Ribuan Mobil Padati Jalanan Kota Spanyol, Protes Cabut Lockdown

Dany Garjito | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2020 | 20:54 WIB
Ribuan Mobil Padati Jalanan Kota Spanyol, Protes Cabut Lockdown
Ilustrasi demo (Shutterstock).

Suara.com - Ribuan orang di Spanyol memprotes penanganan wabah virus corona yang dilakukan oleh pemerintah. Mereka memprotes kebijakan lockdown yang dianggap tidak efektif.

Menyadur BBC News, partai sayap kanan, Vox mengajak para pendukung untuk berunjuk rasa di kota-kota besar menggunakan mobil dan tidak keluar dari mobil untuk menjaga jarak.

Para pengunjuk rasa di ibu kota Madrid yang mengendarai ribuan mobil, melakukan konvoi dan mengibarkan bendera Spanyol dan menyerukan Perdana Menteri sosialis, Pedro Sánchez untuk mengundurkan diri.

Spanyol memberlakukan lockdown secara ketat mulai 14 Maret. Pembatasan wilayah selama dua bulan tersebut membuat hotel, bar, dan restoran tutup, begitu juga pantai dan tempat wisata outdoor lainnya.

Pemerintah Spanyol telah mengurangi pembatasan dalam beberapa pekan terakhir, tetapi Madrid dan Barcelona tetap di bawah penguncian ketat karena wabah Covid-19 yang lebih parah. Kedua kota tersebut akan dibuka kembali mulai hari Senin (25/05).

Pada hari Sabtu (23/05), pengunjuk rasa dari partai sayap kanan menyerukan agar lockdown dicabut seluruhnya karena berdampak pada sektor ekonomi dan orang dapat kehilangan pekerjaan.

Aksi demonstrasi ini dipimpin Santiago Abascal dari sebuah bus beratap terbuka. Dia mengenakan masker dan menuduh pemerintah "bertanggung jawab langsung atas manajemen terburuk pada krisis ini di seluruh dunia".

"Sudah waktunya untuk membuat protes keras terhadap pemerintah akan pengangguran dan kesengsaraan yang telah menimpa pada pekerja kami," kata partai oposisi Vox dalam sebuah pernyataan.

Para demonstran menyerukan agar Sanchez dan Wakil Perdana Menteri Pablo Iglesias, yang memimpin partai sayap kiri Podemos, untuk mengundurkan diri atas penanganan krisis yang terjadi di Spanyol.

Protes serupa juga terjadi di Seville, Barcelona dan ibu kota regional lainnya yang juga menggunakan mobil dan sepeda motor yang dihiasi bendera Spanyol sembari membunyikan klakson. Yang lain mengikuti demo dengan berjalan kaki dan memegang plakat.

Hampir satu juta orang kehilangan pekerjaan pada bulan Maret, dan menurut prediksi, ekonomi Spanyol akan terguncang hingga 12% tahun ini sebagai akibat dari pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Spanyol Izinkan Kompetisi Lanjut 8 Juni, Presiden La Liga Senang

Pemerintah Spanyol Izinkan Kompetisi Lanjut 8 Juni, Presiden La Liga Senang

Bola | Minggu, 24 Mei 2020 | 12:48 WIB

Lockdown Inggris Dibuka tapi Toilet Umum Tutup, Turis Buang Air Sembarangan

Lockdown Inggris Dibuka tapi Toilet Umum Tutup, Turis Buang Air Sembarangan

News | Minggu, 24 Mei 2020 | 15:55 WIB

Soal Penanganan Pasca Badai Amphan di India, Ribuan Warga Kolkata Demo

Soal Penanganan Pasca Badai Amphan di India, Ribuan Warga Kolkata Demo

News | Sabtu, 23 Mei 2020 | 17:27 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB