Protes Tagihan Listrik Melonjak, Tompi: Mendadak Jadi Kampret, Enak Juga

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 12 Juni 2020 | 17:04 WIB
Protes Tagihan Listrik Melonjak, Tompi: Mendadak Jadi Kampret, Enak Juga
Tompi [Suara.com/Evi Ariska]

Suara.com - Dokter sekaligus penyanyi, Tompi memprotes kenaikan tagihan listrik yang tinggi. Ia mengaku mendadak menjadi kampret lantaran mengkritik salah satu kebijakan di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Hal itu disampaikan oleh Tompi melalui akun Twitter miliknya @dr_tompi. Dalam cuitannya, Tompi mengakui ia mendadak menjadi kampret, sebutan untuk oposisi Jokowi dalam Pilpres 2019, karena mengkritik lonjakan tagihan listrik.

"Dan aku pun mendadak jadi kampret.. hanya karena mengkritik yang nggak beres. Enak juga," kata Tompi seperti dikutip Suara.com, Jumat (12/6/2020).

Tompi menjelaskan, meskipun ia mendukung seseorang namun tidak berarti semua hal yang dikatakan oleh orang itu harus didukung sepenuhnya. Apabila memang tidak baik, maka harus dikatakan sesungguhnya.

"Gini ya, jangan hanya karena kita mendukung seseorang lantas kentut orang itu kita klaim wangi surga, eeknya laksana kue coklat! Jangan," ungkap Tompi.

Tompi mendadak jadi kampret (Twitter/dr_tompi)
Tompi mendadak jadi kampret (Twitter/dr_tompi)

Sebelumnya, Tompi menyayangkan tagihan listrik di kantornya yang membengkak diluar dugaan tanpa adanya pemberitahuan kenaikan tarif dari PLN.

"Tagihan PLN menggila! Ini dari PLN kagak ada konfirmasi-konfirmasi main sikat aja," tulis Tompi di akun Twitter miliknya.

Tompi mengaku terkejut dengan taguhan listrik kantor tersebut. Pasalnya, kantor itu sudah kosong karena hampir 3 bulan tidak dipakai dan tutup.

Namun, protes Tompi justru ditanggapi berbeda oleh warganet. Ada saja warganet yang mengaitkan cuitan Tompi tersebut ke ranah politik. Terlebih, ketika pemilihan presiden 2019, Tompi mendukung Jokowi yang saat itu calon petahana.

Salah satunya warganet pengguna akun @MudasirRomini. Dia menuding Tompi sakit hati karena tidak mendapatkan jatah jabatan dari Jokowi sehingga omongannya kasar.

"Profesi dokter kalau sudah terpapar radikal dan sakit hati karena gak dapat jatah jabatan dari Pak Jokowi, omongannya kasar, omongan sekelas dokter tapi kayak orang yang nggak punya attitude kan kampret !!!!" kicau akun @MudasirRomini.

Tompi pun membalas telak diselingi dengan tawa: "Jabatan? Kwkwkw oi mana pernah ke arah sana!"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Las di Malang Digetok Tagihan Listrik Rp 20 Juta, Biasanya Rp 2 Juta

Tukang Las di Malang Digetok Tagihan Listrik Rp 20 Juta, Biasanya Rp 2 Juta

Jatim | Jum'at, 12 Juni 2020 | 07:17 WIB

Tagihan Listrik Membengkak, Roy Suryo Tantang PLN Debat Terbuka

Tagihan Listrik Membengkak, Roy Suryo Tantang PLN Debat Terbuka

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2020 | 16:30 WIB

Bayaran Anda Naik? 7 Langkah Cek Tagihan Listrik via Aplikasi PLN Mobile

Bayaran Anda Naik? 7 Langkah Cek Tagihan Listrik via Aplikasi PLN Mobile

Jogja | Kamis, 11 Juni 2020 | 12:52 WIB

Terkini

Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT

Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:03 WIB

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

Suhu Bumi Naik 75 Persen, Pakar UGM Ungkap Dampak Cuaca Ekstrem hingga Krisis Pangan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:56 WIB

Tambang Ilegal Bertahun-tahun Terbongkar ! Kejagung Tetapkan Bos PT AKT Tersangka Korupsi Batu Bara

Tambang Ilegal Bertahun-tahun Terbongkar ! Kejagung Tetapkan Bos PT AKT Tersangka Korupsi Batu Bara

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:23 WIB

Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Pemudik Diimbau Gunakan Rest Area Alternatif

Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Pemudik Diimbau Gunakan Rest Area Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:15 WIB

Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi

Sempat Ditutup karena Kelapa Utuh, SPPG Seri Kuala Lobam Kembali Beroperasi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:15 WIB

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:56 WIB

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB