Banjir Rob Terjang Pemukiman Warga di Meulaboh

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 08 Juni 2020 | 00:50 WIB
Banjir Rob Terjang Pemukiman Warga di Meulaboh
Kondisi rob yang terjadi di Meulaboh. [Antara]

Suara.com - Banjir rob setinggi 30 centimeter merendam pemukiman warga Desa Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh terendam.

Banjir rob tersebut terjadi akibat terjangan abrasi yang melanda kawasan ini sejak dua pekan terakhir.

“Untuk sementara belum ada warga saya yang mengungsi, akan tetapi ada sekitar 10 rumah yang ikut terendam air laut,” kata Pejabat Sementara Kepala Desa Pasir Indra Gunawan seperti dilansir Antara pada Minggu (7/6/2020).

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, masyarakat yang rumahnya terendam juga sudah mulai memindahkan barang-barang berharga ke desa tetangga, agar rendaman air laut tidak merusak harta benda para korban.

Selain merendam rumah warga, 45 unit rumah yang berada di sepanjang garis pantai di desa setempat juga terancam rusak dan hancur, karena terjangan abrasi pantai hingga kini terus mengganas.

Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat di daerah ini resah, karena tanggul pengaman pantai yang selama ini berada di sepanjang bibir pantai di daerah ini sudah rusak dan tidak berfungsi, setelah diterjang abrasi.

“Kami berharap persoalan ini segera ditanggapi oleh pihak terkait, sehingga abrasi tidak menyebabkan masyarakat kehilangan tempat tinggal,” kata Indra Gunawan menuturkan.

Pihaknya berharap penanganan musibah tersebut, harus dilakukan secara darurat sementara waktu, guna mengantisipasi meluasnya banjir rob di pemukiman masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Mukhtaruddin yang dikonfirmasi terpisah, membenarkan sejumlah rumah warga di Desa Pasir, Kota Meulaboh, Aceh Barat ikut terendam banjir rob akibat pasang air laut.

Pemerintah daerah, kata dia, saat ini sedang berupaya mengatasi persoalan yang dialami oleh masyarakat, dengan melakukan berbagai langkah penanganan agar musibah tersebut ke depan tidak lagi terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Rob Landa Pluit, Anak Ahok Malah Asyik Mancing

Banjir Rob Landa Pluit, Anak Ahok Malah Asyik Mancing

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 20:34 WIB

Banjir Rob di Penjaringan Capai Satu meter, Ratusan Warga Mengungsi

Banjir Rob di Penjaringan Capai Satu meter, Ratusan Warga Mengungsi

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 19:49 WIB

Banjir Rob Landa Kompleks Pantai Mutiara

Banjir Rob Landa Kompleks Pantai Mutiara

Foto | Minggu, 07 Juni 2020 | 14:35 WIB

Waspada Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Indonesia

Waspada Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Indonesia

Foto | Sabtu, 06 Juni 2020 | 17:50 WIB

Banjir Rob Landa Muara Baru

Banjir Rob Landa Muara Baru

Foto | Jum'at, 05 Juni 2020 | 15:16 WIB

Terkini

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB