Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Refly Harun Puji Susi Pudjiastuti

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Jum'at, 29 Mei 2020 | 12:21 WIB
Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Refly Harun Puji Susi Pudjiastuti
Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Refly Harun Puji Susi Pudjiastuti (Screensho Youtube Refly Harun)

Suara.com - Rangkap jabatan yang terjadi di Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebenarnya telah menjadi persoalan lama. Tapi pakar hukum tata negara Refly Harun merasa masalah ini belum terselesaikan.

Refly lantas membandingkan para Wamen BUMN yang rangkap jabatan di perusahaan BUMN dengan sosok mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti serta Menteri BUMN Erick Thohir.

Hal ini disampaikannya dalam video berjudul "Wamen Rangkap Jabatan di BUMN. Kok Bisa?!"  yang diunggah ke kanal YouTube Refly Harun, pada Jumat (29/5/2020).

Refly memuji sosok Susi Pudjiastuti dan Erick Thohir lantaran keduanya rela kehilangan kesempatan untuk mengurus perusahaan.

"Kan tidak hanya mereka (yang rangkap jabatan) yang harus rela kehilangan opportunity. Kan banyak juga, seperti Susi Pudjiastuti misalnya ketika menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan hilang opportunity juga untuk mengusuri perusahaan," ucap Refly.

Hal serupa, menurut Refly, juga terjadi pada sosok Erick Thohir yang menerima jabatan Menteri BUMN dan kehilangan kesempatan mengelola perusahaannya.

"Banyak orang hilang opportunity. Tapi yang harus dijaga adalah prinsip good governance dan clean governance, atau azas ilmu pemerintahan yang baik," kata Refly.

Ia merasa tidak masuk akal dengan adanya wakil menteri yang rangkap jabatan apalagi di perusahaan BUMN.

"Bagaimana mungkin seorang wakil menteri yang mengurusi ratusan BUMN, karena antaran wakil menteri I dan wakil menteri II dibelah. Ada seratus sekian BUMN lalu mereka dibelah 50-50," katanya.

baca juga

Refly melanjutkan, "Saya enggak masuk akal, akan terjadi conflict of interest pastinya, dalam pengambilan keputusan di BUMN tersebut, atau dalam keputusan menaikkan gaji atau tantiem."

Eks staf khusus Menteri Sekretaris Negara Pratikno ini merasa bahwa prinsip-prinsip good governance dan clean governance tidak ditegakkan.

Dalam kesempatan itu Refly juga menjelaskan, jabatan wakil menteri memang penting karena pekerjaan suatu kementerian sangat banyak. Misalnya Kementerian BUMN yang harus mengurusi ratusan perusahaan BUMN.

Atas dasar itulah, maka tidak tidak semestinya wakil menteri rangkap jabatan, apalagi ini terjadi pada pejabat di kementerian BUMN.

"Tapi ketika pembantu menteri ini dikasih jabatan rangkap, ini kan menjadi sebuah ironi," ungkap Refly.

Menurutnya, rangkap jabatan itu terjadi karena adanya "kompensasi" atas penghasilan yang turun. Refly secara gamplang menyebut sosok Kartika Wirjoatmodjo dan Budi Gunadi Sadikin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Rangkap Jabatan, Refly Harun Ungkap Gaji Staf Menteri & Komisaris BUMN

Soal Rangkap Jabatan, Refly Harun Ungkap Gaji Staf Menteri & Komisaris BUMN

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 09:16 WIB

Memilih Mundur, Refly Harun Blak-blakan Ungkap Gaji saat Jadi Staf Menteri

Memilih Mundur, Refly Harun Blak-blakan Ungkap Gaji saat Jadi Staf Menteri

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 16:05 WIB

Diminta Nilai Kinerja Pemerintahan Jokowi, Refly Harun Kasih Skor Segini

Diminta Nilai Kinerja Pemerintahan Jokowi, Refly Harun Kasih Skor Segini

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 16:18 WIB

Ditanya soal Kembali ke Pemerintahan, Begini Jawaban Refly Harun

Ditanya soal Kembali ke Pemerintahan, Begini Jawaban Refly Harun

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 15:53 WIB

Refly Harun Sindir Jokowi saat Idul Fitri: Kok Kelabakan Hadapi Covid-19?

Refly Harun Sindir Jokowi saat Idul Fitri: Kok Kelabakan Hadapi Covid-19?

News | Senin, 25 Mei 2020 | 16:58 WIB

Terkini

KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki

KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung

Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli

Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

×