Kemlu Sebut WNI Tidak Terdampak Aksi Demonstrasi George Floyd di AS

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 16:30 WIB
Kemlu Sebut WNI Tidak Terdampak Aksi Demonstrasi George Floyd di AS
Aksi demonstrasi memprotes kematian George Floyd di Washington DC. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)

Suara.com - Aksi demonstrasi atas kematian George Floyd yang tewas dibunuh anggota polisi Minneapolis, Derek Chauvin kian meluas hingga terjadi di 140 kota di Amerika Serikat. Kabar baiknya, tidak ada satupun warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak akibat demonstrasi yang berujung pada kericuhan.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi terakhir dari kondisi yang ada di Amerika Serikat. Hasilnya, tidak ada satupun WNI yang merasakan dampak akibat demonstrasi tersebut.

"Hingga saat ini tidak ada WNI yang terdampak dari proses demonstrasi yang ada di Amerika Serikat yang saat ini terjadi di lebih dari 140 kota di Amerika Serikat," kata Judha dalam konferensi pers yang disampaikan secara virtual, Rabu (3/6/2020).

Berdasarkan informasi terakhir yang kami terima dari perwakilan kita di Amerika Serikat, hingga saat ini tidak ada WNI yang terdampak dari proses demonstrasi yang ada di amerika serikat yang saat ini terjadi di lebih dari 140 kota di Amerika Serikat.

Kemenlu terus memperbaharui informasi dari enam perwakilan RI yang ada di Washington DC, San Fransisco, Los Angeles, Chicago, New York dan Houston. Setidaknya ada 142.141 WNI yang tercatat menetap di Amerika Serikat.

Dengan adanya peristiwa demonstrasi tersebut, perwakilan RI di Amerika Serikat sudah memperluas komunikasi dengan berbagai macam komunitas masyarakat Indonesia yang ada di negeri Paman Sam tersebut. Bahkan mereka pun saling memantau kondisi masing-masing melalui pertemuan berbasis online.

"Alhamdulillah hingga saat ini kondisi warga negara kita dalam kondisi baik dan aman termasuk akses kepada pelayanan kesehatan yang ada di AS," ujarnya.

Judha menambahkan, perwakilan RI yang ada di Amerika Serikat sudah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI yang di sana untuk tetap tenang, tidak keluar rumah dan mengikuti arahan dari otoritas setempat serta selalu memantau komunikasi dengan seluruh perwakilan RI yang ada di AS.

"Termasuk juga dalam keadaan darurat dapat menghubungi hotline dari perwakilan RI yang terdekat," tutupnya.

Aksi demonstrasi atas kematian George Floyd yang tewas dibunuh oleh anggota polisi Minneapolis, Derek Chauvin, telah berlangsung diberbagai wilayah Amerika Serikat.

Minneapolis, tempat Floyd meninggal, Kota New York, Philadelphia dan Washington DC, dilaporkan 9News bahkan harus memberlakukan jam malam untuk meredam kerusuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situasi Makin Tak Kondusif, Pentagon Kerahkan Ribuan Tentara ke Washington

Situasi Makin Tak Kondusif, Pentagon Kerahkan Ribuan Tentara ke Washington

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:50 WIB

FA Inggris Izinkan Pemain Tunjukkan Aksi Solidaritas untuk George Floyd

FA Inggris Izinkan Pemain Tunjukkan Aksi Solidaritas untuk George Floyd

Bola | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:25 WIB

Hitamkan Wajah Demi Dukung #BlackLivesMatter, Influencer Ini Justru Dihujat

Hitamkan Wajah Demi Dukung #BlackLivesMatter, Influencer Ini Justru Dihujat

Video | Rabu, 03 Juni 2020 | 16:00 WIB

Dikritik Hamilton, Pebalap F1 Mulai Tuntut Keadilan untuk George Floyd

Dikritik Hamilton, Pebalap F1 Mulai Tuntut Keadilan untuk George Floyd

Sport | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:25 WIB

Joe Biden Berencana Hadiri Pemakaman George Floyd

Joe Biden Berencana Hadiri Pemakaman George Floyd

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:18 WIB

Terkini

Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras

Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:31 WIB

Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY

Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:26 WIB

Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa

Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:18 WIB

Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega

Pengamat: Dasco Baca Situasi Dunia, Maka Jadi 'Arsitek Pertemuan' Prabowo-Mega

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:09 WIB

Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr

Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:00 WIB

Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar

Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:47 WIB

Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu

Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:46 WIB

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:25 WIB

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:24 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:19 WIB