Joe Biden Sebut Donald Trump Bodoh Tak Gunakan Masker di Tempat Umum

Rendy Adrikni Sadikin | Arief Apriadi
Joe Biden Sebut Donald Trump Bodoh Tak Gunakan Masker di Tempat Umum
Joe Biden menjadi kandidat kuat calon presiden dari Partai Demokrat jelang Pemilu AS 2020. (AFP)

Biden mengatakan perilaku Donald Trump menunjukkan kurangnya kepemimpinan yang dinilainya bisa membahaykan hidup orang banyak.

Suara.com - Perang urat syarat antara dua calon Presiden Amerika Serikat periode 2020-2024 mulai terlihat kendati Pemilihan Umum (Pemilu) baru akan berlangsung pada November mendatang.

Joe Biden, calon Presiden dari Partai Demokrat, menyebut saingannya dari Partai Republik, Donad Trump, sebagai orang yang benar-benar bodoh karena tak menggunakan masker di tempat umum.

Menyadur New York Times, Biden pada Selasa (26/5/2020), mengatakan perilaku Donald Trump menunjukkan kurangnya kepemimpinan yang dinilainya bisa membahaykan hidup orang banyak.

"Dia bodoh, benar-benar bodoh untuk berbicara seperti itu. Setiap dokter terkemuka di dunia mengatakan kamu harus mengenakan topeng di tengah orang banyak," kata Biden kepada CNN, dikutip dari New York Times, Rabu (27/5/2020).

Sebelumnya Donald Trump terkesan menyindir Biden lewat Twitter. Presiden petahana Amerika Serikat itu me-retweet foto Biden yang tengah menghadiri Memorial Day.

Dalam foto itu, Biden terlihat mengenakan masker berwarna hitam. Foto yang diunggah oleh analis politik Brit Hume itu menuliskan komentar: "Ini mungkin membantu menjelaskan mengapa Trump tidak suka mengenakan topeng di depan umum."

Presiden AS Donald Trump memberikan update pandemi virus corona, 15 April 2020. [AFP]
Presiden AS Donald Trump memberikan update pandemi virus corona, 15 April 2020. [AFP]

Membalas perkataan Biden, juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany, mengatakan keputusan Trump tak mengenakan masker tidaklah merugikan siapapun.

Sebaliknya, McEnany justru menyindir Biden yang baru kembali terlihat di depan publik, setelah beberapa lama berdiam diri di rumah sebagai antisipasi dari penyebaran virus Corona.

"Presiden sangat senang melihat Joe muncul dari ruang bawah tanah. Agak aneh bahwa, di ruang bawah tanahnya, tepat di sebelah istrinya, dia tidak mengenakan masker," beber McEnany.

"Tetapi dia mengenakan masker di luar ketika dia menjauhkan diri secara sosial. Jadi saya berpikir bahwa ada perbedaan di sana," tandasnya.

Penggunaan masker kini tak hanya menjadi alat untuk melawan pandemi Covid-19. Bagi kedua calon Presiden, masker menjadi kampanye dan alat pertarungan politik menuju kursi Presiden Amerika Serikat.

New York Times melaporkan bahwa dua kandidat Presiden itu melakukan pendekatan yang sangat berbeda. Saat Biden taat menggunakan masker, Donald Trump memilih tindakan sebaliknya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS