Array

Masyarakat Sudah Pentahelix, Pemerintah Harus Satu Komando dan Konsisten

Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:29 WIB
Masyarakat Sudah Pentahelix, Pemerintah Harus Satu Komando dan Konsisten
[Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Pandemi virus Corona Covid-19 tak hanya menjangkiti aspek kesehatan masyarakat yang mengakibatkan korban jiwa tetapi sudah sampai mengganggu aspek ketahanan nasional. Kebijakan pemerintah sebagai komando diminta tegas dan konsisten.

Beberapa elemen masyarakat dari berbagai sektor sebenarnya sudah menjalankan konsep pembangunan pentahelix, di mana unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media bersatu.

Dari sektor perekonomian, para pengusaha sudah bergerak membantu pemerintah dalam menggalang donasi dari pengusaha agar penanganan wabah dan roda ekonomi terus berputar, komando pemerintah yang tegas akan mempermudah penanganan wabah ini.

"Komando harus jelas, kita sudah menjadi pentahelix, KADIN ini intens terus kami kumpul melalui zoom selalu berkomunikasi sudah berapa pengangguran di Indonesia, ini harus kita beri motivasi dan stimulus pemerintah harus sampai ke tangan mereka," kata Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Nita Yudi dalam diskusi dari Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Dari institusi pendidikan, Sekretaris Universitas Indonesia Agustin Kusumayati menyebut pihaknya sudah melakukan banyak pengabdian masyarakat mulai membuka rumah sakit dan laboratorium mereka untuk melayani pasien Covid-19, hingga membuat ventilator portabel karya mahasiswa yang rencananya akan diproduksi massal bekerja sama dengan pihak swasta.

"Ibarat perang, maka komando harus jelas, dengan demikian apabila komando keputusan perintah jelas dan konsisten maka seluruh unsur akan menjadi sinergis, kami harap lebih kuat lagi kepemimpinan," tegas Agustin.

Kemudian dari media, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S Depari mengaku awak pers sudah mulai mengurangi pemberitaan negatif dan memperbanyak kabar baik tentang covid-19.

"Tanpa mengabaikan koreksi maupun kritik terhadap penyelenggaraan yang kurang baik," kata Atal.

Untuk diketahui, kurva kasus virus corona di Indonesia belum juga melandai hingga Kamis (28/5/2020) kemarin, tercatat sudah ada 24.538 kasus positif, 16.802 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, kasus sembuh 6.240 orang, dan kasus meninggal 1.496 jiwa.

Baca Juga: Andre Roside Sebut Muannas Politikus PSI Cuma Bikin Repot Menteri Teten

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI