Ombudsman Minta Kemendikbud Perhatikan Ini Sebelum Kembali Buka Sekolah

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Rabu, 03 Juni 2020 | 19:45 WIB
Ombudsman Minta Kemendikbud Perhatikan Ini Sebelum Kembali Buka Sekolah
Anggota Ombudsman Ninik Rahayu. (ANTARA/Imam B/pri).

Suara.com - Ombudsman RI meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mempertimbangkan secara matang sebelum memutuskan membuka kembali sekolah saat pelaksanaan tatanan normal baru atau new normal. Sebab, keselamatan siswa dan masyarakat mesti menjadi prioritas utama sebelum kegiatan belajar mengajar kembali dibuka di sekolah saat pandemi Covid-19.

Anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu mengatakan pemerintah dan Kemendikbud perlu terlebih dahulu melakukan kajian mendalam dan memastikan situasi dan kondisi betul-betul aman dari Covid-19.

"Ombudsman berharap ada kehati-hatian dari pemerintah dalam rangka menetapkan rencana anak-anak kembali sekolah kalau belum betul-betul aman perlu dilakukan kajian secara mendalam. Karena, prioritas untuk memastikan keselamatan siswa dan masyarakat itu jauh lebih penting," kata Ninik saat jumpa pers daring yang disiarkan langsung lewat Instagram Ombudsman RI, pada Rabu (3/6/2020).

"Ombudsman pada kesempatan lalu melalui Bapak Suadi sebagai pengampu Bidang Pendidikan bahkan sudah menyampaikan ada baiknya ajaran baru diundur sampai akhir tahun 2020," katanya.

Disisi lain, Ninik menilai sulit memastikan siswa dan siswi khususnya anak-anak akan mematuhi dan disiplin menerapkan protokoler kesehatan jika sekolah kembali dibuka saat pelaksanaan new normal. Terlebih, belum memadainya sarana dan prasarana sekolah dalam menunjang protokol kesehatan juga dinilai Ninik harus menjadi pertimbangan khusus sebelum memutuskan untuk kembali membuka kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Nah tentu hal ini Ombudsman perlu sekali menyampaikan pemerintah pusat perlu mempertimbangkan perbedaan kondisi antara wilayah. Saya kira antara wilayah satu dengan yang lainnya berbeda-beda dalam penyikapan rencana kemungkinan anak bisa sekolah kembali ini," ujar Ninik.

Ninik menuturkan, beberapa negara seperti Korea Selatan dan China yang sempat membuka kegiatan belajar mengajar di sekolah pada Mei 2020 kekinian pun telah ditutup kembali.

"Oleh karena itu tentu Ombudsman ingin memberikan masukan agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perlu memastikan wilayah-wilayah mana yang sudah dianggap bebas dari Covid-19 yang kemudian dilakukan uji coba seperti yang disampaikan Pak Alamsyah tadi, untuk dilakukan uji coba terlebih dahulu dilakukannya pembukaan sekolah bagi anak-anak," tutur Ninik.

"Misalanya di daerah-daerah yang sudah bisa dipastikan itu adalah wilayah hijau dengan tetap memastikan bahwa perlintasan antar wilayahnya juga terjamin," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gugus Tugas Covid-19 Surabaya Sebut Status Wakil Wali Kota Belum Dipastikan

Gugus Tugas Covid-19 Surabaya Sebut Status Wakil Wali Kota Belum Dipastikan

Jatim | Rabu, 03 Juni 2020 | 18:55 WIB

Untuk Bisa Sukses, New Normal Wajib Dibarengi dengan Penurunan Kasus Baru

Untuk Bisa Sukses, New Normal Wajib Dibarengi dengan Penurunan Kasus Baru

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 18:33 WIB

Pandemi Virus Corona Covid-19 Picu Agoraphobia, Kenali Gejalanya!

Pandemi Virus Corona Covid-19 Picu Agoraphobia, Kenali Gejalanya!

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 19:30 WIB

Ahli Sarankan Pasangan Pakai Masker saat Berhubungan Seks di Tengah Pandemi

Ahli Sarankan Pasangan Pakai Masker saat Berhubungan Seks di Tengah Pandemi

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:52 WIB

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Bogor | Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

×