Teror Diskusi UGM, Istana: Pemerintah 100 Persen Dukung Pengusutannya

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 02 Juni 2020 | 21:33 WIB
Teror Diskusi UGM, Istana: Pemerintah 100 Persen Dukung Pengusutannya
Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta - (Antara/Rizky)

Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menyarankan panitia atau narasumber yang mendapat teror dan ancaman pembunuhan untuk melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian.

Ia menegaskan, pemerintah sangat mendukung upaya pencarian pelaku peneror panitia dan narasumber tersebut.

"Tapi kalau panitia merasa diteror, laporkan saja. Pemerintah mendukung 100 persen upaya untuk mencari siapa yang meneror panitia dan narasumber diskusi," ujar Donny saat dihubungi Suara.com pada Selasa (2/6/2020).

Pernyataan Donny tersebut menanggapi agenda diskusi Constitutional Law Society Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (CLS FH UGM) bertajuk "Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan" yang dibatalkan hingga berujung aksi teror dan ancaman pembunuhan kepada panitia dan narasumber.

Donny mengemukakan, jika terjadi teror, ia meminta agar kasus teror dan ancaman pembunuhan harus diusut secara tuntas. Dia juga menegaskan, pemerintah tidak mendukung apapun terkait teror yang membungkam kebebasan berekspresi.

"Pemerintah tidak mendukung ya cara-cara teror dalam membungkam kebebasan berekspresi warganya. Jadi kalau memang betul ada teror ya musti diusut sama polisi siapa yang meneror apa motovasinya harus dibuka secara terang benderang," ucapnya.

Tak hanya itu, Donny menyebut banyak akun di media sosial yang berisi pendapat miring terhadap pemerintah. Namun, kata Donny, pemerintah tidak melakukan tindakan represif dan pembungkaman terkait hal tersebut.

"Kita tahu di akun media sosial setiap harinya banyak pendapat miring tentang pemerintah tapi tidak ada masalah tidak ada kemudian represif dan pembungkaman dan semua kebebasan bereskpresi," katanya.

Seperti diketahui, diskusi oleh CLS FH UGM batal diadakan usai panitia penyelenggara mendapatkan sejumlah teror dimana salah satu di antaranya adalah ancaman pembunuhan.

Diskusi itu semestinya akan berlangsung pada Jumat (29/5/2020) dan akan membahas tentang peluang pemberhentian presiden di tengah pandemi jika dilihat dari hukum tata negara. Namun, karena mendapat teror dan tekanan, maka panitia memutuskan untuk membatalkan acara tersebut.

baca juga

Adapun bentuk teror lain berupa pengiriman pemesanan ojek online ke kediaman, telepon, hingga adanya sejumlah orang misterius yang mendatangi kediaman mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terima Disebut Makar, Guru Besar UII Laporkan Dosen UGM

Tak Terima Disebut Makar, Guru Besar UII Laporkan Dosen UGM

Jogja | Selasa, 02 Juni 2020 | 17:40 WIB

Jejak Dosen UGM yang Dilaporkan Gubes UII, Kritik Hanum Rais Hingga Anies

Jejak Dosen UGM yang Dilaporkan Gubes UII, Kritik Hanum Rais Hingga Anies

Jogja | Selasa, 02 Juni 2020 | 16:50 WIB

CLS FH UGM Diteror, Din Syamsuddin: Pembungkaman Kampus Itu Pembodohan

CLS FH UGM Diteror, Din Syamsuddin: Pembungkaman Kampus Itu Pembodohan

Jogja | Senin, 01 Juni 2020 | 15:16 WIB

Diskusi UGM Penuh Teror, Jansen: Mana Aktivis HAM yang Dulu Kritik SBY?

Diskusi UGM Penuh Teror, Jansen: Mana Aktivis HAM yang Dulu Kritik SBY?

News | Senin, 01 Juni 2020 | 08:26 WIB

Akun Diretas hingga Rumah Digedor, Ini Deretan Teror Diskusi CLS FH UGM

Akun Diretas hingga Rumah Digedor, Ini Deretan Teror Diskusi CLS FH UGM

Jogja | Senin, 01 Juni 2020 | 06:22 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×