Viral Video Pria Ngaku Siap Hirup Mulut Pasien Covid-19

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 10 Juni 2020 | 21:08 WIB
Viral Video Pria Ngaku Siap Hirup Mulut Pasien Covid-19
Pria mengaku siap menghirup mulut pasien Covid-19. (bidikan layar Facebook)

Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan pengakuan seorang pria yang mengaku siap menghirup mulut pasien Covid-19.

Belakangan diketahui, pria itu merupakan seorang seniman asal Surabaya, Jawa Timur bernama Taufik Hidayat atau yang karib disapa Cak Monyong.

Dalam video berdurasi 4 menit 53 detik yang viral di sosial seperti dibagikan pengguna Facebook Pattung Rusak belum lama ini, Taufik ingin membuktikan bahwa Jawa Timur dan Surabaya sudah terbebas dari Covid-19.

"Kita saksikan warung-warung kopi di Surabaya semuanya tutup, malam ini masih ada sebagian anak muda yang berkumpul. Kalau memang Covid-19 ini ada di Jawa Timur atau Surabaya, saya minta kepada staf juru bicara Kementerian kesehatan atau juru bicara kepresidenan akan saya sebarkan bahwa Jawa Timur sudah tidak ada Covid-19, yang terdampak dan terpapar corona yang mematikan," kata Taufik seperti dikutip Suara.com, Selasa (10/6/2020).

Ia juga mengatakan bahwa Covid-19 hanyalah konspirasi fitnah yang tidak ada tapi diada-adakan sehingga kemudian memicu ketakutan bagi warga Jawa Timur dan Surabaya.

"Kami hanya melihat kendaraan petugas kesehatan, kepolisian, satpol PP dan orang-orang yang menjadi satgas Covid-19, hanya berjalan-jalan tidak menemukan apa-apa, menghabiskan anggaran pemerintah dan memberi ketakutan kepada masyarakat," imbuhnya.

Untuk membuktikan bahwa Jawa Timur sudah terbebas Covid-19, Taufik lantas menantang agar dirinya diperbolehkan untuk menghirup mulut pasien yang virus mematikan tersebut.

"Kalau masih ada yang terpapar 200, 2000. Saya akan mencoba apakah orang tersebut Covid-19 atau tidak. Saya akan datang ke rumah sakit kalau diberi tahu pemerintah untuk saya sedot Covid-19 nya. Kalau saya tidak mati, maka sudah tidak ada lagi corona," kata Taufik.

Meski begitu, laki-laki tersebut mengaku mendukung upaya pemerintah yang hendak menerapkan tatanan hidup baru atau New Normal.

baca juga

Sebab menurutnya semua sektor perekonomian harus  segera dipulihkan. Maka dari itu ia mengajak publik untuk bergotong royong. 

"Mari dukung pemerintah ini karena Presiden Jokowi menyatakan new normal ayo semuanya bekerja. Bekerja lalu pasar-pasar dibuka, toko-toko dibuka, agar ekonomi segera bangkit agar ekonomi bangsa kita segera pulih," kata Taufik.

Tak cukup sampai di situ, di tengah video, Taufik menjelaskan maksud pernyataannya yang siap menghirup mulut pasien Covid-19. Kata Taufik, apabila dirinya terbukti selamat alias tidak terpapar Covid-19 maka ia meminta pemerintah untuk tidak menerapkam lokcdown maupun PSBB.

"Saya bertanggung jawab, kalau saya nanti ketika menghirup dari mulut orang-orang COVID-19 mati, maka silakan Anda pastikan Corona masih ada atau COVID-19 masih ada di Surabaya, Jawa Timur.  Tapi kalau Saya tidak mati atau tidak terpapar corona maka permintaan saya adalah tidak ada lagi lockdown, tidak ada lagi PSBB maka permintaan saya semua toko-toko dibuka, pasar dibuka, semua orang bekerja. Mari kita dukung pemerintah Presiden Jokowi menyatakan new normal," lanjutnya.

Taufik juga menegaskan bahwa pernyataannya tersebut bukan sekadar lelucon. Ia menyebutkan alamat rumah serta kontak pribadi di akhir video, sebagai tanda bahwa dirinya siap bertanggung jawab apabila ada pihak yang ingin meminta konfirmasi terkait pernyataannya.

"Alamat saya Bulak Rukem Timur Gang 2 Nomor 70 Surabaya, Jawa Timur Indonesia. Saya siap mempertanggungjawabkan omongan saya. Kalau pemerintah tidak bisa membuktikan omongan saya dan tidak percaya, jangan memfitnah masyarakat Surabaya dan Jawa Timur atau Pemerintah Indonesia seakan-akan COVID-19 masih ada," ujar Taufik.

Lebih jelasnya, videonya bisa diklik di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh Tetap Butuh Dukungan Sosial dan Medis

Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh Tetap Butuh Dukungan Sosial dan Medis

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 18:39 WIB

Pengemudi Ojol yang Kecelakaan Positif Corona, Ini Penjelasan RSUD Soetomo

Pengemudi Ojol yang Kecelakaan Positif Corona, Ini Penjelasan RSUD Soetomo

Jatim | Rabu, 10 Juni 2020 | 15:32 WIB

Dua Pemain Persebaya Nikmati Peran Baru sebagai Ayah

Dua Pemain Persebaya Nikmati Peran Baru sebagai Ayah

Bola | Rabu, 10 Juni 2020 | 15:08 WIB

Terkini

Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!

Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:52 WIB

'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur

'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:36 WIB

Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko

Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:33 WIB

Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh

Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:30 WIB

Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor

Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:25 WIB

Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?

Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:07 WIB

Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas

Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:58 WIB

Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027

Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:58 WIB

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:36 WIB

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:31 WIB