Tolak Sekolah Masuk saat New Normal, IDAI: 1 Juta Anak Bisa Meninggal!

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 03 Juni 2020 | 16:31 WIB
Tolak Sekolah Masuk saat New Normal, IDAI: 1 Juta Anak Bisa Meninggal!
Ilustrasi anak-anak sekolah. (Shutterstock)

Suara.com - Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman B Pulungan menolak keras rencana sekolah kembali di buka dalam skema new normal. Ia menyebut 1 juta anak bisa meninggal jika mereka dibiarkan sekolah dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan oleh Aman saat menjadi pembicara dalam acara Kabar Siang yang disiarkan di TVOne, Selasa (2/6/2020). Aman mendesak pemerintah untuk tidak mengeluarkan kebijakan membuka kembali sekolah hingga akhir 2020.

"Kita didiklah anak kita di rumah dulu. Kita tunggu sampai 2020, bersabarlah dulu," kata Aman seperti dikutip Suara.com, Rabu (3/6/2020).

Desakan Aman bukan tanpa alasan. Ia menolak sekolah dibuka kembali dalam waktu dekat lantaran angka kasus virus corona masih terbilang cukup tinggi.

Bahkan, kurva pertambahan kasus corona pada anak tiap pekannya masih terus mengalami peningkatan. Pembukaan kembali sekolah dapat menempatkan anak dalam posisi yang berisiko tinggi.

"PDP (Pasien dalam Pemantauan) juga masih naik sekarang. Kami di hilir, kami yang merawat, kami tahu kejadiannya," imbuh Aman.

Bila new normal yang dimaksud akan menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok (komunitas) terhadap virus corona, dibutuhkan 50 persen dari jumlah komunitas terinfeksi virus corona. Saat ini setidaknya ada 60 juta anak sekolah.

Artinya, 50 persen dari jumlah total anak sekolah adalah sebanyak 30 juta anak harus menderita virus corona.

"Pertanyaan saya, anak siapa yang akan sakit 30 juta ini," ujar Aman.

baca juga
Ketua IDAI Aman B Pulungan (dok TVOne)
Ketua IDAI Aman B Pulungan (dok TVOne)

Dengan tingkat kematian rata-rata di Indonesia sebanyak 2 hingga 5 persen, maka sekitar 1 juta anak di Indonesia dapat meninggal akibat virus corona. Aman tidak akan membiarkan hal itu terjadi.

Dalam ilmu kedokteran, satu nyawa anak sangat berharga. Ia menentang keras sekolah dibuka dalam waktu dekat.

"Akan ada satu juta yang meninggal. Saya tidak setuju, anak siapa yang akan meninggal, bagi kami dokter anak Indonesia, satu anak meninggalpun tidak boleh," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uji Coba Sanksi New Normal, Pengendara Tak Bermasker Dihukum Jalan Jongkok

Uji Coba Sanksi New Normal, Pengendara Tak Bermasker Dihukum Jalan Jongkok

Jatim | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:35 WIB

Jelang New Normal, Mal di Bandung Masih Dilarang Buka

Jelang New Normal, Mal di Bandung Masih Dilarang Buka

Jabar | Rabu, 03 Juni 2020 | 14:53 WIB

Isi Pergub Menuju New Normal Jawa Barat

Isi Pergub Menuju New Normal Jawa Barat

Jabar | Rabu, 03 Juni 2020 | 14:43 WIB

New Normal, MUI DKI Minta Masyarakat Wudhu di Rumah Saat Salat di Masjid

New Normal, MUI DKI Minta Masyarakat Wudhu di Rumah Saat Salat di Masjid

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 14:42 WIB

Menjelang New Normal, Destinasi Wisata di Bantul Ini Segera Dibuka Kembali

Menjelang New Normal, Destinasi Wisata di Bantul Ini Segera Dibuka Kembali

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton

Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:08 WIB

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:05 WIB

Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!

Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:53 WIB

Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk

Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:52 WIB

Negara Gagal Biayai Wajib Belajar, Anak Miskin Malah Disandera Ijazahnya

Negara Gagal Biayai Wajib Belajar, Anak Miskin Malah Disandera Ijazahnya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:39 WIB

Viral! Patwal RI 21 Pepet Mobil Warga di Senayan, Pengemudi Protes Dipaksa Berhenti

Viral! Patwal RI 21 Pepet Mobil Warga di Senayan, Pengemudi Protes Dipaksa Berhenti

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:38 WIB

Plastik Terurai Jadi Partikel Makin Kecil: Mengapa Nanoplastik Kini Menjadi Perhatian Ilmuwan?

Plastik Terurai Jadi Partikel Makin Kecil: Mengapa Nanoplastik Kini Menjadi Perhatian Ilmuwan?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:34 WIB

Alasan Presiden Belarus Menginap di Istana Negara, Prabowo Ingin Beri Penghormatan Khusus

Alasan Presiden Belarus Menginap di Istana Negara, Prabowo Ingin Beri Penghormatan Khusus

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:30 WIB

'Saling Membersamai', Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Usai Praperadilannya Ditunda

'Saling Membersamai', Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Usai Praperadilannya Ditunda

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:21 WIB

Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi

Janji! Amerika Tidak Serang Iran Lagi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:18 WIB

×