Akibat Wabah Corona, India Krisis Pembalut Perempuan

Reza Gunadha

Senin, 25 Mei 2020 | 18:20 WIB
Akibat Wabah Corona, India Krisis Pembalut Perempuan
Dengan tutupnya sekolah, distribusi pembalut ke perempuan remaja juga terhenti, dan banyak daerah di India dilanda krisis pembalut. [BBC]

Suara.com - Perempuan usia pelajar di India mengalami kekurangan pembalut karena sekolah – yang selama ini menjadi tempat distribusi – tutup selama pandemi. Ini membuat jutaan remaja di seluruh India cemas, tulis wartawan BBC Geeta Pandey dari Delhi.

Selama beberapa tahun, Priya menerima 10 paket pembalut setiap bulan dari sekolahnya.

Anak berumur 14 tahun ini tinggal di Badli, daerah kumuh di barat laut Delhi bersekolah di sekolah negeri yang membagikan pembalut kepada seluruh murid perempuan di bawah skema kesehatan reproduksi pemerintah.

Ini merupakan kampanye penting di negeri di mana hanya 36% dari 355 juta perempuan menstruasi menggunakan pembalut. Sisanya menggunakan kain bekas, sekam atau abu untuk menghentikan pendarahan.

Ditambah lagi fakta bahwa 23 juta perempuan putus sekolah sesudah usia menstruasi mereka.

Karena sekolah tutup, terhenti pula pasokan pembalut.

“Paket terakhir saya bulan Februari,” kata Priya. “Sesudah itu saya harus beli di apotek terdekat. Harganya 30 rupee untuk satu paket, berisi tujuh pembalut”.

Pelaku perkosaan ramai-ramai di India dieksekusi mati, apakah India jadi lebih aman bagi perempuan? Tiga juta perempuan India bentuk rantai manusia sepanjang 620km untuk 'kesetaraan gender' Perempuan India bunuh diri karena diejek 'berkulit gelap' oleh suami Kaki palsu yang membawa perempuan India jadi juara dunia bulu tangkis

Priya termasuk beruntung orang tuanya mampu membelikan pembalut. Banyak tetangganya kehilangan pekerjaan bahkan tak mampu membeli makanan. Perempuan di keluarga-keluarga itu mulai mengganti pembalut dengan kain.

baca juga

Di Bhalaswa Dairy sebuah daerah kumuh tempat tinggal sekitar 1.900 keluarga, seorang pegiat bernama Madhu Bala Rawat, juga menyatakan kekurangan pembalut untuk perempuan usia sekolah.

"Menstruasi tidak berhenti di masa pandemi. Pembalut sangat penting buat perempuan, sama seperti makanan. Kenapa pemerintah mengabaikan permintaan kami," tanyanya.

Kebayakan perempuan di daerah itu, termasuk anaknya yang berumur 14 tahun, tergantung pada pasokan dari sekolah karena mereka tak mampu membeli pembalut, katanya.

“Anak-anak ini khawatir. Mereka tak mau memakai kain lagi karena sudah terbiasa dengan pembalut sekali pakai. Pemerintah harus memasok bersama dengan jatah makanan bulanan”.

Sesudah Madhu mengirim pesan, lembaga amal Womenite menyalurkan 150 paket pembalut ke Badli dan Bhalaswa Dairy bulan April.

Harshit Gupta, pendiri Womenite, mengatakan mereka telah mengumpulkan dana untuk menyalurkan 100.000 paket pembalut di Delhi dan daerah sekitarnya pada tanggal 28 Mei, seiring peringatan Hari Menstruasi Internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Itu Itolizumab, Obat yang Diklaim Bisa Atasi Covid-19?

Apa Itu Itolizumab, Obat yang Diklaim Bisa Atasi Covid-19?

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 20:59 WIB

Soal Penanganan Pasca Badai Amphan di India, Ribuan Warga Kolkata Demo

Soal Penanganan Pasca Badai Amphan di India, Ribuan Warga Kolkata Demo

News | Sabtu, 23 Mei 2020 | 17:27 WIB

Topan Amphan India - Bangladesh Tewaskan 88 Orang

Topan Amphan India - Bangladesh Tewaskan 88 Orang

News | Sabtu, 23 Mei 2020 | 05:28 WIB

Lockdown Dilonggarkan, India Laporkan 6.000 Kasus Baru Virus Corona

Lockdown Dilonggarkan, India Laporkan 6.000 Kasus Baru Virus Corona

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 16:08 WIB

Perawat India Bantu Kelahiran 100 Bayi dari Janin Ibu Positif Corona

Perawat India Bantu Kelahiran 100 Bayi dari Janin Ibu Positif Corona

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 22:08 WIB

Ungkap Kekurangan APD, Dokter India Dibawa Paksa ke Rumah Sakit Jiwa

Ungkap Kekurangan APD, Dokter India Dibawa Paksa ke Rumah Sakit Jiwa

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 21:49 WIB

Badai Amphan Hantam India-Bangladesh, 14 Tewas dan Jutaan Orang Diungsikan

Badai Amphan Hantam India-Bangladesh, 14 Tewas dan Jutaan Orang Diungsikan

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 11:53 WIB

Pemudik India Jalan Kaki Ratusan Kilometer: Kami Mungkin Mati di Jalan

Pemudik India Jalan Kaki Ratusan Kilometer: Kami Mungkin Mati di Jalan

Video | Kamis, 21 Mei 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 11:50 WIB

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Jawa Tengah | Minggu, 27 September 2026 | 11:46 WIB

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:36 WIB

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:30 WIB

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:29 WIB

×