Pengacara 7 Tahanan Politik Papua Diserang Orang Tak Dikenal di Jalanan

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 08 Juni 2020 | 23:23 WIB
Pengacara 7 Tahanan Politik Papua Diserang Orang Tak Dikenal di Jalanan
Para aktivis politik yang kekinian ditahan dan mau dibawa ke Kaltim itu ialah Ketua Pusat KNPB Agus Kossay, Ketua KNPB Mimika Steven Itlay, dan Ketua II Legislatif ULMWP Buchtar Tabuni. [Jubi.co.id]

Suara.com - Yuliana Yabansabra, salah satu pengacara 7 tahanan politik Papua diserang oleh orang tak dikenal saat tengah mencari makan siang dengan sepeda motor di Jalan Raya Abepura, Kota Jayapura, Papua, pada Senin (8/6/2020) sekitar pukul 15.00 WIT.

Yuliana mengatakan kejadian itu bermula saat ia bersama dua orang temannya keluar untuk mengambil uang di ATM, sekaligus mencari makan dan isi BBM di SPBU Ale-ale.

Posisi Yuliana mengendarai motor sendirian, sementara kedua temannya yang merupakan staf Lembaga Studi dan Advokasi Hak Asasi Manusia Papua (Elsham Papua) berboncengan di depannya, mereka beriringan dengan jarak sekitar 5 meter.

"Tiba-tiba dari belakang saya ada motor besar jenis Honda Megapro mendekati saya dari samping dan memukul saya dengan tangannya, karena saya menggunakan helm dan saya menahan setir motor, supaya keseimbangan badan saya terjaga tidak jatuh," kata Yuliana saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (8/6/2020).

Yuliana yang merupakan Kepala Divisi Advokasi Advokasi Elsham Papua itu mengatakan, ia bersama kedua temannya sempat mengejar orang tersebut, namun tidak terkejar karena jalanan ramai.

"Begitu dapat keseimbangan yang baik saya langsung mengejar orang tersebut sampai lampu merah Waena, karena terlalu banyak kendaraan saya tidak bisa terus mengejar, karena ada mobil yang tiba-tiba keluar dari arah perumnas 2, 3, yang akan menuju kearah Sentani akhirnya saya tidak bisa mengejarnya," ucapnya.

Yuliana juga tidak sempat mengingat nomor polisi pelaku, yang dia ingat hanya pelaku beraksi sendirian dan diduga orang Papua.

"Kalau ciri fisik itu bisa dipastikan orang papua, hanya memang tadi dia memakai masker jadi untuk mukanya tidak begitu di perhatikan, (plat) DS motor itu, karena plat motor model lama jadi tulisannya tidak jelas, kabur," tegasnya.

Setelah diserang, dia bersama kedua temannya langsung pulang ke rumah menceritakan kepada orang tua untuk didoakan, lalu berkonsultasi dengan direktur Elsham Papua untuk tindak lanjutnya.

baca juga

"Rencana besok saya akan lapor," tutup Yuliana.

Untuk diketahui, sebelum mendapatkan serangan, Yuliana juga sempat mendapatkan teror telepon dari orang tak dikenal dengan nomor kode Amerika Serikat (+1) saat menjadi narasumber diskusi Hak Asasi Manusia Papua Lives Matter yang digelar Amnesty Internasional Indonesia secara virtual pada Jumat (5/6/2020) kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Pemerintah Bebaskan Tapol Papua, Yunus: Jangan Terus Membuat Luka!

Minta Pemerintah Bebaskan Tapol Papua, Yunus: Jangan Terus Membuat Luka!

News | Senin, 08 Juni 2020 | 22:07 WIB

Bahas Tapol Papua, DPD Minta MPR Panggil Mahfud MD, Yasonna, hingga Kapolri

Bahas Tapol Papua, DPD Minta MPR Panggil Mahfud MD, Yasonna, hingga Kapolri

News | Senin, 08 Juni 2020 | 20:24 WIB

2 Petisi untuk Jokowi: Bebaskan Tapol Papua dan Usut Kasus Paniai Berdarah

2 Petisi untuk Jokowi: Bebaskan Tapol Papua dan Usut Kasus Paniai Berdarah

News | Senin, 08 Juni 2020 | 18:36 WIB

Aksi Anti Rasis Terancam 17 Tahun Penjara, Kejanggalan Sidang Tapol Papua

Aksi Anti Rasis Terancam 17 Tahun Penjara, Kejanggalan Sidang Tapol Papua

News | Senin, 08 Juni 2020 | 15:19 WIB

BEM Gelar Diskusi Soal Rasisme di Papua, UI Sebut Pembicara Tidak Layak

BEM Gelar Diskusi Soal Rasisme di Papua, UI Sebut Pembicara Tidak Layak

News | Senin, 08 Juni 2020 | 09:18 WIB

Terkini

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

×