Komnas: PNS Jadi Pelaku Kekerasan Seksual Terbanyak, Disusul Polisi

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 14 Mei 2020 | 05:20 WIB
Komnas: PNS Jadi Pelaku Kekerasan Seksual Terbanyak, Disusul Polisi
Ilustrasi korban kekerasan seksual, kdrt. (Shutterstock)

Suara.com - Komisi Nasional (Komnas) Perempuan mencatat puluhan ribu kasus kekerasan seksual sepanjang 2011-2019. Hingga awal 2020, pihaknya juga menerima laporan yang sama dengan pelaku paling banyak ialah Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS.

Berdasarkan data yang dimiliki Komnas Perempuan, ada 46.698 kasus kekerasan seksual terjadi pada 2011-2019. Kemudian pada 2018 hingga Januari 2020, setidaknya ada 115 kasus yang diadukan langsung dengan pelaku yang adalah pejabat publik.

"Terbanyak adalah ASN sebanyak 26 kasus, polisi 20 kasus, guru 16 kasus dan aparat militer 12 kasus," kata Andy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/5/2020).

Komnas Perempuan dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyayangkan akan penanganan kasus kekerasan seksual yang melibatkan pejabat publik sebagai pelaku justru berjalan lamban.

Data Komnas Perempuan terkait grafik pelaku kekerasan seksual di Indonesia. (Foto: Istimewa)
Data Komnas Perempuan terkait grafik pelaku kekerasan seksual di Indonesia. (Foto: Istimewa)

Kemudian, LPSK yang turut menaruh perhatian terhadap kasus kekerasan seksual melihat adanya hambatan lain yang dirasakan oleh korban. Salah satu hambatannya yakni kurangnya barang bukti yang dijadikan pembenar di tingkat kepolisian dan atau kejaksaan untuk menghentikan penangan kasus.

"Proses hukum juga terhambat oleh kebiasaan menyalahkan perempuan korban dan pengaburan tindak kekerasan itu sebagai hubungan 'suka sama suka'," kata Wakil Ketua LPSK Livia Iskandar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas: Tiap 2 Jam, 3 Perempuan Indonesia Alami Kekerasan Seksual

Komnas: Tiap 2 Jam, 3 Perempuan Indonesia Alami Kekerasan Seksual

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 04:38 WIB

Korban Kekerasan Seksual Tragedi Mei 98 Bungkam Sejak 22 Tahun Silam

Korban Kekerasan Seksual Tragedi Mei 98 Bungkam Sejak 22 Tahun Silam

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 00:00 WIB

Koalisi Peduli Perempuan Desak Beasiswa Ibrahim Malik di Australia Dicabut

Koalisi Peduli Perempuan Desak Beasiswa Ibrahim Malik di Australia Dicabut

Jogja | Rabu, 13 Mei 2020 | 19:15 WIB

Kekerasan Seksual UII Disoroti Media Asing, IM Juga Dilaporkan di Melbourne

Kekerasan Seksual UII Disoroti Media Asing, IM Juga Dilaporkan di Melbourne

Jogja | Selasa, 12 Mei 2020 | 03:40 WIB

Alumnus UII Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Bantah Semua Tuduhan

Alumnus UII Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Bantah Semua Tuduhan

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 17:48 WIB

Pengakuan Dua Korban Dugaan Pelecehan Seksual Alumnus UII di Melbourne

Pengakuan Dua Korban Dugaan Pelecehan Seksual Alumnus UII di Melbourne

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 17:16 WIB

Sederet Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta, Bukan Cuma UII

Sederet Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Yogyakarta, Bukan Cuma UII

Jogja | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:30 WIB

Terkini

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

News | Senin, 02 November 2026 | 15:37 WIB

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:34 WIB

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:33 WIB

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:30 WIB

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

×