Ingin Kuasai Harta Warisan, Pria Bunuh Istri Pakai Ular Kobra

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Selasa, 26 Mei 2020 | 14:12 WIB
Ingin Kuasai Harta Warisan, Pria Bunuh Istri Pakai Ular Kobra
Ilustrasi ular kobra. (FOTO ANTARA/Mansyur S)

Suara.com - Sooraj, seorang pria India ditangkap polisi karena diduga melakukan pembunuhan terencana kepada istrinya, Uthra, dengan menggunakan ular kobra.

Menyadur The News Minute, pihak kepolisian menyebut motif pembunuhan yang dilakukan Sooraj adalah prihal finansial alias ingin menguasai harta warisan istrinya.

Kematian Uthra diketahui oleh kedua orang tuanya pada 7 Mei 2020. Saat itu, ibu dan ayahnya datang ke rumah untuk membangunkan Uthra.

Uthra yang dikabarkan tengah dalam proses penyembuhan setelah sebelumnya juga digigit ular, ditemukan sudah tak bernyawa.

Pada awalnya, keluarga tak menaruh curiga dan menerima bahwa Uthra meninggal karena insiden gigitan ular yang memang kerap terjadi di India setiap tahunnya.

Namun, orang tua Uthra memiliki keraguan atas kematian sang anak. Pasalnya, belum lama ini, Uthra sempat mengaku kerap melihat ular berkeliaran di pekarangan rumah.

"Ini menimbulkan kecurigaan kepada saya. Karena dia juga pernah digigit ular pada pukul 08.30, dan kenapa baru di bawa ke rumah sakit pada pukul 3 pagi?," kata ayah Uthra, Vijayasenan dikutip The News Minute, Selasa (26/5/2020).

"Kenapa begitu? selain itu saya tahu Sooraj (tersangka) menginginkan lebih banyak uang," tambahnya.

Polisi akhirnya menemukan bukti terkait pembunuhan terencana tersebut. Seorang penangkap ular bernama Sanal, mengatakan bahwa Sooraj memang pernah membeli dua ekor ular kepada ayahnya, Suresh.

baca juga

"Dia bilang ke ayah saya ular itu untuk membasmi tikus. Tapi dia tidak mengembalikan ularnya. Setelah itu, sebulan kemudian dia meminta ular kobra," beber Sanal.

"Ketika saya baca tentang kematian Uthra di koran, saya katakan kepada ayah saya untuk memberi tahu informasi ini ke polisi. Tapi dia tidak melakukannya. Sekarang ayah saya dituduh jadi rekan pembunuhan itu," tambahnya.

Kendati telah menangkap Sooraj, pihak kepolisian mengaku masih mendalami kasus tersebut demi mencari motif sesunguhnya dari pembunuhan terencana ini.

Untuk saat ini, Wakil Inspektur Polisi Ashok Kumar, menyebut pihaknya menaruh keuntungan finansial sebagai motif pembunuhan, bukan niatan Sooraj untuk menikah lagi.

“Kami masih menyelidiki kasus ini. Saat ini, kami tidak memiliki bukti mengenai apakah ia akan menikah lagi dan jika ini yang mendorongnya untuk membunuh Uthra," jelas Kumar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jual Anak Demi Beli Minuman Keras, Suami Istri Dicokok Polisi

Jual Anak Demi Beli Minuman Keras, Suami Istri Dicokok Polisi

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 11:10 WIB

Akibat Wabah Corona, India Krisis Pembalut Perempuan

Akibat Wabah Corona, India Krisis Pembalut Perempuan

News | Senin, 25 Mei 2020 | 18:20 WIB

2 Bulan Kena Teror, Warga Lumpuhkan Ular Kobra Jelang Malam Takbiran

2 Bulan Kena Teror, Warga Lumpuhkan Ular Kobra Jelang Malam Takbiran

Banten | Minggu, 24 Mei 2020 | 11:32 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×