Kisah Sopir Mobil Jenazah Terima Takdir Positif Corona

Pebriansyah Ariefana
Kisah Sopir Mobil Jenazah Terima Takdir Positif Corona
Ilustrasi mobil jenazah. (sukabumiupdate.com).

Mereka betugas mengantarkan jenazah 1 orang yang sama.

Suara.com - Dua sopir mobil jenazah yang membawa jenazah positif COVID-19 tertular virus corona. Mereka betugas mengantarkan jenazah 1 orang yang sama.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam merilis 12 orang penambahasan pasien positif, sehingga secara kumulatif total pasien positif Covid-19 di Kota Batam mencapai 140 orang.

Ketua Tim Gugas Batam, Muhammad Rudi mengatakan penambahan kasus baru ini berdasarkan temuan kasus baru (imported case) dan hasil penelusuran kontak dari klaster HOG Eden Park dan Palm Spring Kota Batam.

"Total ada 12 orang bertambah, terdiri dari 8 orang perempuan dan 4 orang laki-laki," ujar Rudi dalam siaran pers yang diterima Batamnews (jaringan Suara.com), Senin (1/6/2020).

Untuk pasien nomor 129 Kota Batam merupakan seorang pria berusia 68 tahun, Ia diketahui merupakan ayah kandung dari pasien nomor 102 Kota Batam. Sehingga masih tergabung dengan klaster HOG Eden Park.

Kemudian istrinya juga dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan, dan terkonfirmasi positif, dengan begitu juga tergabung dalam klaster HOG Eden Park. Pasien ini ditetapkan sebagai pasien nomor 130 Kota Batam.

Pasien selanjutnya merupakan anak laki-laki berusia 8 tahun, ibunya merupakan jemaat gereja HOG Eden Park. Sehinggal dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pada keduanya, dan hasilnya Ia terkonfirmasi positif, sedangkan ibunya terkonfirmasi negatif. Dengan begitu Ia ditetapkan sebagai pasien nomor 131 Kota Batam.

"Ibunya sudah diambil sampel swab kedua, tinggal menunggu hasilnya," kata Rudi

Lalu lanjut pada pasien nomor 132 Kota Batam, yang merupakan seorang prempuan berusia 20 tahun. Ia merupakan adik ipar dari pasien nomor 100, yang tergabung dalam klaster Palm Spring.

Sedangkan pasien nomor 133 Kota Batam, merupakan seorang anak perempuan berusia 4 tahun. Diketahui ayahnya meninggal dunia, dengan riwayat batuk diserta demam, dan kemudian ayahnya ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sampai saat ini belum tergabung dalam klaster manapun.

Selanjutnya pasien nomor 134 Kota Batam, merupakan seorang perempuan berusia 44 tahun. Ia merupakan kakak kandung dari pasien nomor 124 Kota Batam. Dan pasien nomor 135 Kota Batam, merupakan seorang perempuan berusia 21 tahun. Ia merupakan keluarga dari bayi kembar.

Pasien berikutnya adalah pasien nomor 136 Kota Batam, Ia merupakan seorang perempuan berusia 45 tahun. Ia menghadiri takziah alamarhum Ian Alekxander, keluarga yang tergabung klaster Palm Spring.

Untuk pasien nomor 137 Kota Batam merupakan pengemudi mobil jenazah, seorang laki-laki berusia 33 tahun. Waktu itu, Ia bertugas membawa jenazah Ian Alxeander.

Pasien selanjutnya merupakan pasien 138 Kota Batam, seorang perempuan berusia 43 tahun. Ia diketahui menghadiri taziah almarhum Ian Alexander.

Pengemudi mobil jenazah lainnya juga terkonfirmasi positif, dan ditetapkan sebagai pasien nomor 139 Kota Batam. Seorang pria berusia 29 tahun, waktu itu Ia bertugas membawa jenazah Ian Alexander.

Terakhir Pasien nomor 140 Kota Batam, merupakan seorang remaja perempuan berusia 13 tahun. Ia merupakan anak kandung dari pasien nomor 134 Kota Batam.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS