Uganda Longgarkan Lockdown, Masyarakat Dapat Masker Gratis

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 19 Mei 2020 | 20:16 WIB
Uganda Longgarkan Lockdown, Masyarakat Dapat Masker Gratis
Pedagang di Uganda memakai masker. (AFP)

Suara.com - Pemerintah Uganda akan membagikan masker gratis untuk semua warga sebelum dilonggarkannya beberapa kebijakan lockdown.

Menyadur The Independent, Selasa (19/5/2020), pengumuman masker gratis sebagai upaya pencegahan infeksi Covid-19 ini dikabarkan langsung oleh Presiden Uganda Yoweri Museveni.

Museveni mengatakan setiap warga yang berusia di atas 6 tahun akan mendapatkan satu masker gratis.

"Masker harus dikenakan setiap anda berada di tempat umum," ujar Museveni, Senin (18/5).

Program masker gratis disebutkan Museveni berawal dari keprihatinan akan banyaknya masyarakat Uganda yang mengatakan tidak mampu untuk membeli masker.

Distribusi masker gratis untuk masyarakat Uganda, sambung Museveni, akan selesai dalam 14 hari mendatang.

Kebijakan pembatasan Uganda yang akan dilonggarkan antara lain dibukanya kembali kegiatan bisnis dan transportasi umum. Namun pelonggaran dilakukan secara bertahap.

Toko-toko yang tidak berada di mal dan pasar makanan akan diizinkan buka kembali. Hotel dan restoran makanan diperbolehkan buka asalkan menerapkan jarak sosial dan tak menggunakan AC.

Angkutan umum seperti bus dan taksi akan kembali beroperasi namun dengan syarat hanya menggunakan setengah dari kapasitas maksimal.

baca juga

Sementara untuk transportasi umum perbatasan, akan tetap dilarang hingga 21 hari mendatang.

Warga juga diperbolehkan untuk menggunakan mobil pribadi dengan maksimal 3 penumpang dan memakai masker.

Klub malam, bar, salon, gimnasium, kolam renang, pusat perbelanjaan, hingga sauna akan tetap ditutup hingga pemberitahuan selanjutnya mengingat sulitnya menerapkan jarak sosial di tempat-tempat tersebut.

Uganda juga masih akan menerapkan jam malam mulai dari 19.00 malam hingga 06.30 pagi hingga 21 hari mendatang.

Negara yang kini telah menjalani periode penguncian selama 48 hari ini mencatat jumlah kasus Covid-19 sebanyak 260 dengan nol kematian, berdasarkan laporan BBC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Panas! Presiden AS Donald Trump Sebut WHO Sebagai Boneka China

Makin Panas! Presiden AS Donald Trump Sebut WHO Sebagai Boneka China

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 16:53 WIB

Berujung Rusuh, Warga Chili Gelar Protes Soal Krisis Makanan Akibat Pandemi

Berujung Rusuh, Warga Chili Gelar Protes Soal Krisis Makanan Akibat Pandemi

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 14:53 WIB

Imbas Pandemi, Kekerasan Seksual Anak Secara Online di Eropa Kian Marak

Imbas Pandemi, Kekerasan Seksual Anak Secara Online di Eropa Kian Marak

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 13:18 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB