Ketua Lab FK UI Sebut Corona di Jakarta Bisa Beda Varian dengan Surabaya

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2020 | 15:00 WIB
Ketua Lab FK UI Sebut Corona di Jakarta Bisa Beda Varian dengan Surabaya
[Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Penyebaran Virus Corona yang terjadi di Indonesia memungkinkan adanya perbedaan varian atau strain Virus Corona SARS-Cov-2 penyebab Covid-19 antardaerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Lab Mikrobiologi FKUI) Prof Pratiwi Sudarmono di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta pada Selasa (2/6/2020).

Pratiwi mengatakan, virus ini terus melakukan perubahan atau bermutasi secara kontinyu karena termasuk ke dalam Virus RNA. Virus SARS-CoV-2 di Jakarta, katanya, bisa saja berbeda dengan virus yang di Surabaya.

"Dari data GISAID (Global Initiative on Sharing All Influenza Data) diketahui bahwa virus-virus itu mempunyai perbedaan. Namun perbedaannya tidak cukup bermakna untuk mengatakan bahwa ini bukan SARS-CoV-2, jadi ini tetap ini Virus SARS-CoV-2, cuma ada variasi-variasi," kata Prof Pratiwi dari Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Dari data GISAID tersebut, peneliti bisa memetakan virus di sebuah daerah berasal dari mana dengan metode sequencing, karena setiap daerah bisa saja berbeda varian atau strain.

"Semakin banyak virus yang nanti kita lakukan sequencing maka kita akan semakin tahu dari mana saja virus yang ada itu datang, misalnya yang datang ke Indonesia Timur apakah sama dengan yang datang ke Indonesia Barat," katanya.

Terkait dengan proses pembuatan vaksin, Pratiwi minta masyarakat jangan menunggu vaksin sebab prosesnya masih lama, tetap ikuti protokol kesehatan dan menjaga imunitas tubuh.

Diketahui, hingga Senin (1/6/2020) jumlah positif Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 26.940 orang, dirawat 17.662 orang, sembuh 7.637 orang, dan meninggal dunia 1.641 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Warga Takut Gelombang Kedua Covid, Tapi Masih Suka Ngopi ke Restoran

Banyak Warga Takut Gelombang Kedua Covid, Tapi Masih Suka Ngopi ke Restoran

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:47 WIB

DPR: Teror Diskusi UGM Bikin Malu Wajah Demokrasi Indonesia

DPR: Teror Diskusi UGM Bikin Malu Wajah Demokrasi Indonesia

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:27 WIB

Jika Terpaksa, Kota Bandung Akan Kembali Menerapkan PSBB Corona

Jika Terpaksa, Kota Bandung Akan Kembali Menerapkan PSBB Corona

Jabar | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:21 WIB

Bersiap New Normal, Ratusan Ribu Butir Vitamin C Dikirim ke Pesantren Jatim

Bersiap New Normal, Ratusan Ribu Butir Vitamin C Dikirim ke Pesantren Jatim

Jatim | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:06 WIB

Buang Masker Bekas Sembarangan di Negara Ini Bisa Kena Denda Rp 3,9 Juta

Buang Masker Bekas Sembarangan di Negara Ini Bisa Kena Denda Rp 3,9 Juta

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 14:15 WIB

Terkini

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

News | Senin, 13 April 2026 | 19:11 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

News | Senin, 13 April 2026 | 19:06 WIB

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB