Cari Kerja saat Covid-19: Selalu Positif, Semua Pengalaman Kerja Berharga

BBC

BBC

Sabtu, 06 Juni 2020 | 05:24 WIB
Cari Kerja saat Covid-19: Selalu Positif, Semua Pengalaman Kerja Berharga
[BBC]

Scott Wilson-Laing, 33: 'Selalu positif, semua pengalaman kerja berharga'

Saya berusia 11 tahun ketika saya tahu saya ingin menjadi pilot. Saya bahkan berpikir untuk langsung melamar ke Angkatan Udara (RAF). Tapi penasihat karier saya mengatakan kepada saya bahwa gelar universitas akan terlihat lebih baik pada formulir lamaran. Saya akan digaji lebih tinggi dan dipromosikan lebih cepat. Jadi saya memutuskan masuk ke Universitas Wales untuk mempelajari sejarah dan arkeologi.

Pada saat saya lulus pada 2008, peluang sudah kering. Kantor perekrutan RAF mengatakan bahwa mereka tidak merekrut posisi tertentu seperti pilot. Saya bahkan tidak bisa menunggu satu tahun untuk melamar lagi karena saya akan terlalu tua. Saya patah hati.

Tidak ada pekerjaan di kota asal saya di Sunderland. Jadi saya melamar apa pun yang ada. Pada akhirnya saya bekerja di call centre selama setahun. Setelah itu, saya bekerja di sebuah mercu suar selama enam bulan dan kemudian pabrik baja. Selama enam tahun saya bekerja dari lini produksi untuk penjualan dan operasi, sebelum pindah ke sebuah perusahaan IT.

Saya bekerja untuk orang lain selama satu dekade. Saya punya anak perempuan yang berusia 10 tahun sekarang. Hal kecil seperti harus meminta liburan satu hari hanya untuk melihat pertunjukan sekolahnya membuat saya memikirkan kembali karier saya.

Jadi saya menggunakan pengalaman saya untuk mendirikan WL Distillery di County Durham tahun lalu. Kami memproduksi gin premium.

Dan kemudian pandemi datang. Sebuah pabrik di China membuat beberapa peralatan kami sehingga kami tidak bisa membuat gin. Tapi kami melihat ada kekurangan pembasmi kuman tangan yang besar, jadi kami memutuskan untuk menggunakan bahan kami untuk memproduksi dalam jumlah kecil untuk layanan kesehatan Inggris (NHS), sekolah dan UMKM.

Saran saya untuk lulusan baru adalah untuk tetap positif yang Anda bisa dan berhenti memikirkan hal yang tidak sesuai angan. Saya kira hidup saya sudah jelas: pergi ke universitas, mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan paket pensiun bagus. Tapi kisah hidup seperti itu bukan lagi bagian dari dunia di mana kita tinggal sekarang.

Bukalah hati untuk peluang yang mungkin di luar rencana. Bekerja di sebuah pusat panggilan adalah di mana saya belajar cara yang tepat untuk berbicara dengan staf. Sungguh menakjubkan keterampilan yang Anda dapat dari pekerjaan, bahkan tanpa Anda sadari.

baca juga

Harriet Nicholson, 33: 'Jangan mengesampingkan pekerjaan non-sarjana'

Saya malu untuk mengatakannya sekarang, tapi ketika saya lulus pada 2008 kupikir orang akan melemparkan kesempatan pada saya. Saya tahu ada krisis keuangan terjadi, tapi saya percaya pasar berutang pekerjaan pada saya. Saya punya gelar sarjana sejarah dari Universitas Oxford dan selalu berprestasi. Saya sangat sombong.

Pada saat itu saya ingin langsung bekerja di perusahaan raksasa seperti Unilever dan Reckitt Benckiser. Ketika saya tidak mendapatkan di mana pun, saya mulai melamar ke agen periklanan, dan pengecer besar seperti Tesco. Saya pikir saya mengirim sekitar 10 lamaran. Saya mendapat lima wawancara.

Setelah empat bulan mencoba dan tidak ada tanda-tanda positif, saya akhirnya pindah kembali ke Southampton di mana saya mengambil pekerjaan sebagai resepsionis bidang medis.

Saya merasa malu dan telah kehilangan kepercayaan diri. Pekerjaan itu membuat saya menyadari saya tidak sebaik yang saya pikir. Begitu banyak orang yang bisa melakukan pekerjaan saya dengan lebih baik.

Setelah itu saya mendapat kesempatan magang di Oxfam. Kesempatan itu sangat berguna karena saya mendapat banyak kontak dan akhirnya melanjutkan studi untuk mendapat gelar magister manajemen. Studi itu mengantar saya pada pekerjaan saya saat ini di sebuah konsultasi digital. Di kantor yang sekarang saya bertemu suami saya!

Melihat ke belakang, saya memegang gelar sarjana dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi, dan itu sangat konyol. Sebagai contoh, ketika saya tidak berhasil mendapat pekerjaan di Unilever, saya menyerah. Saya tidak berpikir mencari pekerjaan entry-level.

Saya akan mengatakan kepada lulusan baru: Jangan takut untuk meminta bantuan, dan mengambil keuntungan dari hal-hal yang Anda ambil. Kembali ke 2008, kami memasuki pasar kerja sebagai pengguna awal Facebook dan Twitter, sehingga kami dapat mendidik perusahaan tentang cara menggunakan platform tersebut.

Bisnis saat ini masih mencoba untuk mencari tahu TikTok, jadi jangan meremehkan kekuatan pengetahuan digital Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Facebook Tolak Iklan Media Asing Jelang Pemilu Amerika Serikat

Facebook Tolak Iklan Media Asing Jelang Pemilu Amerika Serikat

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:38 WIB

5 Tanda Kamu harus Cari Kerja Baru Sekarang

5 Tanda Kamu harus Cari Kerja Baru Sekarang

Lifestyle | Senin, 20 Januari 2020 | 10:00 WIB

Bantu Lulusan Baru Cari Kerja, Google Hadirkan Aplikasi Kormo

Bantu Lulusan Baru Cari Kerja, Google Hadirkan Aplikasi Kormo

Tekno | Rabu, 20 November 2019 | 12:15 WIB

Terkini

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:40 WIB

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 12:38 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 12:35 WIB

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

×