Jangan Bersedih, Ini Doa untuk Orang yang Meninggal Dunia

Dany Garjito | Ruhaeni Intan
Jangan Bersedih, Ini Doa untuk Orang yang Meninggal Dunia
Ilustrasi salat, sholat, ibadah, berdoa. [Shutterstock]

"Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya." (HR. Muslim)

Suara.com - Kali ini mari kita simak bersama doa untuk orang yang meninggal dunia! Ya, ditinggalkan oleh orang terkasih seringkali mendatangkan kesedihan yang luar biasa. Namun, kita masih bisa mendoakan orang yang telah meninggal dunia. Apalagi doa orang yang masih hidup bisa menjadi kado terindah bagi mereka. 

Dikutip dari Islami.co, mendoakan orang apalagi anggota keluarga yang telah meninggal dunia adalah kewajiban bagi umat muslim. Pasalnya, Allah SWT masih menerima doa orang beriman yang dikhususkan untuk anggota keluarga mereka yang telah wafat. 

Selain itu, doa umat muslim yang sholeh bisa menjadi amalan yang menambah pahala bagi mereka yang telah lebih dulu berpulang.

Hal ini seperti diriwayatkan oleh Abu Hurairah dalam HR. Muslim dimana Rasulullah SAW bersabda, "Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya."

Maka, bagi orang yang telah meninggal, bukan lagi materi yang ia inginkan namun doa dari orang-orang terdekatnya. Doa tersebut niscaya mampu membuat kehidupan mereka di alam sana menjadi tenang dan bahagia. 

Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadis Riwayat Ad-Dailami yang berbunyi:

"Seorang mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang meminta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak, dan kawan yang tepercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya, itu lebih ia sukai daripada dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah memohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka."

Lalu, bagaimana bunyi doa tersebut? Dikutip dari situs NU online, berikut adalah doa bagi anggota keluarga khususnya orang tua yang telah meninggal:

Rabbighfir l, wa li wlidayya, warham hum kam rabbayn shaghr.

Artinya: "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."

Selain itu, ada juga doa yang khusus dilayangkan untuk guru, orang-orang yang telah berjasa, dalam kehidupan kita, dan mereka yang memiliki hak tertentu atas diri kita tetapi belum sempat terselesaikan karena beberapa hal:

Allhummaghfir lil muslimna wal muslimt, wal mukminna wal mukmint, al-ahy’i minhum wal amwt, min masyriqil ardhi il maghribih, barrih wa bahrih, khushshan il b’in, wa ummahtin, wa ajddin, wa jaddrin, wa astidzatin, wa mu‘allimn, wa li man ahsana ilain, wa li ashhbil huquqi ‘alayn.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami."

Dari Redaksi:
Artikel ini tersaji di microsite khusus Ramadan Suara.com, yang selain memuat beragam konten menarik terkait Ramadhan 1441 H, kali ini juga menghadirkan beberapa fitur spesial. Ada fitur Kalkulator Zakat bagi yang butuh menghitung zakatnya, menu Tadarus lengkap dengan tulisan dan suara untuk yang ingin mengaji atau baca Al Quran online, dan tentu ada Jadwal Imsakiyah untuk yang ingin mengetahui waktu Imsak, berbuka, maupun waktu salat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS