Seorang Mahasiswa Lompat dari Gedung setelah Ketahuan Mencontek

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 11 Juni 2020 | 12:46 WIB
Seorang Mahasiswa Lompat dari Gedung setelah Ketahuan Mencontek
Ilustrasi anak menyontek saat ujian. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang mahasiswa mengakhiri hidupnya setelah ketahuan menyontek saat ujian berlangsung dengan cara lompat dari gedung.

Menyadur World Of Buzz Kamis (11/6/2020), seorang mahasiswa berusia 20 tahun bunuh diri dengan cara melompat dari sebuah gedung setelah dia ketahuan menyontek saat ujian pada hari Sabtu (6/6).

Mahasiswa bernama marga Shi tersebut merupakan salah satu mahasiswa di North University of China. Ia ketahuan menyontek melalui ponsel yang disembunyikan di bawah mejanya selama ujian oleh petugas.

Kertas ujian Shi diambil dan dia menghabiskan waktu selama 20 menit menangis di mejanya sebelum meninggalkan ruangan. Kemudian ia menuju ke puncak gedung dan melompat.

Sebelum bunuh diri, Shi sempat mengirim pesan kepada ibunya yang mengatakan "maaf".

Atas kejadian tersebut, anggota keluarga Shi menuntut universitas karena dinilai gagal menghibur Shi ketika dia menangis setelah ketahuan menyontek sebelum mengakhiri hidupnya.

"Kami mengakui bahwa itu adalah kesalahan sepupu saya karena telah menyontek saat ujian, tetapi itu tidak berarti universitas dapat menghindar dari tanggung jawab atas tragedi yang terjadi di kampus selama jam belajar berlangsung," kata salah satu kerabat Shi dikutip dari World Of Buzz.

Pada hari Selasa (9/6/2020), rektor universitas memberikan pernyataan atas kejadian tersebut dan mengatakan kepada wartawan bahwa pertugas tersebut tidak melakukan kesalahan.

Insiden tersebut juga menjadi viral dan menjadi bahan perbincangan di media sosial China. Banyak yang mengatakan bahwa mahasiswa tersebut terlalu tertekan untuk memenuhi harapan orang tuanya.

baca juga

"Mungkin orang tua mahasiswa terlalu keras padanya sehingga merasa seperti membawa dunia di pundaknya sampai dia tidak tahan lagi," tulis seorang warganet.

"Terlalu banyak tekanan padanya yang menyebabkan dia menyontek tetapi dia ketahuan dan mengakhiri hidupnya. Dan itu karena keluarga. Keluarga harus disalahkan," tulis warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Gadis 17 Tahun Gantung Diri

Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Gadis 17 Tahun Gantung Diri

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 12:52 WIB

Akhir Cerita Tukang Becak di Kediri Usai 3 Kali Gagal Bunuh Diri

Akhir Cerita Tukang Becak di Kediri Usai 3 Kali Gagal Bunuh Diri

Jatim | Rabu, 10 Juni 2020 | 08:23 WIB

Pemuda Asia Pukul Roboh Pria Rasis di AS

Pemuda Asia Pukul Roboh Pria Rasis di AS

Video | Selasa, 09 Juni 2020 | 13:42 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB