kasus yang ada di Brasil adalah separuh dari kasus Covid-19 AS bagian barat dan Amerika Serikat kini menjadi pusat pandemi.

baca juga

Menurut para ahli wabah ini diperkirakan akan semakin cepat menyebar dalam beberapa minggu mendatang. Ada kekhawatiran pandemi itu akan menyerang sistem kesehatan Brasil.

Tetapi Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro berulang kali meremehkan ancaman virus corona dan mengkritik gubernur dan walikota yang menerapkan pembatasan ketat untuk menekan penyebarannya.

Awal pekan ini, ia mengeluarkan dekrit yang mengklasifikasikan bisnis seperti pusat kebugaran dan penata rambut sebagai layanan "penting" dan dibebaskan dari penguncian. Namun peraturan tersebut ditentang oleh setidaknya 10 gubernur dan mengatakan mereka tidak akan mematuhi perintah itu.

"Gubernur yang tidak setuju dengan keputusan tersebut dapat mengajukan tuntutan hukum di pengadilan," tulis Bolsonaro di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinkes Jabar akan Sanksi RS Bella, Jika Terbukti Lepas Pasien Positif Covid

Dinkes Jabar akan Sanksi RS Bella, Jika Terbukti Lepas Pasien Positif Covid

Jabar | Rabu, 13 Mei 2020 | 17:13 WIB

Cetak Rekor Jumlah Pasien Sembuh Corona 3 Kali Lipat dari yang Meninggal

Cetak Rekor Jumlah Pasien Sembuh Corona 3 Kali Lipat dari yang Meninggal

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 16:58 WIB

Imbas Pandemi Virus Corona, Broadway Tutup Hingga September

Imbas Pandemi Virus Corona, Broadway Tutup Hingga September

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 16:50 WIB

Terkini

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

×