Rusuh Protes George Floyd, Trump Masukkan Antifa ke Daftar Teroris

Rendy Adrikni Sadikin, Fitri Asta Pramesti

Senin, 01 Juni 2020 | 09:16 WIB
Rusuh Protes George Floyd, Trump Masukkan Antifa ke Daftar Teroris
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan memasukkan Antifa ke dalam daftar organisasi terorisme domestik setelah munculnya kerusuhan pada aksi-aksi protes atas kematian George Flyod.

Menyadur Bloomberg, Trump menyampaikan keputusannya ini melalui akun twitter pribadinya pada Minggu (31/5).

"Amerika Serikat akan memasukkan Antifa sebagai Organisasi Teroris," cuit Trump seperti dikutip Suara.com, Senin (1/6).

Trump menuding Antifa alias Antifasis sebagai dalang atas munculnya kericuhan dan tindakan anarki selama protes yang berlangsung di beberapa daerah di Amerika Serikat.

"Antifa yang memimpin anarkisme, di antara lainnya, telah dihentikan dengan cepat. Yang seharusnya mampu diselesaikan oleh Wali Kota (Minneapolis) pada malam pertama dan tidak akan ada masalah," ujar Trump pada cuitan yang memberikan pujian kepada pasukan Garda Nasional.

Rusuh Protes George Floyd, Trump Masukkan Antifa ke Daftar Teroris (twitter.com/realDonaldTrump)
Rusuh Protes George Floyd, Trump Masukkan Antifa ke Daftar Teroris (twitter.com/realDonaldTrump)

Dalam cuitan tersebut, Trump juga menyebut Garda Nasional berhasil memadamkan kericuhan dan mengembalikan keamaan di Minneapolis pada Sabtu (30/5).

Para kritikus menyebut Trump telah 'mengipasi' api kerusuhan melalui serangkaian pernyataan dan cuitan di twitter. Sabtu (30/5) lalu, Trump mengancam akan melepaskan "kekuatan tak terbatas" dari militer AS untuk menghadapi demonstran, meskipun terdapat pembatasan hukum atas kegiatan domestik.

Rusuh Protes George Floyd, Trump Masukkan Antifa ke Daftar Teroris (twitter.com/realDonaldTrump)
Rusuh Protes George Floyd, Trump Masukkan Antifa ke Daftar Teroris (twitter.com/realDonaldTrump)

Lebih lanjut disebutkan, Antifa atau Antifasis merupakan sebuah kelompok aktivis radikal. Terkadang, kata tersebut digunakan untuk menggambarkan aktivis politik militan sayap kiri.

Tahun lalu, Trump juga telah melayangkan ancaman untuk menunjukan Antifa sebagai organisasi teroris setelah adanya demonstrasi sayap kiri terkait rasialisme di Charlottesville, Virginia pada 2017 silam.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi untuk George Floyd, Ribuan Demonstran Padati Kedubes AS di London

Aksi untuk George Floyd, Ribuan Demonstran Padati Kedubes AS di London

News | Senin, 01 Juni 2020 | 07:13 WIB

Salut! Ratusan Warga dan Polisi di Santa Cruz Berlutut Kenang George Floyd

Salut! Ratusan Warga dan Polisi di Santa Cruz Berlutut Kenang George Floyd

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 19:54 WIB

Kerusuhan Akibat Protes George Flyod Merajalela, AS Terapkan Jam Malam

Kerusuhan Akibat Protes George Flyod Merajalela, AS Terapkan Jam Malam

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 16:49 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB