Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Gadis 17 Tahun Gantung Diri

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Rabu, 10 Juni 2020 | 12:52 WIB
Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Gadis 17 Tahun Gantung Diri
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Gadis berusia 17 tahun di Punjab, India, nekat menghabisi diri sendiri setelah tak mampu membeli smartphone untuk mengikuti kelas online.

Menyadur Gulf News, Rabu (10/6/2020), siswi kelas 11 sekolah menengah atas ini berasal dari keluarga tak mampu yang tinggal di distrik Mansa.

Tak ubahnya kebijakan di tempat lain terkait kegiatan belajar mengajar, sekolah gadis ini juga mengharuskan adanya kelas online selama pandemi virus corona.

Namun, siswi malang ini tak bisa berbuat lebih lantaran tak memiliki ponsel pintar. Ia sempat meminta orang tuanya untuk membeli smartphone.

Sang orang tua yang bekerja sebagai buruh tani, tak punya cukup uang untuk mengabulkan permintaan putrinya. Terlebih di tengah masa krisis virus corona di mana penghasilannya semakin berkurang.

Ayah korban, Jagseer Singh, mengatakan anaknya mengalami stres setelah tak bisa mendapatkan handphone baru untuk mengakses kelas online. Kemudian, si gadis memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya.

"Dia terus meminta kami untuk membelikannya smartphone, tapi saya hanya buruh tani dan tak mampu untuk membelinya. Oleh karena itu, ia mengakhiri hidupnya," ujar Jagseer.

Insiden tersebut menambah deretan tragedi remaja yang memutuskan untuk bunuh diri lantaran kecewa tak bisa mengikuti kelas online di India.

Sebelumnya, seorang siswa kelas sembilan sekolah menengah pertama di Kerala juga nekat bakar diri hingga tewas karena tak keluarganya tak memiliki smartphone dan televisi untuk mengikuti kelas online.

baca juga

Sekolah dan perguruan tinggi di Inida telah ditutup sejak adanya pandemi virus corona. Sebagai gantinya, pembelajaran jarak jauh dan kelas online pun diterapkan.

Catatan Redaksi:  Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haru, Gadis Miskin Rela Bongkar Celengan Beli HP untuk Ikut Kelas Online

Haru, Gadis Miskin Rela Bongkar Celengan Beli HP untuk Ikut Kelas Online

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 18:10 WIB

Ogah Cuci Piring, Ayah Bakar Anaknya Hidup-hidup

Ogah Cuci Piring, Ayah Bakar Anaknya Hidup-hidup

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 20:01 WIB

Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Devika Tewas Bakar Diri

Tak Mampu Beli HP untuk Ikut Kelas Online, Devika Tewas Bakar Diri

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 11:54 WIB

Terkini

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:41 WIB

Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:20 WIB

Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif

Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:17 WIB

Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang

Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:09 WIB

Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan

Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:00 WIB

Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama

Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:55 WIB

×