Perawat India Bantu Kelahiran 100 Bayi dari Janin Ibu Positif Corona

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 21 Mei 2020 | 22:08 WIB
Perawat India Bantu Kelahiran 100 Bayi dari Janin Ibu Positif Corona
Proses melahirkan (BBC)

Suara.com - Lebih dari 100 bayi sehat telah lahir dari sejumlah ibu yang terinfeksi virus corona di sebuah rumah sakit di kota Mumbai, India.

Tiga dari 115 bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi di Rumah Sakit Umum Kota Lokmanya Tilak dalam sebulan terakhir awalnya dinyatakan positif Covid-19, tapi beberapa tes berikutnya menunjukkan negatif, kata dokter, seperti dilaporkan wartawan BBC di India, Soutik Biswas.

Dua perempuan hamil lain yang terinfeksi meninggal di rumah sakit, termasuk satu yang meninggal sebelum bayinya lahir.

Dengan hampir 20.000 infeksi yang dilaporkan dan lebih dari 730 kematian sejauh ini, Mumbai, ibu kota finansial dan hiburan India, telah menjadi episentrum Covid-19.

Kisah bayi prematur yang sembuh berjuang melawan virus corona Bayi satu bulan di Thailand sembuh berkat racikan obatobat apa yang paling menjanjikan? Sulit kontrasepsi di tengah pandemi Covid-19, kehamilan di luar rencana bisa meningkat

Lebih dari separuh bayi yang lahir dari wanita yang terinfeksi di rumah sakit juga disebut Rumah Sakit Sion dilahirkan melalui operasi sesar, sedangkan sisanya melalui kelahiran alami, kata pejabat kesehatan.

Lima puluh enam dari mereka adalah laki-laki, sedangkan 59 adalah perempuan.

Dua puluh dua dari ibu yang terinfeksi ini merupakan pasien rujukan rumah sakit lain: tidak jelas apakah mayoritas wanita ini tertular infeksi itu di rumah, di luar rumah, atau di bangsal rumah sakit.

Sebuah tim yang terdiri dari 65 dokter dan dua lusin perawat merawat para ibu yang terinfeksi Covid ini di bangsal khusus dengan 40 tempat tidur.

Dengan lonjakan infeksi, rumah sakit berencana menambah 34 tempat tidur lagi untuk pasien hamil yang terinfeksi.

baca juga

Persalinan terjadi di atas setengah lusin meja di tiga ruang operasi tempat dokter, dan perawat serta ahli anestesi semuanya mengenakan alat pelindung diri.

"Kami beruntung bahwa sebagian besar wanita yang dinyatakan positif tidak menunjukkan gejala sama sekali. Beberapa dari mereka mengalami demam dan sesak napas. Kami telah merawat mereka dan mengirim mereka pulang setelah melahirkan," kata dr. Arun Nayak, kepala divisi ginekologi di rumah sakit itu.

"Ada banyak kecemasan di antara para ibu. Mereka terus mengatakan kepada kami bahwa mereka mungkin mati tapi kita harus memastikan bahwa anaknya sehat."

Setelah melahirkan, para ibu tetap di bangsal khusus untuk pasien Covid-19 selama seminggu dan diberikan hidroksikloroquin. Setelah itu mereka dikarantina hingga 10 hari di pusat terpisah. Bayi-bayi itu tidak diisolasi, dan disusui oleh para ibu yang mengenakan masker.

Pada bulan Februari, seorang bayi baru lahir di China didiagnosis dengan virus corona hanya 30 jam setelah persalinan di Wuhan, episentrum virus tersebut.

Dan pada bulan Maret, seorang bayi yang dites positif Covid-19 meninggal di Chicago temuan pertama kematian anak berusia kurang dari setahun yang terinfeksi virus di AS.

Seorang bayi berusia enam minggu dilaporkan meninggal karena komplikasi terkait Covid-19 di Connecticut. Dan awal bulan ini, bayi berusia tiga hari meninggal setelah ibunya dinyatakan positif terkena virus di Wales.

Penularan virus dari ibu ke anak di dalam rahim atau pada saat persalinan, sebelum kontak bayi dengan sekresi pernapasan ibu jarang terjadi, kata dr. Adam Ratner, direktur penyakit menular anak di New York University School of Medicine dan Rumah Sakit Anak Hassenfeld di NYU Langone Health.

Ini tentu saja, dengan satu catatan, katanya, bahwa "ini adalah situasi yang berubah dengan cepat dan data baru mungkin muncul".

Dr Ratner mengatakan ada beberapa data yang muncul yang menunjukkan bahwa virus corona dapat dideteksi dalam jaringan plasenta.

Ada juga laporan tentang bayi yang meninggal dalam janin pada wanita hamil dengan infeksi akut, ujarnya, "tapi itu mungkin karena alasan lain selain infeksi langsung pada janin".

Dr. Ratner mengatakan ada juga laporan "respons antibodi" pada bayi baru lahir yang bisa "konsisten dengan infeksi di dalam rahim atau saat melahirkan".

Itu berarti bayi itu bisa terinfeksi di dalam rahim.

"Sangat penting untuk terus menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini dan mengamati bayi yang lahir dari ibu dengan Covid-19, bahkan jika mereka tidak terinfeksi dalam rahim," kata dr. Ratner.

Dr. Ratner mengatakan ia telah membantu merawat sejumlah bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi di rumah sakitnya.

"Kami telah mengizinkan pemberian ASI dan kami berusaha membuat pengaturan untuk mencegah bayi tertular virus pada awal kehidupannya.

"Anak-anak sangat muda dengan infeksi pada umumnya saya lihat bisa sembuh dengan baik," ujarnya.

Di rumah sakit Mumbai, jumlah bayi yang lahir dari ibu positif Covid-19 adalah sedikit lebih dari 20% dari total bayi yang lahir pada periode yang sama.

"Kami merasa sangat sedih ketika seorang ibu berusia 28 tahun yang terinfeksi meninggal pekan lalu setelah melahirkan anak laki-laki yang sehat. Livernya berhenti dan kondisinya memburuk dengan cepat," kata dr. Nayak kepada saya.

"Ia menyadari betapa tidak berdayanya kita selama perawatan. Ia terus bertanya, tanpa daya, 'Adakah yang bisa dilakukan?'"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertandingan Sepak Bola Digelar di Stadion Kosong, Enrique: Menyedihkan

Pertandingan Sepak Bola Digelar di Stadion Kosong, Enrique: Menyedihkan

Bola | Kamis, 21 Mei 2020 | 21:42 WIB

Alhamdulillah, Tinggal 2 Orang Positif Corona di Karawang

Alhamdulillah, Tinggal 2 Orang Positif Corona di Karawang

Jabar | Kamis, 21 Mei 2020 | 21:29 WIB

Mitsubishi Lakukan Penyesuaian Harga Produk Mulai Juni

Mitsubishi Lakukan Penyesuaian Harga Produk Mulai Juni

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2020 | 21:15 WIB

Terkini

Kritik Pemerintah Tak Berarti Ngebet Ganti Presiden: Salah Kaprah Demokrasi

Kritik Pemerintah Tak Berarti Ngebet Ganti Presiden: Salah Kaprah Demokrasi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 07:20 WIB

Harga Emas Sukses Jebol Batas Psikologis, Saatnya Jual atau Beli?

Harga Emas Sukses Jebol Batas Psikologis, Saatnya Jual atau Beli?

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:05 WIB

4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan

4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 07:02 WIB

Ragam Seni Tradisional Bali Tampil di Festival Seni Budaya Badung 2026

Ragam Seni Tradisional Bali Tampil di Festival Seni Budaya Badung 2026

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 07:00 WIB

Ada Sidang Ijazah Dihadiri Jokowi, Simak Jalur Alternatif Menuju PN Jakarta Timur Hari Ini!

Ada Sidang Ijazah Dihadiri Jokowi, Simak Jalur Alternatif Menuju PN Jakarta Timur Hari Ini!

News | Kamis, 05 November 2026 | 06:59 WIB

Sinopsis Misty Green, Garapan Chris Rock Tayang 9 November di Netflix

Sinopsis Misty Green, Garapan Chris Rock Tayang 9 November di Netflix

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 06:50 WIB

Ulasan Exhuma: Tentang Dosa Masa Lalu yang Tak Bisa Dikubur Sedalam Apa Pun

Ulasan Exhuma: Tentang Dosa Masa Lalu yang Tak Bisa Dikubur Sedalam Apa Pun

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 06:20 WIB

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 06:00 WIB

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

×