DKI Jakarta Siapkan Skema Rencana Buka Sekolah di Tengah Corona

RR Ukirsari Manggalani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2020 | 09:30 WIB
DKI Jakarta Siapkan Skema Rencana Buka Sekolah di Tengah Corona
Sekolah di DKI Jakarta. Sebagai ilustrasi [ANTARA Foto].

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan skema masuk sekolah meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Kebijakan ini disiapkan menjelang masa tahun ajaran baru 2020-2021 yang dimulai 13 Juli mendatang.

Rencana itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana saat melakukan rapat melalui video konferensi bersama Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur, Ahmad Riza Patria. Rapat ini disiarkan melalui akun YouTube resmi Pemprov DKI.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga skema untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tengah Corona. Terdapat penyesuaian berdasarkan lokasi sekolah dan pembatasan jumlah siswa yang harus datang ke sekolah.

Adapun skemanya ada tiga, yaitu:

  • Skema pertama adalah mengizinkan semua siswa masuk hanya di sebagian sekolah DKI Jakarta. Artinya sebagian sekolah lainnya tidak menggelar KBM secara tatap muka.
  • Kedua adalah mengizinkan sebagian sekolah DKI Jakarta hanya membolehkan sebagian siswa bersekolah. Berarti sekolah yang diberi izin akan membuat sebagian siswanya belajar di rumah.
  • Terakhir adalah semua sekolah DKI hanya mengizinkan sebagian siswa masuk sekolah. Sementara sisanya akan belajar di rumah dan tak mengikuti KBM tatap muka.

Tiga skema ini, kata Nahdiana dibuat untuk menyesuaikan kondisi pandemi corona di DKI Jakarta. Ia juga mempertimbangkan pemberlakuan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kami melakukan ini semua dengan mengikuti kebijakan pemerintah apabila PSBB ini telah dibuka kembali," demikian Nahdiana menyampaikan dalam rapat sebagaimana dikutip Suara.com pada Jumat (15/5/2020).

Dalam pelaksanaan ketika KBM dimulai, ia menjadikan dua bulan pertama sebagai masa transisi. Masa ini akan digunakan untuk mengecek kesiapan pihak sekolah dan orangtua murid dalam memulai tahun ajaran baru di tengah pandemi Covid-19.

"Sekolah tidak berdiri sendiri. Kami juga perlu memastikan kesiapan sekolah dan guru, baik internal dan lingkungan sekitarnya apakah masih berada di zona merah," jelasnya.

Penentuan hari bagi sekolah yang akan melakukan KBM tatap muka juga diperketat dengan membagi tiga siklus saat masa transisi. Pekan pertama dan kedua ketika KBM mulai, sekolah hanya masuk satu hari dan selebihnya para murid belajar di rumah secara bergantian.

"Masuk siklus kedua, di mana dua minggu belajar di sekolah dan dua minggu belajar di rumah secara bergantian," lanjutnya.

Lalu, pada siklus ketiga, para peserta didik akan mulai bergantian masuk sekolah dengan siswa lainnya setiap pekan.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPDB DKI Akan Mulai, Anak dari Nakes Wafat karena Corona Dapat Jalur Khusus

PPDB DKI Akan Mulai, Anak dari Nakes Wafat karena Corona Dapat Jalur Khusus

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 06:16 WIB

Kasus Corona RI Capai 16 Ribu: 3.518 Orang Sembuh, 1.043 Meninggal Dunia

Kasus Corona RI Capai 16 Ribu: 3.518 Orang Sembuh, 1.043 Meninggal Dunia

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 16:17 WIB

Bansos Corona Tahap Dua, Pemprov DKI Sebar 60 Ribu Paket Sembako Hari Ini

Bansos Corona Tahap Dua, Pemprov DKI Sebar 60 Ribu Paket Sembako Hari Ini

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:21 WIB

Terkini

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB